Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Kodam XXII /TB Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan dan Penyerahan APD kepada Relawan Karhutla

Oleh On September 20, 2026

Palangka Raya, Bidiksatunews.com – Kodam XXII/Tambun Bungai melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) secara simbolis kepada Relawan Karhutla Tahun 2026, sekaligus mengikuti Bakti Kesehatan dalam rangka HUT Ke-81 TNI yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia secara virtual. Kegiatan berlangsung di Aula Berkah dan halaman belakang Makodam XXII/TB, Palangka Raya, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kasdam XXII/TB Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., Kapoksahli Kodam XXII/TB Brigjen TNI Budhi Utomo, S.I.P., para PJU dan Dan/Kabalakdam XXII/TB, Danyonif R 631/Atg Letkol Inf Andy Darnianto, S.E., serta para Relawan Karhutla Kodam XXII/TB.

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Denkesyah Kodam XXII/TB untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan fisik para relawan yang terlibat langsung dalam penanganan Karhutla. Pemeriksaan meliputi pengecekan kesehatan umum sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan kesiapan personel selama melaksanakan tugas di lapangan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Kodam XXII/TB juga menyerahkan APD secara simbolis kepada para relawan. Dukungan tersebut diberikan untuk memastikan para relawan memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai dalam melaksanakan tugas penanganan Karhutla, sekaligus mendukung keselamatan dan kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.

Kodam XXII/TB Menggelar Apel Penyerahan Bantuan Peralatan Karhutla dan Pemberangkatan Tim PRC Karhutla.

Oleh On September 20, 2026

Palangka Raya, Bidiksatunews.com - Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXII/Tambun Bungai (TB) Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., memimpin apel penyerahan bantuan peralatan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari BNPB sekaligus pemberangkatan Tim Reaksi Cepat (TRC) Karhutla, bertempat di Lapangan Bola Makodam XXII/TB, Palangka Raya, Minggu (20/9/2026).

Dalam sambutannya, Kasdam mengatakan Kodam XXII/TB bersama jajaran terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Salah satunya melalui pembentukan TRC yang disiapkan untuk bergerak cepat membantu penanganan kebakaran di wilayah rawan.

Saat ini, Kodam XXII/TB memiliki 52 TRC Karhutla, terdiri dari 27 tim di 9 Kodim dan 25 tim di 5 Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Setiap tim disiapkan untuk segera dikerahkan sesuai perkembangan situasi di lapangan, termasuk melaksanakan pemadaman, pembasahan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Polri, relawan dan unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan peralatan dari BNPB berupa nozzle pemadam berbahan kuningan variabel, sepatu boot, serta perangkat semprot berkapasitas 20 liter yang dilengkapi jet sprayer gun. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan personel dalam penanganan Karhutla di lapangan.

Kegiatan turut dihadiri perwakilan dari BNPB Brigjen TNI (Purn) Erwansyah  beserta jajaran, Kapaldam Kolonel Cpl Isariyanto, Kazidam Kolnel Czi Daniel Panjaitan, S.Hub.Int., M.H.I., serta personel Tim TRC Karhutla Kodam XXII/TB.

Yonif TP 927/UK Bersama Kodim 1206/Putussibau Distribusikan Air Bersih untuk Warga Kedamin DaratKEDAMIN DARAT,

Oleh On September 20, 2026

KALBAR _WWW.BIDIKSATUNEWS.COM_
KAPUAS HULU — 21 SEPTEMBER 2026 — Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Yonif TP 927/Uncak Kapuas (UK) bersama Kodim 1206/Putussibau melaksanakan kegiatan pendistribusian air bersih kepada masyarakat di Desa Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (21/9/2026).            

Kegiatan tersebut terlihat dalam dokumentasi yang memperlihatkan personel TNI bersama kendaraan pengangkut air bersih yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Pendistribusian air bersih menjadi bentuk kepedulian dan respons terhadap kebutuhan warga, khususnya ketika ketersediaan air bersih mengalami kendala. 

