Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SPPG Jiput 02 Bersama Yayasan Insan Fastabiqul Khairat Sosialisasikan Aplikasi Uji Organoleptik untuk Pengawasan Menu MBG

Oleh On Juli 28, 2026

Banten- www.bidiksatunews.com-
Pandeglang, Banten  – Komitmen untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui berbagai inovasi berbasis digital. Salah satu langkah nyata dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jiput 02 di bawah naungan Yayasan Insan Fastabiqul Khairat dengan menyelenggarakan Sosialisasi Aplikasi Uji Organoleptik Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan kepada para Penanggung Jawab (PIC) sekolah penerima manfaat.selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026 tersebut dihadiri sekitar 30 peserta yang merupakan PIC dari berbagai sekolah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan kualitas menu MBG secara transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan sistem pemantauan Badan Gizi Nasional (BGN).
Acara dipimpin langsung oleh Kepala SPPG Jiput 02, Ilham Fauzi, S.Pd., M.H., didampingi Mitra SPPG, Aji Rahman Firdaus. Dalam kesempatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan aplikasi uji organoleptik, tata cara pelaporan, serta pentingnya peran sekolah dalam menjaga mutu makanan yang disajikan kepada peserta didik.

Dalam sambutannya, Ilham Fauzi menjelaskan bahwa aplikasi uji organoleptik merupakan salah satu instrumen pengawasan yang dirancang untuk memastikan setiap menu MBG yang diterima sekolah memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa indikator, antara lain rasa, aroma, warna, tekstur, kebersihan, suhu makanan, hingga kelayakan konsumsi.
Menurutnya, keterlibatan guru sebagai PIC sekolah memiliki peran yang sangat penting karena mereka menjadi pihak yang menerima sekaligus memverifikasi kondisi makanan sebelum dikonsumsi oleh para siswa.

«"Melalui aplikasi ini, setiap sekolah dapat memberikan penilaian secara langsung terhadap menu yang diterima setiap hari. Data yang diinput oleh PIC sekolah akan menjadi bahan evaluasi bagi SPPG sekaligus dapat dipantau secara real time oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat sebagai bentuk pengawasan terhadap kualitas layanan MBG di seluruh Indonesia," ujar Ilham Fauzi.»

Ia menambahkan, sistem pelaporan digital tersebut menjadi langkah maju dalam membangun pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan berbasis data. Setiap laporan yang dikirimkan oleh sekolah akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan apabila ditemukan kekurangan pada menu yang disajikan.
Sementara itu, Mitra SPPG Jiput 02, Aji Rahman Firdaus, menyampaikan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya diukur dari kelancaran distribusi makanan, tetapi juga dari kualitas menu yang diterima oleh para siswa setiap harinya.

Menurutnya, aplikasi uji organoleptik menjadi media yang mampu menjembatani komunikasi antara sekolah, SPPG, dan Badan Gizi Nasional sehingga setiap masukan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

«"Guru merupakan mitra utama dalam memastikan kualitas makanan yang diterima siswa. Dengan adanya aplikasi ini, setiap penilaian akan terdokumentasi secara digital sehingga proses evaluasi menjadi lebih cepat, transparan, objektif, dan akurat," jelas Aji Rahman Firdaus.»

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan secara rinci mengenai mekanisme penggunaan aplikasi, prosedur pengisian laporan, indikator penilaian organoleptik, hingga tata cara pelaporan apabila ditemukan ketidaksesuaian kualitas menu.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penerapan aplikasi di sekolah masing-masing, sehingga diharapkan seluruh PIC memiliki pemahaman yang sama dalam melakukan pelaporan.

Penerapan aplikasi uji organoleptik merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan adanya sistem pelaporan yang terintegrasi, setiap hasil penilaian dari sekolah akan tersimpan secara digital dan dapat dipantau langsung oleh Badan Gizi Nasional sebagai bahan evaluasi nasional terhadap kualitas pelayanan setiap SPPG.

Melalui data tersebut, BGN dapat melakukan monitoring secara berkelanjutan terhadap kualitas menu yang diproduksi oleh masing-masing SPPG di berbagai daerah. Hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah pembinaan, peningkatan standar operasional, serta penyempurnaan pelayanan agar kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat terus meningkat.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bukti komitmen SPPG Jiput 02 Yayasan Insan Fastabiqul Khairat dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang berkualitas, aman, higienis, bergizi seimbang, serta memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara SPPG, Yayasan Insan Fastabiqul Khairat, sekolah penerima manfaat, para guru sebagai PIC, mitra pelaksana, dan Badan Gizi Nasional, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis semakin mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi, kesehatan, kecerdasan, serta tumbuh kembang generasi muda Indonesia.

