Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gubernur Tinjau Gereja GKE Maranatha Palangka Raya, Pastikan Siap Diresmikan Desember 2026

Palangka Raya, Bidiksatunews.com — Pembangunan kembali Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Maranatha di Kota Palangka Raya kini telah memasuki babak akhir pengerjaan. Tempat ibadah bersejarah yang sebelumnya sempat musnah terbakar tersebut dipastikan siap diresmikan pada bulan Desember 2026 mendatang, bertepatan dengan momentum perayaan Natal bagi umat Kristiani di Kalimantan Tengah.

Sebagaimana diketahui, kompleks Gereja GKE Maranatha yang terletak di kawasan strategis Jalan Diponegoro, Palangka Raya, mengalami musibah kebakaran hebat yang melalap habis bangunan utama gereja beserta sarana di sekitarnya. Peristiwa memilukan tersebut menyisakan duka mendalam bagi ribuan jemaat serta masyarakat Kota Cantik. Langkah rekonstruksi total pun menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah guna memulihkan kembali sarana peribadatan bersejarah ini.

Kepastian mengenai jadwal peresmian disampaikan di sela-sela peninjauan langsung lokasi pembangunan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama jajaran Pemprov Kalteng pada Sabtu (24/10/2026). Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengerjaan fisik dan fasilitas pendukung bangunan telah memenuhi standar kualitas, keselamatan, serta kelayakan fungsi sebelum diserahterimakan secara resmi.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, Ir. Juni Gultom, beserta jajaran pejabat daerah lainnya, memantau secara mendetail setiap sudut bangunan. Rombongan memeriksa kelengkapan fasilitas peribadatan, keandalan struktur dan kekuatan konstruksi bangunan, hingga kerapian tata ruang interior maupun eksterior gereja.

Di sela kegiatan peninjauan, Kepala Dinas PUPR Kalteng, Ir. Juni Gultom, membenarkan adanya pergeseran serta penyesuaian target waktu penyelesaian rekonstruksi rumah ibadah tersebut dari perencanaan semula.

"Awalnya target kita selesai pada Juli 2026, namun kita jadwalkan ulang ke bulan Desember. Penyesuaian ini diproyeksikan agar seluruh detail pengerjaan benar-benar sempurna dan siap digunakan, sekaligus menjadi kado manis bagi umat Kristiani, khususnya para jemaat GKE Maranatha, dalam menyambut momen perayaan Natal tahun ini," ujar Juni Gultom, Sabtu (24/10/2026).

Pembangunan kembali Gereja GKE Maranatha ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Kalteng dalam memulihkan sarana keagamaan dan merawat kerukunan antar umat beragama di Bumi Tambun Bungai. Proyek rekonstruksi ini resmi dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilakukan secara langsung oleh Gubernur pada 12 April 2025 lalu.

Seluruh pembiayaan pengerjaan fisik rumah ibadah ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah dengan alokasi anggaran mencapai sekitar Rp40 miliar. Lewat alokasi dana tersebut, bangunan gereja yang dahulu terbakar kini bangkit berdiri megah kembali dengan desain yang lebih kokoh, modern, serta dilengkapi sarana pendukung yang aman dan memadai.

Melalui selesainya seluruh tahapan pembenahan ini, Pemprov Kalteng berharap Gereja GKE Maranatha dapat kembali berfungsi optimal sebagai pusat peribadatan dan pembinaan spiritual. Kehadiran kembali gereja ini disambut antusias oleh para jemaat yang dalam waktu dekat dipastikan sudah dapat melaksanakan peribadatan Natal di bangunan baru tersebut.

Newest
You are reading the newest post