Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Vokal Demi Kemajuan: Andre 'Borneo', Sosok Pemuda yang Tak Gentar Kritisi Pembangunan di Silat Hulu.

Oleh On Mei 09, 2026

www bidiksatunews com
10/mei/2026
SILAT HULU –kabupaten Kapuas hulu Kalbar. Pembangunan daerah seringkali berjalan sunyi tanpa pengawasan, namun tidak bagi masyarakat Kecamatan Silat Hulu.


 Belakangan ini, nama Andre, atau yang lebih akrab disapa Andre Borneo, menjadi perbincangan hangat berkat keberaniannya bersuara lantang mengawal roda pembangunan di tingkat desa.



Sebagai tokoh muda sekaligus figur masyarakat yang disegani, Andre dikenal memiliki insting kritis terhadap setiap proyek fisik maupun kebijakan yang digulirkan di desa-desa wilayah Silat Hulu. Baginya, pembangunan bukan sekadar menghabiskan anggaran, melainkan tentang kualitas dan azas manfaat bagi warga.



Bukan Sekadar Kritik, Tapi Solusi
Dalam sebuah kesempatan saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Andre tampak tenang namun tegas.



 Dengan gawai di tangan yang selalu siap memantau perkembangan informasi, ia menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bukanlah bentuk kebencian kepada aparat desa.



"Kita ingin Silat Hulu maju. Kalau ada pembangunan yang asal-asalan atau tidak transparan, yang rugi adalah masyarakat kita sendiri.



 Saya hanya menjalankan fungsi kontrol agar anggaran negara benar-benar sampai ke rakyat dalam bentuk kualitas yang terbaik," ujar Andre dengan sorot mata tajam.

Mata dan Telinga Masyarakat
Ketajaman Andre dalam menganalisis masalah di lapangan menjadikannya tempat mengadu bagi warga yang merasa aspirasinya tersumbat. Dari masalah akses jalan hingga tata kelola dana desa, Andre kerap menjadi jembatan komunikasi yang cukup diperhitungkan.

Beberapa poin utama yang sering menjadi sorotan Andre meliputi:

Transparansi Anggaran: Memastikan papan informasi proyek terpasang dan jelas.
Kualitas Material:

 Mengawasi agar spesifikasi bangunan sesuai dengan standar yang dijanjikan.
Ketepatan Sasaran: Memastikan pembangunan didasarkan pada kebutuhan mendesak warga, bukan kepentingan segelintir pihak.

Inspirasi Bagi Generasi Muda
Aksi Andre Borneo ini menjadi oase di tengah sikap apatis sebagian pemuda terhadap politik lokal. Ia membuktikan bahwa pemuda memiliki peran vital sebagai "Social Control" (kontrol sosial) demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih dan berwibawa.

Kini, sosoknya menjadi simbol harapan baru di Silat Hulu. Di bawah pengawasannya yang ketat, masyarakat berharap pembangunan di setiap desa ke depannya tidak lagi sekadar formalitas, melainkan sebuah perubahan nyata yang bisa dirasakan hingga ke anak cucu.

Penulis: Bambang

Satresnarkoba Polres Kapuas Hulu Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan di Silat Hilir

Oleh On Mei 09, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Satresnarkoba Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap dugaan tindak pidana narkotika dan mengamankan seorang pria berinisial Y.A. dalam operasi penindakan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Silat Hilir.

Pengungkapan kasus tersebut bermula pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, saat anggota Satresnarkoba menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga memiliki, menyimpan, serta menguasai narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Silat Hilir.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Silat Hilir untuk melakukan observasi, monitoring, pemetaan lokasi, serta memastikan keberadaan terduga pelaku.

Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas melakukan penggerebekan di kamar kos yang ditempati Y.A. di kawasan Simpang Silat, Dusun Sidorejo, Desa Miau Merah. Dalam operasi tersebut, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan warga sekitar. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 20 paket plastik klip bening berisi serbuk kristal yang diduga narkotika jenis sabu, sejumlah plastik klip kosong, dua unit telepon genggam, empat kaca pirek, satu alat hisap bong, dua dompet, tiga timbangan digital berbagai ukuran, serta uang tunai sebesar Rp732.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Setelah diamankan di Polsek Silat Hilir, tersangka beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada tim Satresnarkoba Polres Kapuas Hulu pada Rabu dini hari, sebelum dibawa ke Mapolres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini penyidik masih melanjutkan proses pemeriksaan, tes urine, penimbangan barang bukti, serta rencana pengujian laboratorium terhadap barang bukti di Bidlabfor Polda Kalimantan Barat.