Melalui pengawasan yang transparan, partisipatif, dan berbasis teknologi, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus berkembang menjadi salah satu program strategis nasional yang mampu mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, produktif, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

penulis : Dedi Supandi

DPD ASWIN Kalbar Siap Kawal Dugaan Pemalsuan Akta Kelahiran hingga Tuntas, Budi Gautama: Jika Terbukti, Pelaku Harus Dihukum Seberat-beratnya

Oleh On Juli 28, 2026

Ww.bidiksatunews.com-
PONTIANAK – Ketua DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat, Budi Gautama, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penegakan hukum dalam perkara dugaan pemalsuan akta kelahiran yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Pontianak.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul sidang pemeriksaan saksi yang kembali mengungkap sejumlah fakta dan keterangan dari pihak pelapor mengenai dugaan perubahan identitas seorang anak melalui dokumen administrasi kependudukan.

Budi Gautama menilai perkara tersebut bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menyangkut hak dasar seorang anak atas identitas hukum yang wajib dilindungi negara. Karena itu, proses penanganannya harus dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

"Kami dari DPD ASWIN Kalbar akan terus mengawal perkara ini sampai memperoleh kepastian hukum. Apabila nantinya pengadilan membuktikan adanya tindak pidana pemalsuan dokumen, maka pelaku harus dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Budi Gautama.

Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bekerja secara maksimal dalam mengungkap seluruh fakta, termasuk menelusuri apabila terdapat pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam proses penerbitan dokumen yang menjadi objek perkara.

Menurutnya, dugaan pemalsuan dokumen kependudukan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa karena dapat berdampak pada hilangnya hak keperdataan, hak pendidikan, serta kepastian identitas hukum seorang anak.

ASWIN Kalbar, lanjut Budi Gautama, akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemantauan proses persidangan secara independen, sekaligus mendorong penegakan hukum yang berkeadilan tanpa mengabaikan asas praduga tak bersalah.

Perkara ini sendiri masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Pontianak. Seluruh fakta dan alat bukti akan dinilai oleh majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan yang berkekuatan hukum.
DPD ASWIN Kalbar juga mengingatkan seluruh pihak agar menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak melakukan tindakan yang dapat memengaruhi independensi penegak hukum maupun jalannya persidangan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Tim-007)

Pemkab Sekadau Tegaskan Dukungan untuk PWI, Dorong Profesionalisme dan Solidaritas Wartawan

Oleh On Juli 27, 2026

SEKADAU – www.bidiksatubews.com-
Pemerintah Kabupaten Sekadau menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan organisasi profesi wartawan melalui kehadiran Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sekadau, Matius Jon, S.Pd., M.Si., pada Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sekadau.

Konferensi tersebut menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih Ketua PWI Kabupaten Sekadau beserta jajaran Dewan Kehormatan PWI Kabupaten Sekadau periode mendatang.

Mengusung tema "Satu Visi, Satu Misi: Memperkuat Kualitas, Solidaritas, dan Profesionalisme Wartawan PWI Kabupaten Sekadau", kegiatan berlangsung di Aula Hotel Vinka dan dihadiri unsur pemerintah, pengurus PWI Kalimantan Barat, serta para insan pers.

Dalam sambutannya, Matius Jon menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari peran aktif insan pers. Menurutnya, wartawan memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan mencerdaskan masyarakat.

«"Kami berharap peran PWI sebagai organisasi profesi terus diperkuat. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan insan pers harus semakin erat agar wartawan di Kabupaten Sekadau semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya," ujar Matius Jon.»

Ia juga berharap PWI Kabupaten Sekadau terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, akurat, edukatif, dan konstruktif sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai program, kebijakan, dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, menyebut konferensi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan di Kabupaten Sekadau.

"Melalui konferensi ini, kami berharap insan pers di Kabupaten Sekadau semakin profesional, berintegritas, serta konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Kundori.

Konferensi PWI Kabupaten Sekadau diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan agar mampu menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang dengan tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan profesionalisme pers.

