Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Akses Jalan Lintas Selatan Lumpuh Total Akibat Luapan Air di desa Nanga Nuar, Warga Desak Perhatian Pemerintah

www.bidiksatunews com.
Kecamatan silat hilir.kabupaten, 
KAPUAS HULU — Curah hujan yang tinggi mengakibatkan luapan air cukup parah di ruas Jalan Lintas Selatan, tepatnya di Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Minggu (17/5/2026) pagi sekitar pukul 10.37 WIB, kondisi jalan yang menghubungkan arah Simpang Silat menuju Putusibau kini lumpuh total dan sulit diakses oleh kendaraan.
Genangan air yang cukup tinggi dan berarus deras menutup badan jalan utama. Hal ini memaksa para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan roda empat, untuk ekstra waspada atau bahkan menghentikan perjalanannya karena risiko mogok dan terseret arus yang cukup besar.

Beberapa pengendara motor nekat menerobos banjir hingga menciptakan cipratan ombak besar, sementara warga sekitar tampak bersiaga di pinggir jalan yang terendam.

Dampak di Lapangan: Akses transportasi darat dari dan menuju Putusibau via Simpang Silat mengalami hambatan berat. Aktivitas mobilitas warga dan distribusi logistik dipastikan terganggu akibat titik luapan air ini.

Harapan Warga Terdampak
Kondisi banjir yang berulang di jalur vital ini memicu keluhan dari masyarakat setempat maupun para pengguna jalan yang melintas. Mewakili warga yang terdampak, mereka sangat mengharapkan adanya langkah konkret dari pihak terkait.

Penanganan Segera: Warga meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dan dinas terkait untuk turun tangan meninjau lokasi.

Solusi Jangka Panjang: Perbaikan infrastruktur jalan, peninggian badan jalan di titik rawan, serta normalisasi saluran pembuangan air (drainase) dinilai mendesak agar jalur lintas selatan tidak terus-menerus lumpuh setiap kali musim penghujan tiba.

Hingga berita ini diturunkan, luapan air masih menggenangi jalan. Para pengguna jalan yang hendak menuju arah Putusibau maupun sebaliknya diimbau untuk mencari informasi jalur alternatif atau menunda perjalanan demi keselamatan.

Penulis: Bambang

Previous
« Prev Post