Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Perkuat Fondasi Organisasi, Polda Kalbar Serahkan DIPA T.A. 2026 dan Tandatangani Pakta Integritas

Oleh On Januari 06, 2026

Www.bidiksatunews.com-
​PONTIANAK, KALBAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi memulai siklus anggaran tahun 2026 dengan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi, Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), serta Penandatanganan Pakta Integritas Satuan Kerja (Satker) Jajaran Polda Kalbar.

​Acara yang berlangsung di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar pada Selasa (6/1/2026) ini dipimpin oleh Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Roma Huta Julu, S.I.K., M.Si., dan kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Kalbar, para Pejabat Utama Polda Kalbar, serta para Kapolres/ta jajaran.

​Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan komitmen moral untuk mewujudkan tata kelola anggaran yang bersih dan akuntabel. Tahun 2026 sendiri menjadi momentum krusial sebagai tahap awal implementasi Grand Strategy Polri yang tertuang dalam Renstra 2025–2029.

​Beliau menekankan bahwa setiap rupiah yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat.

​"Penandatanganan pakta integritas ini bukan sekadar seremonial, tetapi janji kita untuk bekerja dengan jujur dan profesional. Saya ingatkan bahwa setiap rupiah dalam DIPA ini adalah amanah dari rakyat. Gunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, karena Polri adalah pelayan masyarakat yang harus bekerja dengan nurani," ujar Brigjen Pol Roma Huta Julu. 

​Ia juga merinci lima sasaran strategis Polda Kalbar tahun ini, yang meliputi pemeliharaan kamtibmas yang responsif, penegakan hukum humanis, pengembangan SDM adaptif, modernisasi infrastruktur, serta tata kelola yang transparan.

​Sementara itu, ditemui usai kegiatan, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penyerahan DIPA yang dilakukan di awal tahun ini bertujuan agar program kerja kepolisian dapat segera diakselerasi demi pelayanan publik yang maksimal.

​"Dengan diserahkannya DIPA T.A. 2026 ini, Bapak Kapolda melalui Wakapolda telah menginstruksikan kepada seluruh Kasatker dan Kapolres jajaran untuk segera melaksanakan program sesuai target disbursement plan. Kami akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar pelaksanaan tugas pokok fungsi di lapangan benar-benar sesuai dengan SOP dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Barat," jelas Kombes Pol Bambang.

​Melalui langkah ini, Polda Kalbar optimistis dapat meningkatkan performa organisasi dalam menjaga keamanan wilayah serta mewujudkan Polri yang presisi di tengah tantangan tahun 2026 yang semakin kompleks.bambang & kawan 

Sambut Tahun Baru dengan Empati, Pangdam XII/Tpr Ikuti Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana Sumatera

Oleh On Januari 01, 2026

Pontianak –  www.bidiksatunews.com-

Malam menjelang pergantian tahun di Kalimantan Barat diisi dengan aksi solidaritas nyata bagi sesama. Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Doa Lintas Agama bersama Forkopimda, mahasiswa, elemen masyarakat, serta personel TNI-Polri, Rabu (31/12/2025) Malam.

Acara yang digelar Polda Kalimantan Barat ini berlangsung khidmat di Ex Rumah Makan Pondok Nelayan, Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak. Dengan tema, "Bersama Satukan Hati, Satu Doa untuk Sumatera Kuat, Sumatera Bangkit, Indonesia Maju. Kegiatan doa bersama dipimpin enam tokoh agama ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang tengah melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Alih-alih merayakan pergantian tahun dengan kemeriahan berlebih, Pangdam XII/Tpr bersama seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Barat untuk sejenak menundukkan kepala. Doa bersama ini dikhususkan bagi para korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

"Kegiatan ini adalah wujud empati dan solidaritas kita sebagai satu bangsa. Di saat kita bersiap menyongsong tahun 2026, saudara-saudara kita di Sumatera sedang berjuang menghadapi ujian bencana banjir. Kekuatan doa adalah dukungan moral yang luar biasa," ujar Mayjen TNI Jamallulael.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, mahasiswa, hingga aparat keamanan—menegaskan bahwa rasa kemanusiaan melampaui sekat-sekat perbedaan. Pangdam menekankan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus memupuk jiwa sosial.