Dean Bayu Pradana: Hari Sungai Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda Menjaga Kelestarian Sungai

Oleh On Juli 26, 2026

Banten -www.bidiksatunews.com-
Pandeglang, Banten – 27 Juli 2026 – Peringatan Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 Juli menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, khususnya keberadaan sungai sebagai sumber kehidupan. Dalam momentum tersebut, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai demi keberlangsungan hidup generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.

Sungai memiliki fungsi yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi sumber air bersih, sungai juga berperan dalam mendukung sektor pertanian, perikanan, menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi risiko kekeringan, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Di berbagai daerah, sungai masih menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari pencemaran limbah rumah tangga, sampah plastik, pendangkalan akibat sedimentasi, hingga kerusakan daerah aliran sungai. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama melalui edukasi, kepedulian sosial, serta aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Perwakilan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, Dean Bayu Pradana, S.AP., selaku Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Sungai Nasional 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap momentum tahunan tersebut mampu menjadi pengingat bahwa kelestarian sungai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan kehidupan manusia.

«"Selamat memperingati Hari Sungai Nasional 27 Juli 2026. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Kepedulian terhadap sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda," ujar Dean Bayu Pradana, S.AP.»

Menurut Dean, pemuda memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan. Semangat, kreativitas, serta kepedulian sosial yang dimiliki generasi muda dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong berbagai gerakan pelestarian sungai di tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa keterlibatan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna sangat penting dalam menginisiasi berbagai program sosial yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Kegiatan seperti kerja bakti membersihkan sungai, penanaman pohon di daerah aliran sungai, edukasi mengenai pengelolaan sampah, serta kampanye hidup bersih merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar apabila dilakukan secara berkelanjutan.

Lanjut Dean Bayu Pradana, S.AP., menjaga kebersihan sungai merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar terhadap kesehatan masyarakat, menjaga kualitas sumber daya air, mendukung produktivitas sektor pertanian, mengurangi potensi banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

«"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda di Kabupaten Pandeglang, untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga ekosistem di sekitar aliran sungai, serta menumbuhkan budaya cinta lingkungan sejak usia dini. Sungai yang bersih adalah investasi bagi masa depan bangsa," lanjutnya.»

Dean juga menegaskan bahwa membangun kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, komunitas lingkungan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga agar tercipta budaya menjaga sungai sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor dalam membangun kesadaran lingkungan di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, berbagai kegiatan pelestarian sungai dapat terus digalakkan sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Selain menjaga kebersihan sungai, Dean juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung berbagai program penghijauan di sekitar daerah aliran sungai. Langkah-langkah tersebut dinilai mampu membantu menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko pencemaran yang semakin meningkat.

Peringatan Hari Sungai Nasional 2026 menjadi momentum refleksi bahwa kelestarian sungai merupakan warisan yang harus dijaga bersama. Sungai bukan sekadar aliran air, melainkan sumber kehidupan yang menopang aktivitas sosial, ekonomi, pertanian, hingga keberlangsungan ekosistem alam.

Melalui semangat Hari Sungai Nasional tahun ini, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak menjadi pelopor pelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap sungai diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, komunitas, dunia pendidikan, sektor swasta, dan seluruh masyarakat, kelestarian sungai di Indonesia diyakini dapat terus terjaga. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju serta mewujudkan cita-cita pembangunan berkelanjutan bagi generasi mendatang.


penulis : Dedi Supandi wakil pimpinan redaksi

LEMKARI Sintang Pulang dengan Wajah Berseri, Harumkan Nama Daerah di Kejuaraan Karate-Do Indonesia Sekapuas Raya

Oleh On Juli 26, 2026

www.bidiksatunews.com-
Melawi, 26 Juli 2026 – Kejuaraan Karate-Do Indonesia (KDI) Tingkat Pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kapuas Raya yang berlangsung di Kabupaten Melawi resmi berakhir pada Minggu (26/7/2026). 


Kontingen LEMKARI Kabupaten Sintang kembali ke daerah dengan wajah berseri setelah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan.

Melalui kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, para atlet LEMKARI Sintang mampu bersaing dengan kontingen dari berbagai kabupaten di wilayah Kapuas Raya. 

Sejumlah medali berhasil dibawa pulang, termasuk medali emas yang diraih oleh Atlet, siswa Siswi dari Kabupaten Sintang, yang tampil luar biasa meski sempat berangkat dalam kondisi kurang memungkinkan.


Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet karate di bawah naungan LEMKARI Kabupaten Sintang terus menunjukkan perkembangan positif. 

Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan pelatih, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Sintang di ajang olahraga tingkat regional.


Ketua kontingen dan para pelatih menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama kejuaraan berlangsung. 


Mereka berharap hasil yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.


"Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, orang tua, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. 


Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar dan terus mengharumkan nama Kabupaten Sintang di dunia karate."


Selamat kepada seluruh atlet LEMKARI Kabupaten Sintang. 


Terus berlatih, terus berprestasi, dan tetap junjung tinggi sportivitas. 


OSS! 🥋🥇🏆

LEMKARI SINTANG TAMPIL PERKASA, RAIH JUARA UMUM OPEN KEJUARAAN KARATE ANTAR PELAJAR SEKAPUAS RAYA 2026 PIALA KADISDIKBUD & KADISPORA MELAWI

Oleh On Juli 25, 2026

www.bidiksatunews.com...
Melawi, Kalimantan Barat, 25 Juli 2026 – Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Kabupaten Sintang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai Juara Umum pada Open Kejuaraan Karate Antar Pelajar Sekapuas Raya 2026 memperebutkan Piala Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Melawi.

Kejuaraan yang berlangsung di Kabupaten Melawi tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan para atlet karate pelajar dari berbagai dojo dan perguruan di wilayah Sekapuas Raya. 
Selama pertandingan berlangsung, seluruh atlet menunjukkan semangat juang tinggi, sportivitas, disiplin, serta kemampuan teknik yang terus berkembang.

LEMKARI Sintang tampil sangat dominan di berbagai nomor pertandingan. 

Berkat kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan penuh dari orang tua dan pengurus, kontingen ini berhasil mengumpulkan 12 medali emas, 16 medali perak, dan 15 medali perunggu, sekaligus mengukuhkan diri sebagai Juara Umum kejuaraan tahun 2026.
Adapun perolehan medali masing-masing kontingen adalah sebagai berikut:
LEMKARI Sintang : 12 Emas, 16 Perak, 15 Perunggu (Juara Umum)
GACOR Karate Club Kapuas Hulu : 11 Emas, 3 Perak, 4 Perunggu
Dojo Prestasi : 3 Emas, 3 Perak, 4 Perunggu
Dojo Adipati : 4 Emas, 6 Perak, 2 Perunggu
Senentang K-Pro : 3 Emas, 4 Perak, 5 Perunggu
INKAI Melawi : 0 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu
Keberhasilan LEMKARI Sintang menjadi Juara Umum merupakan hasil dari pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan. 

Latihan yang disiplin, evaluasi teknik yang konsisten, serta pembinaan karakter menjadi faktor utama yang membawa para atlet mampu bersaing dan mengungguli peserta dari berbagai daerah.
Prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Sintang karena menunjukkan bahwa pembinaan olahraga karate di daerah terus mengalami perkembangan yang positif. 

Selain mengejar prestasi, para atlet juga ditanamkan nilai-nilai sportivitas, rasa hormat kepada lawan, semangat pantang menyerah, dan jiwa persaudaraan.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan pada tingkat provinsi maupun nasional. 

Regenerasi atlet karate yang berkualitas menjadi modal penting dalam mengharumkan nama daerah di masa mendatang.

Seluruh jajaran pelatih, pengurus LEMKARI Sintang, serta para orang tua atlet menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan seluruh karateka yang telah memberikan penampilan terbaik selama kejuaraan berlangsung.

Dengan keberhasilan meraih gelar Juara Umum, LEMKARI Sintang menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan utama karate di wilayah Kalimantan Barat, sekaligus membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Selamat kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan keluarga besar LEMKARI Sintang atas keberhasilan meraih Juara Umum Open Kejuaraan Karate Antar Pelajar Sekapuas Raya 2026 Piala Kadisdikbud dan Kadispora Kabupaten Melawi. 

Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Ketika Aset Negara Diduga Ditempati Orang yang Tak Berhak, Transparasi Dinas Dipertanyakan

Oleh On Juli 25, 2026

PALANGKA RAYA, BIDIKSATUNEWS.COM - Rumah dinas bukan sekadar fasilitas tempat tinggal. Di balik bangunan yang dibangun dan dipelihara dengan anggaran negara, melekat fungsi jabatan, tanggung jawab, serta aturan hukum yang mengikat. Karena itu, rumah dinas tidak dapat digunakan secara bebas, melainkan harus ditempati oleh pejabat yang memang berhak sesuai dengan peruntukannya.