Air merupakan kebutuhan utama masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, membersihkan lingkungan hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Berdasarkan keterangan yang tercantum dalam dokumentasi, kegiatan ini melibatkan Yonif TP 927/UK bersama Kodim 1206/Putussibau.   
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga diarahkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah.                   

TNI Hadir Membantu Kebutuhan Dasar Masyarakat
Distribusi air bersih di Kedamin Darat menunjukkan adanya upaya nyata untuk membantu warga memperoleh kebutuhan dasar.     

 Bantuan seperti ini menjadi penting terutama ketika masyarakat menghadapi keterbatasan sumber air atau kondisi lingkungan yang menyebabkan pasokan air bersih tidak mencukupi.    

Desa Kedamin Darat berada di Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu. 

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu juga telah menetapkan batas wilayah Desa Kedamin Darat melalui Peraturan Bupati Kapuas Hulu. 
JDIH Kapuas Hulu
Persoalan kebutuhan air bersih di kawasan Kedamin Darat bukan merupakan isu baru. 

Sebuah penelitian mengenai kebutuhan air bersih domestik di Desa Kedamin Darat dan Kedamin Hilir sebelumnya mencatat bahwa ketersediaan air bersih domestik di kawasan tersebut belum terpenuhi secara maksimal, termasuk cakupan pelayanan air perkotaan yang belum optimal. 

Jurnal Untan
Karena itu, langkah pendistribusian air bersih oleh jajaran TNI dapat menjadi bantuan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.        

Sinergi TNI dan Masyarakat
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara satuan TNI dengan masyarakat di wilayah tugas.     

 Personel tidak hanya menjalankan fungsi kedinasan, tetapi juga hadir membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan sosial dan kebutuhan dasar.       

Sebelumnya, keberadaan Yonif TP 927/UK di Kabupaten Kapuas Hulu juga mendapat perhatian dari jajaran Kodam XII/Tanjungpura.

 Dalam kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura ke satuan tersebut pada Mei 2026, Yonif TP 927/UK disebut memiliki peran ganda, yakni membantu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sekaligus tetap menjalankan tugas pertahanan. 

PPID TNI AD
Dalam konteks pelayanan kepada masyarakat, kegiatan distribusi air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.      

Kehadiran TNI Diharapkan Meringankan Beban Warga
Masyarakat yang menerima bantuan air bersih diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.  

 Distribusi dilakukan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan sekaligus kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah Kedamin Darat.  

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. 

 Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar. 

Dengan adanya kegiatan pendistribusian air bersih tersebut, Yonif TP 927/UK bersama Kodim 1206/Putussibau menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat Desa Kedamin Darat. 

Bantuan air bersih bukan sekadar pendistribusian air, tetapi menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui aparat di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.



*Kedamin Darat, 21 September 2026 — TNI hadir, masyarakat terbantu, dan semangat gotong royong terus dijaga.**

Penulis; BAMBANG 

Musim Kemarau, Warga Sintang Keluhkan Meteran PDAM Berputar Meski Air Tidak Mengalir

Oleh On September 20, 2026

www.bidiksatunews.com_
SINTANG, KALBAR — 21 September 2026 — Memasuki musim kemarau, sejumlah masyarakat Kabupaten Sintang mengeluhkan pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). 

Keluhan terutama berkaitan dengan kondisi air yang tidak mengalir ke rumah pelanggan, sementara meteran air disebut tetap berputar.                   

Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan bagi masyarakat yang setiap bulan tetap menerima tagihan pembayaran rekening air.               

 Warga mempertanyakan bagaimana perhitungan penggunaan air dilakukan ketika pasokan air tidak keluar dari keran, namun angka pada meteran justru terus bergerak.
“Air tidak keluar, tetapi meteran berputar. 

Kami sebagai pelanggan tentu merasa keberatan karena setiap bulan tetap harus membayar. Kalau memang air tidak mengalir, bagaimana perhitungan pemakaiannya?” keluh salah seorang warga Sintang.                    

