16/Juni/2026
KAPUAS HULU, KALBAR – Bencana banjir kembali melanda wilayah pedalaman Kalimantan Barat. Akibat curah hujan yang tinggi, jembatan penting yang menghubungkan Desa Nanga Ngeri dan Desa Landau Badai di Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, dilaporkan putus total setelah dihantam arus banjir yang sangat deras.
Berdasarkan dokumentasi warga pada file 1001925577.jpg, terlihat kondisi fisik jembatan yang ambruk dan terseret arus sungai yang meluap berwarna cokelat pekat.
Terputusnya jembatan ini membuat akses transportasi darat antar-desa lumpuh total, mengisolasi aktivitas perekonomian, pendidikan, serta pelayanan kesehatan masyarakat setempat.
Amblasnya infrastruktur vital ini memicu keprihatinan mendalam dari warga setempat. Kehilangan akses penyeberangan membuat mobilitas warga menjadi sangat terbatas dan berbahaya.
Menanggapi situasi darurat ini, warga Kecamatan Silat Hulu sangat berharap adanya tindakan nyata dari pihak berwenang.
Mereka mendesak agar jajaran pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, segera turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak.
"Kami sangat membutuhkan bantuan dan perhatian cepat.
Kami berharap pemerintah tidak hanya menerima laporan di atas meja, tetapi langsung melihat bagaimana kondisi kami di Silat Hulu yang terisolasi akibat bencana ini," ungkap salah seorang warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya mencari jalur alternatif yang aman sembari menunggu langkah tanggap darurat dan solusi evakuasi ataupun pembangunan jembatan darurat dari pemerintah terkait.
Rasa khawatir kian membayangi apabila curah hujan terus meningkat dan banjir tak kunjung surut.
Tim media: Helena Lidia.
Newest
You are reading the newest post
You are reading the newest post
Next
Next Post »
Next Post »