Namun, dugaan berbeda mencuat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa rumah dinas yang diperuntukkan bagi Kepala Dinas Pendidikan justru ditempati oleh salah seorang yang bukan haknya di Dinas Tersebut Jika informasi tersebut benar, publik patut mempertanyakan: atas dasar apa rumah dinas jabatan dapat dihuni oleh seseorang yang bukan pemegang jabatan tersebut? Sabtu 25 Juli 2026.

Pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Rumah dinas merupakan Barang Milik Daerah (BMD) yang pengelolaannya diatur secara ketat dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, yang menegaskan bahwa barang milik negara maupun daerah harus dikelola secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Ketentuan tersebut kemudian dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020. Dalam regulasi ini ditegaskan bahwa penggunaan barang milik daerah harus sesuai dengan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan serta ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.

Lebih rinci lagi, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah mengatur bahwa rumah negara atau rumah dinas merupakan aset daerah yang penggunaannya harus sesuai dengan status dan peruntukannya. Penggunaan aset daerah oleh pihak lain harus memiliki dasar administrasi dan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, apabila rumah dinas Kepala Dinas Pendidikan benar ditempati oleh seorang yang bukan pegawai dinas tersebut , maka publik berhak mengetahui apakah terdapat surat keputusan, izin, atau penetapan resmi yang menjadi dasar penggunaan rumah dinas tersebut. Tanpa dasar hukum yang jelas, penggunaan fasilitas negara berpotensi bertentangan dengan prinsip pengelolaan aset daerah yang akuntabel.

Persoalan ini sesungguhnya bukan hanya soal siapa yang tinggal di sebuah rumah. Yang dipertaruhkan adalah prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset yang berasal dari uang rakyat.

Karena itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.

Beberapa pertanyaan yang patut dijawab antara lain:

Benarkah rumah dinas jabatan Kepala Dinas Pendidikan saat ini ditempati oleh seorang bawahan?
Jika benar, apa dasar hukum atau surat keputusan yang mengizinkan penggunaan rumah dinas tersebut?
Siapa pejabat yang memberikan persetujuan?
Apakah penggunaan rumah dinas tersebut telah sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 2004, PP Nomor 27 Tahun 2014 jo. PP Nomor 28 Tahun 2020, serta Permendagri Nomor 19 Tahun 2016?
Apakah penggunaan rumah dinas tersebut telah dilaporkan sebagai bagian dari pengelolaan Barang Milik Daerah dan siap dipertanggungjawabkan apabila dilakukan pemeriksaan oleh aparat pengawas atau Badan Pemeriksa Keuangan?

Transparansi menjadi kunci untuk menjawab seluruh pertanyaan tersebut. Sebab, aset pemerintah bukanlah fasilitas pribadi yang dapat digunakan berdasarkan kedekatan atau kebiasaan, melainkan amanah yang harus dikelola sesuai hukum. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih dan akuntabel, kepatuhan terhadap aturan dalam penggunaan rumah dinas menjadi ukuran sederhana namun penting dalam menilai integritas tata kelola pemerintahan.

PELANTIKAN PENGURUS FORKI KABUPATEN MELAWI MASA BAKTI 2026–2030 RESMI DIGELAR

Oleh On Juli 23, 2026

Melawi, Kalimantan Barat , www.bidiksatunews.com. | 24 Juli 2026
Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Melawi masa bakti 2026–2030 resmi dilantik pada Jumat (24/7/2026). 

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi karate di Kabupaten Melawi sekaligus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna mencetak prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional.
Kegiatan pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pengurus FORKI Provinsi Kalimantan Barat, tokoh masyarakat, pelatih, atlet karate, serta tamu undangan dari berbagai perguruan karate yang ada di Kabupaten Melawi.

Dalam sambutannya, pengurus yang baru dilantik menyampaikan komitmennya untuk menjadikan FORKI Kabupaten Melawi sebagai organisasi yang profesional, solid, dan berprestasi. 
Selain meningkatkan kualitas pembinaan atlet, kepengurusan baru juga bertekad mempererat persatuan seluruh perguruan karate di bawah naungan FORKI.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kemajuan olahraga karate di Kabupaten Melawi. 