Menurut masyarakat, persoalan tersebut semakin terasa pada musim kemarau. Ketika debit air menurun dan distribusi air ke sejumlah pelanggan terganggu, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih justru semakin tinggi.                        

Warga berharap pihak PDAM dapat memberikan perhatian serius terhadap keluhan pelanggan, khususnya mengenai mekanisme pencatatan meteran dan perhitungan tagihan ketika air tidak mengalir secara normal.         

Masyarakat juga meminta agar dilakukan pengecekan terhadap meteran pelanggan yang tetap berputar ketika kondisi di lapangan menunjukkan air tidak keluar.             

Pengecekan dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pelanggan dengan pihak pengelola layanan air bersih.
“Jangan sampai masyarakat membayar air yang tidak mereka gunakan. 

Kalau ada persoalan teknis pada meteran atau jaringan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan dan diberikan penjelasan kepada pelanggan,” ujar warga lainnya.         

Selain persoalan tagihan, masyarakat berharap PDAM dapat meningkatkan pelayanan distribusi air selama musim kemarau.     

Informasi mengenai jadwal distribusi, gangguan jaringan, maupun kondisi debit air dinilai perlu disampaikan secara terbuka kepada pelanggan.
Bagi masyarakat, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.   

Karena itu, ketika pasokan air terganggu, masyarakat berharap adanya kebijakan yang dapat mempertimbangkan kondisi pelanggan.   

Warga juga berharap pihak PDAM mempertimbangkan pemberian kebijakan terhadap pelanggan yang mengalami gangguan distribusi dalam waktu tertentu, termasuk melakukan evaluasi terhadap rekening apabila terdapat kondisi teknis yang menyebabkan air tidak mengalir namun meteran tercatat mengalami pemakaian.  

Keluhan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak pengelola layanan air bersih di Kabupaten Sintang agar pelayanan kepada pelanggan selama musim kemarau dapat berjalan lebih baik, transparan, dan memberikan kepastian.  

Masyarakat pada prinsipnya tidak mempersoalkan kewajiban membayar apabila air memang digunakan.

Namun, mereka berharap terdapat mekanisme yang adil ketika pelayanan air tidak berjalan sebagaimana mestinya. 

Redaksi akan terus memantau keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih di Kabupaten Sintang serta menunggu penjelasan resmi dari pihak PDAM mengenai mekanisme pencatatan meteran dan perhitungan tagihan pelanggan selama terjadi gangguan distribusi pada musim kemarau.

Penulis: Bambang

Beli Token Listrik Rp100 Ribu, Pelanggan di Kapuas Hulu Kebingungan Angka di Meteran Hanya Bertambah 67 kWh.

Oleh On September 19, 2026

www.bidiksatunews com
SILAT HILIR – Keluhan mengenai pembelian token listrik prabayar kembali mencuat di kalangan masyarakat.
Seorang pelanggan PLN di Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, mengaku bingung setelah membeli token listrik nominal Rp100.000, namun angka kilowatt-hour (kWh) yang didapatkan terasa jauh dari angka rupiah yang dibayarkan.
Kejadian tersebut dialami oleh Syahril, pelanggan PLN dengan ID Pelanggan 14304609333 daya R1M/900 VA.

Berdasarkan bukti struk pembelian tertanggal 19 September 2026, ia membeli token seharga Rp100.000 dengan total pembayaran Rp105.000 di konter pengisian setempat.

Namun, dalam struk tersebut tertera bahwa daya listrik yang diperoleh adalah sebesar 67,3 kWh.

Saat nomor token dimasukkan ke kWh meter merk Hexing milik pelanggan, layar meteran menunjukkan angka sisa kredit sebesar 68,55 kWh (termasuk sisa sisa stroom sebelumnya).

Perbedaan antara nominal rupiah yang dikeluarkan dengan jumlah unit kWh yang tertera di meteran kerap memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Banyak warga mengira bahwa nominal pembelian Rp100.000 akan menghasilkan angka kilowatt yang setara atau mendekati nominal uang.

