Kapuas Hulu, 11 Juni 2026 – Kekecewaan masyarakat Desa Nanga Penga, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, semakin memuncak.
Warga menilai berbagai janji pembangunan yang pernah disampaikan oleh sejumlah calon legislatif maupun calon kepala daerah saat masa kampanye hingga kini belum terealisasi secara maksimal.
Kondisi jalan dan jembatan yang menjadi akses utama masyarakat masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Masyarakat mengungkapkan bahwa setiap menjelang pesta demokrasi, baik pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan kepala daerah, berbagai janji pembangunan kerap disampaikan kepada warga.
Mulai dari perbaikan jalan desa, pembangunan jembatan permanen, hingga peningkatan infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Namun setelah proses pemilihan usai, sebagian warga merasa aspirasi yang mereka sampaikan seolah terlupakan. Jalan penghubung yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat masih banyak yang rusak, berlubang, dan sulit dilalui terutama saat musim hujan.
Sementara beberapa jembatan yang digunakan masyarakat sehari-hari juga dinilai memerlukan perbaikan dan peningkatan demi keselamatan pengguna.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai.
"Saat kampanye banyak yang datang dan menjanjikan pembangunan.
Tetapi sampai sekarang jalan dan jembatan masih seperti ini.
Kami berharap pemerintah benar-benar melihat kondisi masyarakat di lapangan," ujarnya.
Menurut warga, akses jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Petani mengalami kesulitan mengangkut hasil panen, sementara anak-anak sekolah dan warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus menghadapi perjalanan yang cukup berat.
Kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi desa.
Padahal, keberadaan infrastruktur yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan wilayah pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Silat Hulu, khususnya Desa Nanga Penga.
Mereka menginginkan adanya program nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar janji saat momentum politik.
Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan berbagai regulasi terkait pembangunan nasional.
Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa warga tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan hak yang sama sebagai warga negara untuk menikmati akses transportasi yang layak dan aman.
"Kami hanya berharap pemerintah hadir dan mendengarkan suara masyarakat. Jalan dan jembatan yang baik akan sangat membantu kehidupan warga, terutama dalam meningkatkan perekonomian desa," ungkapnya.
Warga Desa Nanga Penga berharap keluhan yang selama ini mereka rasakan dapat segera menjadi perhatian para pemangku kebijakan.
Mereka menginginkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menantikan langkah konkret dari pihak-pihak terkait untuk memperbaiki kondisi jalan dan jembatan yang menjadi akses vital bagi kehidupan sehari-hari warga Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu.
Masyarakat berharap para wakil rakyat dan pemimpin daerah yang telah memperoleh mandat dari rakyat dapat membuktikan komitmennya melalui program pembangunan nyata, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi tetap terjaga dan pembangunan daerah dapat berjalan secara merata hingga ke pelosok desa.
-Bambang
Newest
You are reading the newest post
You are reading the newest post
Next
Next Post »
Next Post »