Pembinaan atlet usia dini akan menjadi salah satu program prioritas agar potensi generasi muda dapat berkembang secara maksimal melalui latihan yang terarah dan kompetisi yang berjenjang.
Selain fokus pada prestasi, FORKI Kabupaten Melawi juga berkomitmen menanamkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan kepada para atlet. 

Karate tidak hanya bertujuan menghasilkan juara, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.

Pemerintah Kabupaten Melawi diharapkan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga karate melalui penyediaan sarana dan prasarana latihan, pembinaan pelatih, serta dukungan terhadap keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru masa bakti 2026–2030, diharapkan FORKI Kabupaten Melawi mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Melawi dan Provinsi Kalimantan Barat di berbagai ajang kejuaraan, sekaligus memperkuat persaudaraan antarpenggiat karate demi kemajuan olahraga di daerah.

Mr,Eddy 

WAKIL BUPATI SINTANG RESMI LEPAS KONTINGEN LEMKARI SINTANG MENUJU KEJUARAAN KARATE SEKAPUAS RAYA DI KABUPATEN MELAWI

Oleh On Juli 23, 2026

Sintang, Kalimantan Barat, www.bidiksatunews.com,,  23 Juli 2026 – Semangat dan optimisme menyelimuti pelepasan Kontingen Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Kabupaten Sintang yang akan berlaga pada ajang Kejuaraan Karate Sekapuas Raya Tahun 2026 di Kabupaten Melawi. 

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang bersama Ketua LEMKARI Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, S.Pd., M.M.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Sintang, jajaran pengurus LEMKARI Kabupaten Sintang, para pelatih, atlet, orang tua atlet, serta sejumlah tamu undangan. 
Hadir pula anggota Pengurus LEMKARI Kabupaten Sintang, Irwan dan Mr. Eddy, yang memberikan dukungan moril kepada seluruh atlet sebelum bertolak menuju Kabupaten Melawi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sintang menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus LEMKARI yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan. 

Menurutnya, keikutsertaan para atlet tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Sintang di tingkat regional.
"Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan menjaga nama baik Kabupaten Sintang. 

Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, namun semangat juang dan karakter yang baik merupakan kemenangan yang sesungguhnya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua LEMKARI Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan telah menjalani latihan secara intensif selama beberapa bulan terakhir. 
Ia optimistis para karateka Sintang mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing dengan kontingen dari kabupaten lainnya di wilayah Sekapuas Raya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, TNI, para pelatih, orang tua atlet, sponsor, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga keberangkatan kontingen dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Yohanes Rumpak, ajang Kejuaraan Karate Sekapuas Raya bukan hanya menjadi kompetisi untuk meraih medali, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarkarateka, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membentuk mental juara bagi generasi muda.

Danramil Sintang dalam kesempatan tersebut turut memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar selalu menjaga disiplin, kekompakan, dan kesehatan selama mengikuti pertandingan. 

Ia berharap seluruh kontingen dapat kembali ke Sintang dengan membawa prestasi yang membanggakan.

Dukungan juga disampaikan oleh anggota Pengurus LEMKARI Kabupaten Sintang, Irwan dan Mr. Eddy, yang berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik hasil latihan yang selama ini dijalani. 

Mereka menegaskan bahwa pengurus akan terus memberikan pembinaan berkelanjutan guna mencetak atlet-atlet karate berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Kejuaraan Karate Sekapuas Raya Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Melawi diperkirakan akan diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai kabupaten di wilayah Kalimantan Barat. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang bergengsi untuk mengukur kemampuan para karateka sekaligus mencari bibit-bibit atlet potensial.

Dengan doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Sintang, Kontingen LEMKARI Sintang diharapkan mampu meraih hasil terbaik, membawa pulang prestasi membanggakan, serta mengharumkan nama daerah di ajang Kejuaraan Karate Sekapuas Raya Tahun 2026.-Red

Respon Keluhan Masyarakat, Polsek Belitang Hilir Gelar Penertiban Knalpot Brong di Lingkungan Sekolah.

Oleh On Juli 22, 2026

www.bidiksatunews com.
BELITANG HILIR, SEKADAU – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait bisingnya suara knalpot tidak standar (brong), Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang Hilir, Polres Sekadau, bergerak cepat melakukan aksi penertiban di area sekolah pada Kamis (23/7/2026).