Padahal, dalam sistem kelistrikan PLN prabayar, nominal rupiah yang dibeli tidak langsung dikonversikan 1 banding 1 menjadi unit angka di meteran.

Angka yang muncul di kWh meter adalah satuan energi (kWh), bukan satuan nilai rupiah.

Jumlah kWh yang didapat dihitung berdasarkan tarif per kWh sesuai golongan daya pelanggan (dalam hal ini golongan R1M/900 VA non-subsidi), setelah dikurangi biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah setempat serta biaya administrasi pembelian.

Kendati demikian, pihak pelanggan berharap adanya edukasi dan transparansi informasi yang lebih rinci dari pihak PLN maupun penyedia jasa layanan pembelian token, agar masyarakat awam tidak merasa dirugikan atau bingung saat melakukan pengisian ulang listrik prabayar.


Penulis: Bambang.
Tim media: bidiksatunews com

Aksi Proaktif Warga di Jalan Simpang Silat Nanga Nuar Cegahkan Bahaya Kecelakaan.

Oleh On September 18, 2026

KAPUAS HULU, BidikSatuNews.com – Sekelompok warga di kawasan Simpang Silat Nanga Nuar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, melakukan aksi gotong royong untuk merapikan badan jalan yang tertimbun tumpukan lumpur atau material tanah, pada [Masukkan  Sabtu (19/9/2026)]. 

Tindakan cepat dan tanggap ini diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan.

Tumpukan lumpur yang menyelimuti sebagian badan jalan aspal yang menanjak dan berbelok tersebut diketahui telah menumpuk, diduga akibat sisa aktivitas pengerjaan lahan di sekitarnya. Kehadiran material ini di titik yang krusial sangat membahayakan keselamatan para pelintas, terutama pengendara kendaraan roda dua yang rentan tergelincir atau jatuh.
Menyadari potensi bahaya yang ada, sejumlah warga pria, tanpa menunggu instruksi atau bantuan dari pihak lain, berinisiatif untuk langsung bertindak. Dengan peralatan manual seadanya, seperti cangkul dan sekop, mereka dengan tekun memindahkan dan merapikan tumpukan lumpur tersebut dari badan jalan aspal ke bagian bahu jalan.

Aksi gotong royong ini menunjukkan semangat kepedulian yang tinggi dari warga akan keselamatan bersama. Mereka menyadari bahwa keselamatan setiap pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama.

 Melalui inisiatif ini, mereka berharap dapat meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan dan menciptakan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi semua orang.

“Lumpur ini sangat tebal dan posisinya di tanjakan. Pengendara bisa jatuh jika tidak hati-hati,” ujar salah seorang warga yang terlibat dalam aksi tersebut. “Kami hanya ingin jalan ini lebih aman untuk semua orang.”
Aksi proaktif dari warga ini mendapat apresiasi dari pengguna jalan yang melintas. 

Mereka merasa terbantu dengan upaya yang dilakukan untuk membersihkan jalan dari material yang berpotensi membahayakan. Kehadiran warga yang sigap dan tanggap diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk turut serta dalam menjaga ketertiban dan keselamatan lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan lumpur di Jalan Simpang Silat Nanga Nuar telah berhasil dibersihkan dari badan aspal, meskipun sisa-sisa material masih terlihat di bahu jalan.

 Warga berharap pihak berwenang dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemeliharaan jalan agar kondisi serupa tidak terulang kembali di masa depan.


Penulis:Bambang.
Tim media bidiksatunews com.

STOP PERS- PEMBERITAHUAN RESMI MEDIA PT NEWSHON SUDAH TIDAK BERLAKU LAGI

Oleh On September 13, 2026

Diberitahukan kepada seluruh pengusaha, instansi pemerintah, instansi swasta, dan masyarakat, bahwa tiga orang yang selalu menggunakan KTA BIDIKSATUNEWS yang dimaksud sudah tidak lagi menjadi wartawan/Anggota Bidiksatunews.