Selain doa bersama, momentum ini juga dijadikan ajakan bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Barat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di lingkungan masing-masing, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di penghujung tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan tetap terjaga di tahun yang baru. Pangdam berharap agar situasi di wilayah terdampak bencana segera pulih dan para korban diberikan kekuatan serta ketabahan.

"Semoga doa-doa yang kita panjatkan hari ini membawa kedamaian bagi negeri dan menjadi langkah awal yang penuh berkah untuk mengawali tahun 2026," tutup Mayjen TNI Jamallulael. 

Sumber: Pendam XII/Tpr

Publish: Bambang 

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Satgas Komposit Polda Kalbar Siagakan Pasukan Reaksi Cepat

Oleh On Desember 27, 2025

Www.bidiksatunews.com---
PONTIANAK – Guna memastikan perayaan Natal 2025 dan menyongsong Tahun Baru 2026 berjalan dengan aman dan kondusif, Polda Kalimantan Barat menyiagakan Personel terbaiknya. (Minggu, 28/12) 

Melalui Satgas Komposit Operasi Lilin Kapuas 2025, Satuan Brimob Polda Kalbar melakukan pengamanan ketat serta sterilisasi di berbagai titik rumah ibadah di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.


​Langkah preventif ini dilakukan untuk memberikan rasa tenang bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah serta masyarakat yang merayakan pergantian tahun. 

Sejak dimulainya operasi, personel tampak bersiaga dengan perlengkapan lengkap di sejumlah gereja besar dan objek vital lainnya.

​Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., melalui Kasatgas Humas Ops Lilin Kapuas 2025, AKBP Prinanto, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan komitmen Polri dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat, khususnya pada hari besar keagamaan.

​"Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Pontianak dan Kubu Raya, berjalan tanpa gangguan sekecil apa pun. Personel di lapangan bekerja secara profesional dan humanis namun tetap waspada," ujar AKBP Prinanto.


​Sementara itu, Kasatgas Komposit, AKP Agus Suprapto, menjelaskan secara mendetail teknis pengamanan yang dilakukan oleh pasukannya. Ia menegaskan bahwa sterilisasi gereja menjadi prioritas utama sebelum ibadah dimulai.

​"Tugas Satgas Komposit dalam Ops Lilin Kapuas 2025 yaitu bertugas untuk mengamankan dan sterilisasi tempat-tempat Ibadah atau Gereja yang ada di wilayah Kota Pontianak dan wilayah Kubu Raya guna mewujudkan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah," terang AKP Agus.

​Ia menambahkan bahwa kekuatan personel yang diturunkan telah dipetakan sesuai dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan di lapangan.

​"Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, dilibatkan sebanyak 161 Personel, yang terdiri dari Satgas Tindak dan Satgas Pasukan Reaksi Cepat (PRC). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila eskalasi situasi meningkat. Kami akan selalu siap siaga selama 24 jam penuh," tegasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di wilayah hukum Polda Kalbar terpantau aman dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan segera melapor kepada petugas terdekat jika menemui hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.--Lusia Nyai Kaperwil Kalbar

*Tingkatkan Pelayanan Jelang Nataru, Polisi Beri Layanan Humanis Kepada Masyarakat di Pelabuhan Dwi Kora dan Senghi*

Oleh On Desember 20, 2025

Www.bidiksatunews.com--
​PONTIANAK – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jajaran kepolisian yang tergabung dalam Operasi Lilin Kapuas 2025 mulai meningkatkan pelayanan di sejumlah titik vital di Kota Pontianak. 