Polsek Putussibau Selatan Polres Kapuas Hulu hadiri Apel Ikrar Pemasyarakatan ,Razia,serta sosialisasi Bahaya Narkoba di Rutan Kelas II B Putussibau

Oleh On Mei 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Dalam rangka menyelaraskan langkah seluruh jajaran pemasyarakatan dengan kebijakan nasional dan merupakan implementasi dari program ZERO HALINAR (Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba)

Rutan Kelas II B Putussibau dengan mengundang Polsek Putussibau Selatan,Sat Narkoba Kapuas Hulu melaksanakan kegiatan Apel Ikrar Pemasyarakatan bersih dari Handphone Illegal, Narkoba dan Penipuan serta Penggeledahan dan Razia Kamar hunian tahanan serta sosialisasi bahaya Narkoba Rutan Kelas II B Putussibau,Jumat,8 Mei 2026
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Rutan Kelas II B Putussibau Syahrinaldi, A. Md.I.P., S. H., M.H.,Kasat Resnarkoba Polres Kapuas Hulu AKP EGNASIUS, S. H., Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya beserta enam anggota KBO Sat Narkoba  Polres Kapuas Hulu IPDA Zakaria, S. H.beserta anggota Sat Narkoba 

Tampak Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail bersama enam anggota mengikuti kegiatan Apel  serta Penggeledahan razia Kamar Hunian Tahanan serta sosialisasi Bahaya Narkoba di Rutan Kelas II B Putussibau.
Hari ini saya bersama enam anggota Polsek Putussibau Selatan 
mengikuti apel Ikrar,razia dan sosialisasi bahaya Narkoba di Rutan kelas II B Putussibau 
selama ini  sinergitas dengan Pihak Rutan Kelas II B Putussibau dengan Polsek Putussibau Selatan terjalin dengan baik dan menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif  terutama dilingkungan Rutan kelas II B Putussibau

Narkoba adalah musuh bersama dan ancaman nyata yang tidak hanya merusak tubuh dan mental, tetapi juga menghancurkan mimpi serta masa depan,bersama kita jaga Kamtibmas dan bersama kita jahui Narkoba demi masa depan yang lebih baik,jaga diri,jaga keluarga dari Bahaya Narkoba tegas IPTU Ismail Sinuraya selaku Kapolsek Putussibau Selatan 

Penulis Humas Polsek Putussibau Selatan

Panen Jagung Kelompok Taruma Negara di Desa Buak Limbang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Oleh On Mei 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu – Dalam rangka mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional, telah dilaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Kelompok Taruma Negara, Desa Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (8/5/2026) pagi.
Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Kelompok Taruma Negara yang berada di Dusun Mentalang, Desa Buak Limbang. Panen ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pengkadan IPTU Dendy Arif Setiady, S.H., M.H. beserta anggota, Camat Pengkadan Sekoni, S.Sos, perwakilan PT CAE Fani Oktho beserta staf, Koordinator BPP Pengkadan Dedi Susanto, S.PKP bersama PPL, Ketua Kelompok Taruma Negara Hanstama bersama anggota, serta perangkat Desa Buak Limbang.
Berdasarkan data lapangan, luas lahan pertanian yang dikelola mencapai 1 hektare, dengan area tanam jagung seluas 0,5 hektare. Penanaman dilakukan sejak 17 Februari 2026 dan berhasil dipanen pada 8 Mei 2026 dengan total hasil panen sekitar 1 ton jagung.

Hasil panen tersebut rencananya akan dipasarkan ke Bulog Putussibau sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Kapolsek Pengkadan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana semangat Asta Cita, sekaligus mendorong masyarakat agar terus produktif memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia.

Panen Jagung Kelompok Taruma Negara di Desa Buak Limbang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Oleh On Mei 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu – Dalam rangka mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional, telah dilaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Kelompok Taruma Negara, Desa Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (8/5/2026) pagi.
Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Kelompok Taruma Negara yang berada di Dusun Mentalang, Desa Buak Limbang. Panen ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pengkadan IPTU Dendy Arif Setiady, S.H., M.H. beserta anggota, Camat Pengkadan Sekoni, S.Sos, perwakilan PT CAE Fani Oktho beserta staf, Koordinator BPP Pengkadan Dedi Susanto, S.PKP bersama PPL, Ketua Kelompok Taruma Negara Hanstama bersama anggota, serta perangkat Desa Buak Limbang.
Berdasarkan data lapangan, luas lahan pertanian yang dikelola mencapai 1 hektare, dengan area tanam jagung seluas 0,5 hektare. Penanaman dilakukan sejak 17 Februari 2026 dan berhasil dipanen pada 8 Mei 2026 dengan total hasil panen sekitar 1 ton jagung.