Langkah tegas ini diambil lantaran penggunaan knalpot brong oleh oknum pelajar dinilai sangat mengganggu ketertiban umum, kenyamanan warga sekitar, serta kekhusyukan proses belajar-mengajar di sekolah.

Ciptakan Suasana Belajar yang Kondusif
Dalam penertiban tersebut, petugas Polsek Belitang Hilir mendatangi area sekolah dan menyasar kendaraan roda dua milik siswa yang terbukti menggunakan knalpot tidak standar. Para siswa yang kedapatan melanggar diminta untuk segera melepas knalpot brong mereka dan menggantinya kembali dengan knalpot standar pabrik.
Kapolsek Belitang Hilir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kenyamanan masyarakat sekaligus upaya edukasi kedisiplinan berlalu lintas bagi para pelajar sejak dini.

"Suara knalpot brong ini sangat bising dan mengganggu kenyamanan, baik bagi warga pemukiman maupun siswa lain yang sedang fokus belajar.

Melalui penertiban ini, kami ingin memberikan efek jera sekaligus rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah," ujar perwakilan Polsek Belitang Hilir.
Barang Bukti Diamankan di Mapolsek
Sejumlah knalpot brong hasil penertiban berhasil dilepas dan disita oleh petugas sebagai barang bukti.

Knalpot-knalpot tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk dibawa dan dikumpulkan di Mapolsek Belitang Hilir, Jalan Dr. Sutomo No. 82, Sungai Ayak.

Masyarakat sekitar menyambut positif langkah cepat yang dilakukan personel kepolisian ini.

Warga berharap kegiatan penertiban berkala terus dilakukan agar lingkungan Belitang Hilir tetap kondusif, aman, dan bebas dari polusi suara knalpot bising.


Penulis: Bambang 
Tim redaksi: bidiksatunews com.

Lantik DPP SWI Periode 2026–2031, Iskandar Tekankan Jaga Marwah Organisasi dan Gerakan "Sampah Jadi Cuan"

Oleh On Juli 20, 2026

JAKARTA //Propamnews86.com//– Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. 

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas komitmen SWI dalam meningkatkan profesionalisme insan pers di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP SWI, Iskandar, menegaskan bahwa seluruh pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta membangun citra positif SWI sebagai organisasi profesi yang independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Jabatan yang diemban hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian. 

Jagalah marwah organisasi, jangan sampai SWI tercoreng oleh tindakan yang melanggar hukum maupun etika profesi," tegas Iskandar.

Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital, wartawan dituntut mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Wartawan Harus Menjadi Agen Perubahan
Iskandar mengatakan, wartawan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki fungsi sosial sebagai agen perubahan yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan SWI harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional melalui karya jurnalistik yang berkualitas serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.

"Organisasi ini harus hadir memberikan manfaat, bukan hanya bagi anggotanya tetapi juga untuk masyarakat luas. 

Wartawan harus menjadi solusi, bukan bagian dari persoalan," ujarnya.

Gerakan "Sampah Jadi Cuan"
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar juga memperkenalkan sekaligus mengajak seluruh pengurus DPP, DPD, dan DPC SWI di Indonesia untuk mendukung program nasional bertajuk "Sampah Jadi Cuan".
Program ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. 

Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru dapat menjadi sumber ekonomi apabila dikelola secara baik melalui sistem pemilahan, daur ulang, bank sampah, hingga pengolahan menjadi produk bernilai jual.

"Sampah jangan lagi dipandang sebagai limbah semata. 

Jika dikelola dengan benar, sampah bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.

Gerakan tersebut diharapkan dapat melibatkan seluruh jaringan SWI di berbagai daerah sebagai motor penggerak edukasi lingkungan sekaligus pendamping masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis pengelolaan sampah.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha
DPP SWI juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, akademisi, hingga komunitas lingkungan dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, SWI berharap mampu mendorong lahirnya lebih banyak bank sampah, pelatihan pengelolaan limbah, pemberdayaan UMKM berbasis daur ulang, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Program "Sampah Jadi Cuan" dinilai tidak hanya memiliki dampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan usaha baru.

Perkuat Solidaritas dan Integritas
Selain fokus pada program sosial, Iskandar mengingatkan seluruh pengurus agar terus memperkuat solidaritas internal organisasi.