Segala bentuk kegiatan, penggunaan KTA,PT NEWSHON SUDAH TIDAK. BERLAKU LAGI. KTA BIDIKSATUNWS YANG LAMA SUDAH TIDAK BERLAKU LAGI.
Barang siapa yang Masih menggunakan KTA MEDIA PT NEWSHON BUKAN TANGGUNG JAWAB KAMI LAGI.
Ada pun penggunaan 
maupun tindakan yang mengatasnamakan Bidiksatunews PT Newshon oleh yang bersangkutan bukan merupakan tanggung jawab Pimpinan dan Staf Redaksi Bidiksatunews.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan agar menjadi perhatian seluruh pihak.

PIMPINAN & STAF REDAKSI
BIDIKSATUNEWS

KALBAR, 11 SEPTEMBER 2026 — BBM Bersubsidi Harus Tepat Sasaran, Bupati Pun Wajib Ikut Aturan

Oleh On September 10, 2026

Sintang,www.bidiksatunews.com,
KALIMANTAN BARAT — Penggunaan BBM bersubsidi diharapkan benar-benar tepat sasaran.       

Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, aparat penegak hukum, para pengusaha, serta masyarakat yang secara ekonomi mampu diimbau menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Dexlite.   
Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi diharapkan digunakan sesuai ketentuan dan diperuntukkan bagi masyarakat serta sektor yang memang berhak menerimanya.    

Ketertiban di SPBU juga harus berlaku untuk semua tanpa membedakan jabatan maupun status sosial. 
Tidak boleh ada perlakuan khusus hanya karena seseorang mengaku sebagai kawan, bos, pejabat, atau orang dekat petugas. 

Bahkan seorang Bupati sekalipun, apabila tidak memiliki ketentuan pelayanan khusus, harus mengikuti aturan dan antrean yang berlaku.
Semua pengguna BBM memiliki hak dan kewajiban yang sama. 

SPBU merupakan fasilitas pelayanan publik, sehingga aturan harus diterapkan secara adil dan transparan.

Dengan kesadaran bersama, penggunaan BBM bersubsidi dapat lebih tepat sasaran, antrean dapat dikendalikan, dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan haknya.

Jangan karena jabatan atau kedekatan dengan Boss pemilik SPBU, aturan menjadi berbeda.

Di SPBU, semua harus tunduk pada ketentuan yang berlaku.

Penulis: Bambang 

Tebar Kebaikan Lewat "Program MBG J5000", Relawan di Sintang Bagikan Bantuan Sembako.

Oleh On September 10, 2026

www bidiksatunews com 
SINTANG — Semangat berbagi kepada sesama terus digelorakan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

 Melalui "Program MBG J5000" (Meraih Berkah Gerakan Jum'at 5000), aksi sosial pembagian bantuan sembako kembali digelar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan berlokasi di Jalan PKP Mujahidin, Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang. Dalam aksi sosial ini, tampak sejumlah relawan bahu-membahu menyiapkan dan mengemas paket sembako.

Paket-paket tersebut diisi dengan kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, mi instan, telur, hingga minyak goreng.
Program gerakan donasi lima ribu rupiah ini mengusung slogan "Dari Ikhlas Menjadi Luas, Dari Terjangkau Mampu Menjangkau, Kecil Jumlahnya BESAR Manfaatnya.

Melalui prinsip tersebut, penyelenggara ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dan berkontribusi tanpa harus menunggu nominal yang besar.
Inisiatif rutin setiap hari Jumat ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga penerima manfaat serta menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk saling membantu di lingkungannya masing-masing.


Penulis: Bambang.
11/September/2026.

KORAMIL 21/ENTIKONG PERKUAT KEPEDULIAN TERHADAP MASYARAKAT DI MUSIM KEMARAU DAN PERKETAT PENGAWASAN LINTAS BATASENTIKONG,

Oleh On September 09, 2026

www.bidiksatunews.com_
SANGGAU — Kunjungan awak media nasional ke jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1204/Sanggau, khususnya Komando Rayon Militer (Koramil) 21/Entikong, pada Rabu, 9 September 2026, menjadi momentum untuk menggali informasi mengenai kondisi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kedatangan tim awak media disambut langsung oleh Kapten Infanteri Wasidi bersama sejumlah anggota Koramil 21/Entikong. 