Hasil panen tersebut rencananya akan dipasarkan ke Bulog Putussibau sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Kapolsek Pengkadan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana semangat Asta Cita, sekaligus mendorong masyarakat agar terus produktif memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia.

Jumat Berkah, Peltu Didik Riyono Galakkan Semangat Bersedekah Melalui Bantuan Kotak Amal GIB Kapuas Hulu

Oleh On Mei 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Hulu Gurung – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di momen Jumat Berkah, Babinsa Koramil 1206-14/Hulu Gurung, Didik Riyono menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan kotak amal kepada GIB Kapuas Hulu. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dalam menumbuhkan budaya berbagi dan semangat bersedekah di tengah masyarakat Kecamatan Hulu Gurung Khusus Kapuas Hulu ,8/5/26 .
Sebagai aparat teritorial di wilayah Kodim 1206/Putussibau, Peltu Didik Riyono menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu meningkatkan rasa kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Melalui Jumat Berkah ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus menanamkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama. Sekecil apa pun sedekah, akan sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujarnya.
Bantuan kotak amal tersebut diterima dengan baik oleh pihak GIB Kapuas Hulu dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Kapuas Hulu cabang kecamatan hulu gurung ,Kak Elok prihatini.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan menjadi contoh nyata sinergi positif antara aparat teritorial dan masyarakat dalam membangun nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian sosial.

(Ddk)

Manager SPBU Klarifikasi Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi: Semua Berdasarkan Surat Resmi Desa

Oleh On Mei 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
*Melawi -* Menanggapi video yang beredar di media sosial TikTok terkait dugaan pengisian BBM bersubsidi, pihak manajemen SPBU memberikan klarifikasi bahwa pengisian BBM yang terlihat dalam video tersebut dilakukan berdasarkan dokumen resmi berupa Surat Rekomendasi Pembelian BBM Jenis Tertentu yang diterbitkan Pemerintah Desa Nusa Kenyikap, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi.

Dayang Surahmi Manager SPBU menjelaskan, surat rekomendasi tersebut diterbitkan pada tahun 2022 atas nama Monika Dayau untuk kebutuhan operasional pelayanan umum berupa kios BBM di wilayah Desa Nusa Kenyikap. Dalam surat itu tercantum alokasi BBM yang diperbolehkan, yakni Pertalite sebanyak 150 liter per hari dan Solar sebanyak 400 liter per hari, dengan lokasi pengambilan di SPBU PT Melawi Jaya Abadi 3.

“Kami tegaskan bahwa pengisian BBM yang terlihat dalam video tersebut dilakukan berdasarkan surat rekomendasi resmi yang diterbitkan Pemerintah Desa Nusa Kenyikap. Jadi bukan pengisian ilegal ataupun tanpa dokumen,” ujar Dayang. Kamis (7/5/26).

Ia menambahkan, seluruh proses penyaluran BBM dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan administrasi yang berlaku. Setiap pembelian BBM bersubsidi menggunakan surat rekomendasi selalu melalui pemeriksaan dokumen dan pencatatan terlebih dahulu.

“Dalam surat rekomendasi tersebut sudah dijelaskan secara rinci alokasi BBM yang diperbolehkan, identitas penerima, jenis usaha, hingga lokasi pengambilan BBM di SPBU kami,” jelasnya.

Dayang  juga menegaskan bahwa pelayanan pengisian BBM saat ini tetap mengutamakan kendaraan dengan tangki standar, terutama menyesuaikan kondisi stok BBM yang tersedia di SPBU. Namun, untuk masyarakat atau pelaku usaha di daerah terpencil yang memiliki surat rekomendasi resmi, pihak SPBU tetap memberikan pelayanan sesuai ketentuan.

“Sesuai kondisi stok BBM di SPBU, kami lebih memprioritaskan pelayanan kendaraan dengan tangki standar. Namun apabila ada masyarakat dari daerah terpencil yang menunjukkan surat rekomendasi resmi, tetap kami layani karena mempertimbangkan jarak tempuh yang jauh,” katanya.