Fokus utama pelayanan dialihkan pada pintu masuk jalur laut, yakni Pelabuhan Dwi Kora dan Pelabuhan Senghi, guna menjamin keamanan serta kenyamanan para Pemudik. (Minggu 21/12/2025).
​Peningkatan aktivitas penumpang di kedua pelabuhan tersebut diprediksi akan terus melonjak hingga puncak pergantian tahun. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel gabungan telah disiagakan di Pos Pengamanan terpadu yang tersedia di area Pelabuhan.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., melalui​ Kasatgas Humas Ops Lilin Kapuas 2025, AKBP Prinanto, menyampaikan bahwa pelayanan tahun ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis keamanan fisik, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan dalam berinteraksi dengan Masyarakat.
​"Kami telah menginstruksikan kepada seluruh Personel di lapangan, khususnya yang bertugas di Pelabuhan Dwi Kora dan Senghi, agar dalam bertugas tetap mengedepankan etika dan keramahan. Saya menekankan agar petugas laksanakan sentuhan sosial dan spiritual dalam setiap layanan kepada Masyarakat." Ujar AKBP Prinanto saat meninjau kesiapan Pos Pengamanan. 

​Menurut Prinanto, pendekatan Sosial dan Spiritual ini penting untuk memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik. Selain melakukan pemeriksaan barang dan pengawasan area, petugas juga diminta aktif membantu warga yang membutuhkan pertolongan, seperti lansia, ibu hamil, maupun anak-anak.

​"Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus dirasakan sebagai pelindung dan pengayom. Dengan sentuhan yang tulus, kita berharap perayaan Nataru di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak, dapat berjalan dengan damai, aman, dan kondusif," tambahnya.

​Hingga berita ini diturunkan, arus penumpang di Pelabuhan Dwi Kora terpantau ramai lancar. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran yang berlaku. Sumber Humas Res Pontianak-( Si Juli)

Langkah Tegas Kejati Kalbar, Geledah Perusda Terkait Dugaan Tipikor.

Oleh On Desember 17, 2025

Pontianak,Bidiksatunews.com
Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melakukan upaya paksa berupa penggeledahan di Kantor Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 10.18 WIB. Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi pada proyek pembangunan Pusat Distribusi Kota (Pudkot) dan Pembangunan Kantor Perusda yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2018.
Sebelum melakukan penggeledahan, penyidik Kejati Kalbar telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan, di antaranya pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berkaitan langsung dengan pekerjaan fisik proyek tersebut, baik dari unsur pelaksana, pengawas, maupun pihak-pihak lain yang diduga mengetahui proses pelaksanaan pekerjaan. Pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan guna mengumpulkan alat bukti yang cukup sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum acara pidana.
Dalam kegiatan penggeledahan, tim penyidik menyisir sejumlah ruangan di Kantor Perusda Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat untuk mencari dan mengamankan dokumen, data, serta barang bukti lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara dimaksud.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan membenarkan kegiatan Tim Penyidik hari ini, dan menyampaikan bahwa tindakan penggeledahan ini merupakan bagian dari komitmen Kejati Kalbar dalam menuntaskan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi secara profesional dan transparan. “Penyidikan masih terus berjalan. Kami fokus pada pengumpulan alat bukti guna membuat terang perkara ini dan menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kejati Kalbar menegaskan akan terus mendalami perkara tersebut hingga tuntas serta memastikan seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara objektif, akuntabel, dan berkeadilan.

“Penggeledahan ini menegaskan keseriusan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dalam membongkar dugaan tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan keuangan daerah. Setiap tahapan penyidikan kami lakukan secara terukur dan berbasis alat bukti, bukan sekadar asumsi.”