Dalam pertemuan tersebut, awak media menyampaikan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi masyarakat, khususnya menghadapi musim kemarau yang berdampak terhadap Masyarakat.

 ketersediaan air 
Salah satu hal yang menjadi perhatian awak media adalah bagaimana upaya jajaran Koramil 21/Entikong membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Kapten Infanteri Wasidi menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membantu menyediakan sumber air melalui pembuatan sumur di wilayah yang membutuhkan.

Menurutnya, ketersediaan air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian, terutama ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang.

Upaya pembuatan sumur tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk memperoleh air bersih, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun keperluan lainnya.
“Kami selalu berupaya untuk membuat sumur bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat dinilai penting, karena Koramil tidak hanya menjalankan tugas yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga ikut membantu masyarakat ketika menghadapi berbagai persoalan sosial dan kondisi lingkungan.

Kapuas 
Selain membahas persoalan air bersih, awak media juga mempertanyakan mengenai situasi keamanan di wilayah perbatasan Entikong yang merupakan salah satu pintu lintas batas antara Indonesia dan Malaysia.

Sebagai wilayah perbatasan negara, aktivitas masyarakat dan kendaraan yang melintas harus mendapatkan perhatian.

 Pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban di kawasan perbatasan.
Kapten Infanteri Wasidi menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas yang berlangsung di wilayah perbatasan.
Termasuk terhadap kendaraan yang melintas, baik kendaraan roda empat maupun mobil box, dilakukan pemeriksaan sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung terciptanya kondisi perbatasan yang aman, tertib dan kondusif.

Pengawasan terhadap kendaraan yang melintas menjadi salah satu perhatian penting mengingat Entikong merupakan kawasan perbatasan dengan intensitas mobilitas masyarakat dan barang yang cukup tinggi. 

Setiap kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan roda empat dan mobil box, menjadi bagian dari kegiatan pemantauan aparat di lapangan.

 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan aktivitas lintas batas berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Koordinasi antarlembaga juga menjadi hal penting dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan. 

TNI, Polri, Imigrasi, Bea Cukai dan instansi terkait lainnya memiliki tugas dan kewenangan masing-masing dalam mengawasi kegiatan di kawasan perbatasan.

Dengan adanya pengawasan tersebut, diharapkan potensi gangguan keamanan, penyelundupan maupun aktivitas ilegal lainnya dapat dicegah sedini mungkin.

Kegiatan kunjungan awak media tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan TNI di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan negara, tetapi juga menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung.

Koramil sebagai satuan kewilayahan memiliki peran dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

Melalui komunikasi tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama sesuai kemampuan serta kewenangan yang dimiliki.

Dalam kondisi musim kemarau, persoalan air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting.

Oleh karena itu, upaya pembuatan sumur dan bantuan kepada masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata.
Terlebih bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan dan daerah yang sumber airnya mengalami penurunan akibat musim kemarau.

Kunjungan awak media nasional ke Koramil 21/Entikong juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara insan pers dengan aparat kewilayahan.

Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah maupun aparat keamanan, termasuk kegiatan sosial dan upaya menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Melalui komunikasi yang terbuka, informasi mengenai kondisi masyarakat dapat disampaikan secara lebih objektif kepada publik.

Awak media juga dapat menjadi jembatan informasi antara masyarakat dengan pihak-pihak terkait, terutama ketika terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Wilayah perbatasan merupakan beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, keamanan wilayah harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketersediaan air bersih, keamanan lingkungan, kelancaran aktivitas masyarakat dan pengawasan lintas negara merupakan bagian yang saling berkaitan dalam menciptakan kawasan perbatasan yang aman dan nyaman.

Jajaran Koramil 21/Entikong diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Dengan adanya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi perbatasan, masyarakat dan media, berbagai persoalan di wilayah perbatasan diharapkan dapat ditangani secara bersama-sama.