Ia meminta setiap pengurus menjaga komunikasi, menghindari konflik kepentingan, serta menjadikan SWI sebagai rumah besar bagi seluruh wartawan yang menjunjung tinggi profesionalisme.

"Kita harus membangun organisasi yang solid, saling menghormati, saling mendukung, dan selalu menjaga nama baik SWI. 

Integritas adalah modal utama seorang wartawan," katanya.

Diharapkan Menjadi Organisasi Pers yang Semakin Berkualitas
Pelantikan DPP SWI periode 2026–2031 diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program inovatif yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat menjaga marwah organisasi dan mengusung gerakan "Sampah Jadi Cuan", SWI optimistis dapat berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui karya jurnalistik yang berkualitas, edukasi publik, serta aksi nyata di bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pelantikan tersebut ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, serta senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai etika jurnalistik dan semangat persatuan.

Pantau Langsung Pilkades, Bupati dan Kapolres Kapuas Hulu Pastikan Situasi Aman dan Kondusif.

Oleh On Juli 18, 2026

www bidiksatunews com 
PUTUSSIBAU UTARA – Dalam rangka mensukseskan jalannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan.

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, bersama Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kunjungan kerja yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Putussibau Utara ini bertujuan untuk memantau dari dekat jalannya proses demokrasi tingkat desa sekaligus memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan dengan lancar.

Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
Dalam pemantauan tersebut, rombongan Forkopimda yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, dan instansi terkait tampak kompak bersinergi di lapangan.
Kehadiran para pimpinan daerah ini memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak menyalurkan hak pilihnya.
Bupati Kapuas Hulu mengapresiasi tingginya partisipasi dan kesadaran politik masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
"Kami bersama Pak Kapolres dan jajaran Forkopimda turun langsung untuk memastikan hak pilih masyarakat tersalurkan dengan baik tanpa ada kendala. Kita bersyukur semua berjalan sesuai dengan rencana," ujar Bupati di sela-sela pemantauan.

Situasi Dipastikan Aman dan Kondusif
Sementara itu, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di setiap titik pemungutan suara guna menjamin keamanan. Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di seluruh daerah pemilihan dilaporkan sangat aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan Ketat. Personel kepolisian berkolaborasi dengan TNI dan Linmas menjaga setiap TPS demi mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Pendekatan Humanis. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk tetap bersikap humanis dalam memberikan pelayanan dan pengamanan.

Imbauan Kamtibmas: Kapolres mengimbau kepada seluruh calon kades dan para pendukungnya untuk tetap menjaga tali silaturahmi serta menerima apa pun hasil pemilihan dengan lapang dada demi kemajuan desa masing-masing.

Lewat pengawasan melekat ini, diharapkan hasil dari Pilkades serentak di Kabupaten Kapuas Hulu melahirkan pemimpin tingkat desa yang amanah dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Kalimantan Barat.


Penulis: Bambang

Kecamatan Dedai Dianaktirikan? Puluhan Tahun Jalan Rusak, Warga: Saat Hujan Mandi Lumpur, Kemarau Mandi Debu

Oleh On Juli 17, 2026

www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalimantan Barat – 17 Juli 2026 – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, kembali menjadi sorotan masyarakat. 

Hingga kini, ruas jalan yang menjadi akses utama warga di sejumlah desa dilaporkan masih mengalami kerusakan berat. 

Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan aktivitas masyarakat. 

Sebaliknya, ketika musim kemarau tiba, debu tebal menjadi keluhan utama warga.
Masyarakat menilai pembangunan jalan di Kecamatan Dedai seolah tidak menjadi prioritas. 

Mereka mengaku telah bertahun-tahun menunggu realisasi janji perbaikan, namun hingga kini kondisi jalan belum mengalami perubahan yang signifikan.

"Kalau hujan kami mandi lumpur, kalau kemarau kami mandi debu. Beginilah yang kami rasakan selama puluhan tahun," ungkap salah seorang warga.
Kerusakan jalan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian. Biaya transportasi meningkat, kendaraan sering mengalami kerusakan, bahkan tidak sedikit warga yang harus mendorong kendaraan ketika melewati jalan berlumpur.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sintang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, maupun pemerintah pusat segera memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Dedai. 
Jalan yang layak dinilai menjadi kebutuhan dasar untuk menunjang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keluhan mengenai kondisi infrastruktur di Kecamatan Dedai sebenarnya telah berulang