Masih menurut Dayang, khusus pengisian Pertalite dalam kasus tersebut juga dilakukan pembatasan sesuai kebutuhan operasional.

“Untuk pengisian Pertalite tersebut kami batasi sebanyak 60 liter dan prosesnya tetap melalui scan barcode sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Pihak SPBU memastikan tidak ada penyaluran BBM ilegal maupun tanpa dasar administrasi. Seluruh pelayanan dilakukan secara terbuka dan siap diawasi oleh instansi terkait maupun aparat penegak hukum.

“Kami berharap masyarakat tidak langsung menyimpulkan isi video tanpa melihat fakta dan dokumen pendukung secara lengkap. Kami juga siap apabila ada pemeriksaan atau pengawasan dari instansi terkait,” ujarnya.

Dayang juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan distribusi BBM secara tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.

“Komitmen kami adalah menjalankan distribusi BBM secara tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” tutup Dayang. (Tim Red).

Warga Sintang Keluhkan Genangan Air di Kapuas Kanan Hulu, Arus Lalu Lintas Terganggu.

Oleh On Mei 07, 2026

www.bidiksatunews com
SINTANG –kalbar. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sintang pada Kamis sore (7/5/2026) kembali menyisakan persoalan klasik bagi para pengguna jalan. Ruas jalan di wilayah Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, terpantau tergenang air cukup tinggi yang mengakibatkan arus lalu lintas terhambat.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 17.03 WIB, genangan air menutupi badan jalan utama. Kondisi ini memaksa pengendara sepeda motor maupun mobil untuk ekstra waspada saat melintas.
Keluhan Pengguna Jalan
Sejumlah pengendara mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi jalan yang terus berulang setiap kali hujan turun. Berikut adalah beberapa poin utama yang dikeluhkan warga:
Risiko Kendaraan Mogok: Banyak pengendara motor terpaksa memperlambat laju kendaraan karena takut air masuk ke dalam mesin (busi) dan menyebabkan mogok di tengah genangan.
Kemacetan Panjang:
Antrean kendaraan tidak terhindarkan karena para pengemudi harus bergantian mencari bagian jalan yang lebih dangkal untuk dilewati.
Keselamatan Berkendara:


 Lubang jalan yang tertutup genangan air menjadi ancaman serius bagi keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua.
"Setiap hujan deras sebentar saja, air langsung naik ke jalan. Kami harus sangat hati-hati karena lubang di bawah air tidak kelihatan.
 Kalau dibiarkan terus, kasihan warga yang tiap hari lewat sini," ujar salah satu pengendara motor di lokasi.

Harapan Warga
Masyarakat setempat dan pengguna jalan berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan evaluasi terhadap sistem drainase di kawasan tersebut. Buruknya pembuangan air diduga menjadi penyebab utama air tidak langsung mengalir ke sungai saat curah hujan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di beberapa titik, namun perlahan mulai surut seiring berhentinya hujan. Para pengguna jalan dihimbau untuk tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman selama melintasi area yang terdampak banjir.

Penulis: Bambang.

Datangi SMA Negeri 1, Polsek Silat Hulu Tertibkan Knalpot Brong

Oleh On Mei 06, 2026

Www.bidiksatunews.com
Kapuas Hulu – Polsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar mendatangi SMA Negeri 1 Silat Hulu untuk menertibkan penggunaan knalpot brong pada kendaraan pelajar sekolah tersebut,  Kamis (7/5/2026) pukul 10.00 wib.

Kegiatan ini menyasar sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan berpotensi mengganggu ketertiban umum serta keselamatan berlalu lintas.
Penertiban dipimpin langsung Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian bersama Kanit Samapta, Kanit Binmas, Kanit Provost, Kanit Intelkam dan Kasium. Petugas melakukan pemeriksaan langsung di lingkungan sekolah dan mendapati sejumlah kendaraan siswa menggunakan knalpot tidak standar.

Dalam pelaksanaannya, polisi mengambil langkah persuasif-edukatif. Siswa yang terjaring diminta mengganti knalpot brong dengan knalpot standar di tempat. Selain itu, mereka diwajibkan membuat surat pernyataan yang diketahui pihak sekolah untuk tidak mengulangi pelanggaran serupa.
“Kami mengedepankan pembinaan. Knalpot brong diganti dengan knalpot standar, lalu siswa membuat surat pernyataan yang disaksikan pihak sekolah,” jelas Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian.