Kegiatan kunjungan awak media nasional pada 9 September 2026 tersebut akhirnya menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana aparat kewilayahan terus menjalankan tugasnya, baik dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan maupun memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.

Keamanan wilayah perbatasan dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi dua hal penting yang harus terus dijaga secara berkesinambungan demi terciptanya Entikong yang aman, tertib dan kondusif.

Bambang 

Polemik Investasi Emas Gegerkan Panimbang, RPM Desak Penanganan Serius terhadap Dugaan Kerugian Warga

Oleh On September 08, 2026

www.bidiksatunews.com-
PANDEGLANG, BANTEN — Polemik dugaan investasi emas di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, memicu keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah warga bahkan disebut berbondong-bondong mendatangi rumah yang diduga berkaitan dengan pemilik toko emas yang menjadi sorotan dalam persoalan tersebut, Rabu (9/9/2026).

Situasi itu mencuat setelah sejumlah masyarakat mengaku mengalami kerugian dalam skema investasi emas yang mereka ikuti. Warga menduga terdapat persoalan dalam pengelolaan investasi tersebut sehingga hak atau dana yang mereka harapkan belum diperoleh sebagaimana mestinya.
Peristiwa tersebut mendapat perhatian dari Rakyat Pandeglang Melawan (RPM). Presidium RPM, Rohmat, menilai persoalan tersebut tidak semestinya dipandang sebagai konflik antarindividu semata, melainkan perlu ditangani secara serius apabila benar terdapat masyarakat yang menjadi korban.

“Kami melihat persoalan ini cukup miris. Jika memang ada masyarakat yang merasa dirugikan, maka harus ada penanganan yang pasti terhadap para korban,” ujar Rohmat.
Menurut dia, aparat penegak hukum dan pihak terkait perlu segera memastikan duduk perkara secara objektif. Langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah keresahan masyarakat berkembang menjadi tindakan yang berpotensi menimbulkan persoalan baru.

RPM juga mendorong agar seluruh pihak yang merasa dirugikan menempuh mekanisme hukum dengan mengumpulkan bukti transaksi, perjanjian, komunikasi, serta dokumen lain yang berkaitan dengan investasi tersebut.
Rohmat menegaskan, penyelesaian persoalan harus mengedepankan prinsip due process of law. Artinya, setiap dugaan harus diuji berdasarkan bukti dan keterangan para pihak, bukan melalui penghakiman di ruang publik.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan siapa yang menjadi korban, berapa nilai kerugiannya, bagaimana pola investasinya, dan siapa yang harus bertanggung jawab secara hukum. Semua itu harus dibuktikan secara terang,” katanya.

Polemik ini menjadi perhatian karena menyangkut kepercayaan masyarakat serta potensi kerugian ekonomi warga. Karena itu, transparansi, perlindungan terhadap korban, dan proses hukum yang profesional dinilai menjadi kunci agar persoalan tidak semakin meluas.

Hingga berita ini ditulis, dugaan terkait investasi emas tersebut masih memerlukan verifikasi dan pendalaman dari pihak berwenang. Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan sampai terdapat bukti dan keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

sumber : Rohmat

Perkuat Sinergi Transparansi Informasi, Sejumlah Awak Media Kunjungi KPPBC Tipe Madya Pabean C Entikong.

Oleh On September 08, 2026

www bidiksatunews com -
ENTIKONG, SANGGAU – Guna mempererat silaturahmi serta memperkuat keterbukaan informasi publik, sejumlah insan pers (media) melakukan kunjungan kerja dan audiens ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Selasa (8/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat di area lobby utama KPPBC TMP C Entikong, Jalan Lintas Malindo tersebut disambut langsung oleh pejabat dan jajaran Bea Cukai Entikong.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan media massa.

 Bea Cukai sebagai instansi pengawas lalu lintas barang antarnegara di perbatasan Indonesia-Malaysia memerlukan peran pers sebagai mitra strategis untuk menyampaikan edukasi, aturan kepabeanan, serta capaian kinerja secara akurat dan transparan kepada masyarakat luas.

