Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

KORAMIL 21/ENTIKONG PERKUAT KEPEDULIAN TERHADAP MASYARAKAT DI MUSIM KEMARAU DAN PERKETAT PENGAWASAN LINTAS BATASENTIKONG,

www.bidiksatunews.com_
SANGGAU — Kunjungan awak media nasional ke jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1204/Sanggau, khususnya Komando Rayon Militer (Koramil) 21/Entikong, pada Rabu, 9 September 2026, menjadi momentum untuk menggali informasi mengenai kondisi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kedatangan tim awak media disambut langsung oleh Kapten Infanteri Wasidi bersama sejumlah anggota Koramil 21/Entikong. 

Dalam pertemuan tersebut, awak media menyampaikan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi masyarakat, khususnya menghadapi musim kemarau yang berdampak terhadap Masyarakat.

 ketersediaan air 
Salah satu hal yang menjadi perhatian awak media adalah bagaimana upaya jajaran Koramil 21/Entikong membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Kapten Infanteri Wasidi menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membantu menyediakan sumber air melalui pembuatan sumur di wilayah yang membutuhkan.

Menurutnya, ketersediaan air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian, terutama ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang.

Upaya pembuatan sumur tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk memperoleh air bersih, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun keperluan lainnya.
“Kami selalu berupaya untuk membuat sumur bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat dinilai penting, karena Koramil tidak hanya menjalankan tugas yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga ikut membantu masyarakat ketika menghadapi berbagai persoalan sosial dan kondisi lingkungan.

Kapuas 
Selain membahas persoalan air bersih, awak media juga mempertanyakan mengenai situasi keamanan di wilayah perbatasan Entikong yang merupakan salah satu pintu lintas batas antara Indonesia dan Malaysia.

Sebagai wilayah perbatasan negara, aktivitas masyarakat dan kendaraan yang melintas harus mendapatkan perhatian.

 Pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban di kawasan perbatasan.
Kapten Infanteri Wasidi menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas yang berlangsung di wilayah perbatasan.
Termasuk terhadap kendaraan yang melintas, baik kendaraan roda empat maupun mobil box, dilakukan pemeriksaan sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung terciptanya kondisi perbatasan yang aman, tertib dan kondusif.

Pengawasan terhadap kendaraan yang melintas menjadi salah satu perhatian penting mengingat Entikong merupakan kawasan perbatasan dengan intensitas mobilitas masyarakat dan barang yang cukup tinggi. 

Setiap kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan roda empat dan mobil box, menjadi bagian dari kegiatan pemantauan aparat di lapangan.

 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan aktivitas lintas batas berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Koordinasi antarlembaga juga menjadi hal penting dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan. 

TNI, Polri, Imigrasi, Bea Cukai dan instansi terkait lainnya memiliki tugas dan kewenangan masing-masing dalam mengawasi kegiatan di kawasan perbatasan.

Dengan adanya pengawasan tersebut, diharapkan potensi gangguan keamanan, penyelundupan maupun aktivitas ilegal lainnya dapat dicegah sedini mungkin.

Kegiatan kunjungan awak media tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan TNI di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan negara, tetapi juga menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung.

Koramil sebagai satuan kewilayahan memiliki peran dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

Melalui komunikasi tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama sesuai kemampuan serta kewenangan yang dimiliki.

Dalam kondisi musim kemarau, persoalan air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting.

Oleh karena itu, upaya pembuatan sumur dan bantuan kepada masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata.
Terlebih bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan dan daerah yang sumber airnya mengalami penurunan akibat musim kemarau.

Kunjungan awak media nasional ke Koramil 21/Entikong juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara insan pers dengan aparat kewilayahan.

Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah maupun aparat keamanan, termasuk kegiatan sosial dan upaya menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Melalui komunikasi yang terbuka, informasi mengenai kondisi masyarakat dapat disampaikan secara lebih objektif kepada publik.

Awak media juga dapat menjadi jembatan informasi antara masyarakat dengan pihak-pihak terkait, terutama ketika terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Wilayah perbatasan merupakan beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, keamanan wilayah harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketersediaan air bersih, keamanan lingkungan, kelancaran aktivitas masyarakat dan pengawasan lintas negara merupakan bagian yang saling berkaitan dalam menciptakan kawasan perbatasan yang aman dan nyaman.

Jajaran Koramil 21/Entikong diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Dengan adanya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi perbatasan, masyarakat dan media, berbagai persoalan di wilayah perbatasan diharapkan dapat ditangani secara bersama-sama.

Kegiatan kunjungan awak media nasional pada 9 September 2026 tersebut akhirnya menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana aparat kewilayahan terus menjalankan tugasnya, baik dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan maupun memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.

Keamanan wilayah perbatasan dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi dua hal penting yang harus terus dijaga secara berkesinambungan demi terciptanya Entikong yang aman, tertib dan kondusif.

Bambang 

Newest
You are reading the newest post