Selanjutnya, AKP Jaspian menambahkan, dari hasil penertiban tersebut, sebanyak 7 kendaraan terjaring. Knalpot brong yang dilepas kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Silat Hulu sebagai barang bukti. 

“Langkah ini bagian dari upaya menjaga ketertiban, kenyamanan warga, serta keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Jaspian.

Kapolsek menambahkan dalam giat penertiban knalpot brong ini, pihaknya mengutamakan pendekatan secara humanis dengan dibantu oleh dewan guru agar lebih mudah memberikan pemahaman pada pelajar.

“Kami berharap juga orang tua maupun dewan guru untuk bersama-sama kami membantu memberikan imbauan agar tidak ada lagi penggunaan knalpot brong ini baik disekolah maupun diluar sekolah,” ujar AKP Jaspian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Silat Hulu serta mendukung langkah kepolisian khususnya Polsek Silat Hulu dalam menertibkan knalpot brong yang digunakan oleh siswa kami dan kami berkomitmen memperkuat pengawasan kepada para siswa kami," ujar Yeheskil, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Silat Hulu singkat.

Wujudkan Sintang Bersih: Aksi Nyata "Emak-Emak" Bersihkan Sampah di Jalanan Kota.

Oleh On Mei 06, 2026

www.bidiksatunews com
SINTANG –kalimantan barat, Semangat gotong royong ditunjukkan secara nyata oleh sekelompok ibu-ibu (Mak-mak) di kawasan Baning Kota, Kecamatan Sintang. 

Pada Kamis pagi (7/5), mereka turun ke jalan untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang Jalan Stadion.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung visi terwujudnya Kota Sintang yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Gotong Royong Tanpa Pamrih
Dengan membawa peralatan sederhana seperti sapu lidi dan pengki, para ibu ini menyisir bahu jalan untuk mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan kering yang mengganggu pemandangan. Meski di bawah terik matahari, antusiasme warga terlihat sangat tinggi dalam menata lingkungan mereka agar lebih asri.

"Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga Sintang. Dimulai dari langkah kecil seperti ini, kita berharap kota kita bisa lebih bersih," ujar salah satu warga di lokasi.

Harapan untuk Kota Sintang
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi warga di wilayah lain untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci utama agar keindahan Ibu Kota Kabupaten Sintang tetap terjaga.

Aksi spontanitas ini mendapat apresiasi dari pengguna jalan yang melintas. Masyarakat berharap gerakan serupa dapat terus berlanjut secara rutin demi menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan bebas dari sampah.


Penulis : Bambang

Rayakan HUT ke-664, Sintang Hadirkan Andra Bagindas dan Pameran Ekraf di Stadion Baning

Oleh On Mei 06, 2026

www.bidiksatunews.com⁠
SINTANG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-664 Kota Sintang tahun 2026 dipastikan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, persiapan acara bertajuk “Festival Musik, Panggung Hiburan Rakyat, Pameran Ekraf dan Kuliner” telah mencapai tahap akhir. 

Kegiatan ini akan dipusatkan di Stadion Baning dan dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga 16 Mei 2026.

Perayaan tahun ini mengusung slogan “Sintang Kota Bersama: Bersatu - Asri - Maju”, sebagai bentuk semangat kolaborasi dalam membangun daerah.

Pusat Kemeriahan di Stadion Baning
Stadion Baning akan menjadi pusat seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari hiburan musik hingga pameran produk lokal. 
Momentum ini juga menjadi refleksi sejarah panjang Sintang yang berdiri sejak tahun 1362.

Hadirkan Artis Nasional dan Produk Lokal
Salah satu agenda yang paling dinanti masyarakat adalah penampilan musisi nasional Andra Bagindas dalam Panggung Hiburan Rakyat. 

Kehadirannya diprediksi akan menarik ribuan pengunjung, tidak hanya dari Sintang tetapi juga dari daerah sekitar.

Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan ekonomi lokal melalui:
Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf): Menampilkan berbagai produk unggulan seperti kerajinan tangan, tenun ikat, dan inovasi lokal khas Sintang.

Kuliner Nusantara: Beragam sajian makanan tradisional hingga modern yang siap memanjakan pengunjung.
Dukungan dan Harapan
Perayaan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sintang, Pesona Indonesia, serta Bank Kalbar. 

Sinergi antara budaya, hiburan, dan ekonomi kreatif diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.

Masyarakat diimbau untuk turut serta meramaikan acara ini dengan tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.

Di Larang mengkopi paster Hak cipta karia media orang lain. 

