Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SPBU Lintang Batang Terganggu 4 Hari Akibat Sambaran Petir, Pelayanan Sempat Lumpuh Saat Hujan

Oleh On April 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kubu Raya, Kalimantan Barat – Aktivitas pelayanan di SPBU Lintang Batang, jalur Petir, Kabupaten Kubu Raya, mengalami gangguan serius selama empat hari terakhir. Hal ini disebabkan oleh kerusakan sistem akibat sambaran petir yang terjadi bertepatan dengan perayaan hari besar Paskah.
Manager operasional SPBU Lintang Batang mengungkapkan bahwa gangguan bermula sejak sistem pengendalian berbasis ATG (Automatic Tank Gauge) dan perangkat PCC (Panel Control Center) mengalami kerusakan setelah tersambar petir saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
“Sejak kejadian itu, sistem kami terganggu. ATG yang berfungsi untuk mengontrol dan memantau stok BBM tidak bisa berjalan normal. Begitu juga dengan PCC yang menjadi pusat kontrol operasional,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi ini membuat pelayanan SPBU tidak dapat berjalan optimal, bahkan sempat terhenti total pada beberapa waktu. Terlebih lagi, lokasi SPBU yang berada di jalur rawan sambaran petir memperparah situasi saat cuaca buruk.
Ia juga menambahkan bahwa setiap kali hujan turun disertai petir, pihaknya terpaksa membatasi hingga menghentikan pelayanan demi menghindari risiko yang lebih besar, baik terhadap peralatan maupun keselamatan pekerja dan konsumen.
“Kalau hujan dan petir, kami tidak berani memaksakan operasional. Ini demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Selama empat hari gangguan tersebut, masyarakat yang biasa mengisi bahan bakar di SPBU Lintang Batang terpaksa mencari alternatif ke SPBU lain di wilayah sekitar Kubu Raya. Hal ini menimbulkan antrean di beberapa titik SPBU lain.
Pihak manajemen SPBU saat ini tengah melakukan perbaikan intensif terhadap sistem yang terdampak, termasuk koordinasi dengan teknisi dan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan layanan.
“Kami upayakan secepat mungkin normal kembali. Saat ini proses perbaikan masih berjalan,” tambahnya.
Kejadian ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya sistem proteksi terhadap sambaran petir di fasilitas vital seperti SPBU. Diharapkan ke depan ada peningkatan sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas saat melakukan pengisian BBM, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
(Tim Liputan Kalbar)