Para perwakilan awak media yang hadir—di antaranya terlihat mengenakan atribut pers lengkap—menyampaikan apresiasi atas keterbukaan KPPBC Entikong dalam menerima masukan serta ruang komunikasi bagi wartawan yang bertugas di wilayah perbatasan.

Pertemuan singkat namun produktif ini diakhiri dengan sesi foto bersama di depan latar kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Entikong sebagai lambang komitmen sinergitas yang solid antara kepabeanan dan media perbatasan.


Penulis:bambang

Surat Berbulan-bulan Di Abaikan,DPW Projamin Kalbar Siapkan Somasi Ke Depot Pertamina Patra Niaga Sintang

Oleh On September 06, 2026

Www.Bidiksatunews.com,Sintang Kalimantan Barat,Senin-07 September 2026. 
DPW Profesional Jaringan Mitra Negara (PROJAMIN) Kalimantan Barat melontarkan kritik keras terhadap Depot PT Pertamina Patra Niaga Sintang yang dinilai belum menunjukkan langkah nyata dalam merespons persoalan kelangkaan BBM di Kabupaten Sintang maupun surat resmi yang telah dilayangkan sejak beberapa bulan lalu.

Ketua DPW PROJAMIN Kalbar,Eko Jatmiko, menegaskan bahwa surat tersebut dikirim sebagai permintaan klarifikasi sekaligus dorongan agar Pertamina memberikan penjelasan terkait distribusi dan ketersediaan BBM yang kerap dikeluhkan masyarakat.Namun hingga kini, menurutnya, tidak ada jawaban maupun tindak lanjut resmi dari pihak depot.

“Sudah berbulan-bulan surat kami masuk secara resmi, tetapi hingga hari ini belum ada respons.Sikap diam seperti ini justru menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat,” tegas Eko.

PROJAMIN menilai persoalan BBM di Sintang tidak bisa dianggap sepele, terlebih Kalimantan Barat sedang menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada aktivitas ekonomi, transportasi, hingga distribusi kebutuhan pokok di sejumlah wilayah.

Keluhan masyarakat mengenai antrean panjang, keterbatasan pasokan, hingga sulitnya memperoleh BBM di beberapa titik disebut terus bermunculan. Karena itu, PROJAMIN mempertanyakan sejauh mana langkah konkret Depot Pertamina Patra Niaga Sintang dalam mengantisipasi kondisi tersebut.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sikap bungkam, tetapi penjelasan dan solusi. Ketika distribusi BBM menjadi kebutuhan vital, transparansi adalah kewajiban,” ujar Eko.

DPW PROJAMIN Kalbar menyatakan tengah menyiapkan somasi apabila Depot PT Pertamina Patra Niaga Sintang tetap tidak memberikan tanggapan atas surat resmi yang telah dikirim.

Somasi tersebut, menurut Eko, merupakan langkah hukum administratif untuk meminta pihak Pertamina segera memberikan jawaban tertulis sekaligus menjelaskan penanganan persoalan distribusi BBM yang menjadi perhatian publik.

“Kalau surat resmi terus diabaikan, kami akan melayangkan somasi. Ini bukan untuk mencari sensasi, tetapi agar ada kepastian dan akuntabilitas kepada masyarakat,” katanya.

PROJAMIN menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap pelayanan publik. Organisasi tersebut juga mendesak Pertamina Patra Niaga membuka informasi secara transparan mengenai kondisi stok, pola distribusi, serta langkah antisipasi kelangkaan BBM di Kabupaten Sintang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Depot PT Pertamina Patra Niaga Sintang belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan atas surat DPW PROJAMIN Kalimantan Barat yang telah dilayangkan beberapa bulan lalu.

Berita ini memuat pernyataan dan sikap resmi DPW PROJAMIN Kalbar. Pihak PT Pertamina Patra Niaga Sintang memiliki hak memberikan klarifikasi atau tanggapan, dan redaksi akan memuatnya secara berimbang apabila diterima.

(Team/read)