Penulis: Bambang

Silat Hulu "Terisolasi" Lumpur: Jeritan Rakyat di Tengah Jalan yang Terlupakan.

Oleh On Mei 05, 2026

www.bidiksatunews.com.
5/mei/2026
KAPUAS HULU – Pemandangan roda sepeda motor yang tenggelam separuh badan ke dalam lumpur dan truk-truk logistik yang harus ditarik paksa bukan lagi pemandangan asing, melainkan "makanan sehari-hari" yang pahit bagi masyarakat Kecamatan Silat Hulu. Di balik rimbunnya hutan Kalimantan, tersimpan keputusasaan mendalam dari warga yang merasa dianaktirikan oleh pemerintah.

Kondisi infrastruktur jalan yang hancur lebur kini telah mencapai titik nadir. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi perekonomian dan akses utama pendidikan serta kesehatan, kini berubah menjadi kubangan raksasa yang siap menelan kendaraan apa pun yang melintas.
Janji yang Tak Kunjung Tiba
Masyarakat merasa pemerintah telah menutup mata.
 Prioritas pembangunan yang kerap didengungkan dalam pidato politik terasa seperti pepesan kosong bagi warga Silat Hulu.
"Kami merasa seperti bukan bagian dari negeri ini. Jalan yang seharusnya diutamakan justru diabaikan.

 Apakah kami harus menunggu ada korban jiwa baru ada perbaikan?" ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya dengan nada getir.

Dampak Nyata: Ekonomi Lumpuh, Rakyat Sengsara
Bukan hanya soal sulitnya melintas, hancurnya jalan ini berdampak domino pada kehidupan warga:
Harga Bahan Pokok Melonjak: Biaya angkut yang tinggi karena kendaraan sering terjebak lumpur membuat harga kebutuhan sehari-hari mencekik leher.

Akses Kesehatan Terhambat: Bayangkan jika ada warga yang sakit parah atau ibu yang hendak melahirkan; perjalanan yang seharusnya singkat berubah menjadi pertaruhan nyawa.

Pendidikan Terganggu: Guru dan siswa harus berjuang melawan lumpur setiap pagi hanya untuk sampai ke sekolah.
Gotong Royong di Tengah Keputusasaan
Dalam foto-foto yang beredar, terlihat jelas bagaimana warga harus bahu-membahu menarik kendaraan yang terjebak. Tanpa bantuan alat berat dari pemerintah, mereka hanya mengandalkan tenaga fisik dan peralatan seadanya.

Aksi gotong royong ini bukan lagi simbol kekompakan, melainkan simbol keterpaksaan karena tidak adanya kehadiran negara di jalur tersebut.

Harapan Masyarakat
Melalui berita ini, masyarakat Silat Hulu menuntut aksi nyata, bukan sekadar survei atau janji manis di masa kampanye. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi segera menurunkan anggaran darurat untuk perbaikan jalan ini.
Silat Hulu tidak butuh retorika. Mereka butuh aspal, mereka butuh akses, dan mereka butuh keadilan.

Penulis: Bambang.

Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu Amankan Terduga Pelaku Penampungan Emas Ilegal

Oleh On Mei 04, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu, Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu berhasil mengamankan seorang pria berinisial H.T. (41 th alamat Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu) yang diduga terlibat dalam aktivitas penampungan, pemanfaatan, pengolahan, pemurnian, serta penjualan emas yang tidak berasal dari pemegang izin usaha pertambangan resmi.

Penindakan dilakukan pada Selasa, 21 April 2026, di kawasan Jalan Diponegoro, Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu,kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti Perintah Kapolda Kalbar dalam Penindakan Terhadap aktifitas PETI diwilayah Hukum Polda Kalbar, selanjutnya setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya transaksi emas ilegal.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas dalam bentuk lempengan dan pasir, alat timbang, peralatan peleburan, bahan kimia, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas tersebut. 
Adapun barang bukti Emas yang berhasil disita sbb :

•  Emas Dengan Berat 251, 26 Gram yang terdiri dari 4 (empat) Bungkus dengan Bentuk yang sudah Di cor

•. Emas Dengan Berat 9, 23 Gram yang terdiri dari 3 (tiga) Bungkus dengan Bentuk Pasir.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kapuas Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik Sat Reskrim juga terus melakukan pendalaman kasus, termasuk pemeriksaan ahli dan pengembangan terhadap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Polres Kapuas Hulu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar mematuhi regulasi yang berlaku dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara demi menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir potensi kerusakan alam.