“Saat ini penyidik telah mengantongi keterangan dari sejumlah saksi kunci yang terlibat langsung dalam pekerjaan fisik proyek. Temuan-temuan seperti dokumen yang ditemukan saat pengeledahan dan keterangan saksi tersebut akan terus dikembangkan untuk memastikan pertanggungjawaban hukum secara menyeluruh, tanpa pandang bulu.”
“Kami ingin menegaskan kepada publik bahwa Kejati Kalbar tidak berhenti pada formalitas proses. Penanganan perkara ini adalah bagian dari upaya nyata membersihkan tata kelola pemerintahan dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Kalimantan Barat.”

Melalui kerja nyata ini, Kejati Kalbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung upaya pemberantasan korupsi, dengan mengedepankan peran serta publik dalam pengawasan serta pelaporan. Kepercayaan masyarakat adalah energi utama bagi Kejati Kalbar untuk terus memperkuat penegakan hukum yang bersih, berwibawa, dan berpihak pada kepentingan rakyat.(Spg)

Dialog Bersama Warga, Polda Kalbar Gelar Jum’at Curhat di Kecamatan Pontianak Selatan

Oleh On Desember 12, 2025

Pontianak, PoldaKalbar,-www.bidiksatunews.com-Polda Kalbar kembali menggelar kegiatan Jum’at Curhat sebagai ruang dialog langsung antara kepolisian dan masyarakat, kali ini bertempat di Kantor Kecamatan Pontianak Selatan, Jalan Letjend Sutoyo, Pontianak. Jum'at(12/25).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wadir Pamobvit Polda Kalbar AKBP Maruppa Sagala, S.I.K., S.H., M.H., Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalbar AKBP Slamet Nanang Widodo, S.I.K., Kasubdit Binpolmas AKBP Asmadi, S.I.P., M.M., Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalbar AKBP Prinanto, Kaurren Ditnarkoba Polda Kalbar AKP Nelly, sekretaris Lurah parit Tokaya, RW/RT Parit Tokaya, dan Masyarakat Parit tokaya.
Dalam dialognya, AKBP Maruppa Sagala menegaskan bahwa pengamanan objek vital menjadi prioritas utama Polda Kalbar menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berlangsung aman dan kondusif.

“Kami sudah memetakan titik-titik kegiatan masyarakat dan rumah ibadah yang akan mendapatkan pengamanan ekstra. Sinergi dengan warga sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan,” ujar Sagala.
Kasubdit Kamsel Ditlantas, AKBP Slamet Nanang Widodo, turut menyampaikan beberapa langkah penanganan kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Pontianak Selatan. Ia menegaskan Ditlantas Polda Kalbar telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan peningkatan patroli pada titik rawan.


“Kami bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengurai titik kepadatan, terutama pada jam sibuk. Partisipasi masyarakat dalam mematuhi aturan akan sangat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas,” jelas Nanang.
Sementara itu, Kasubdit Binpolmas AKBP Asmadi mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi banjir bandang di musim penghujan.

“Barang-barang penting seperti dokumen dan elektronik sebaiknya diamankan lebih awal. Dengan kesiapsiagaan, risiko kerugian dapat diminimalkan,” ujarnya.

Menanggapi jalannya kegiatan, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Dr Bayu Suseno S.H., S.I.K., M.H., M.M., memberikan apresiasi atas antusiasme warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan Jum’at Curhat merupakan komitmen Polda Kalbar untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Jum’at Curhat adalah wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan, masukan, dan harapan secara langsung kepada kami. Semua masukan masyarakat akan kami tindak lanjuti sebagai bentuk peningkatan pelayanan Polri,” tegasnya


"Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan dengan masyarakat sekaligus memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat stabilitas keamanan di Kota Pontianak" tutup bayu.(bbg-sj)

Silaturahmi Santai Bersama Gubernur, SMSI Dapat Pesan dan Dukungan

Oleh On Desember 06, 2025

Www.bidiksatunews.com
PONTIANAK - Rabu sore di ruang kerja Gubernur Kalimantan Barat menjadi lebih berwarna dari biasanya. Tepat pukul 15.40 WIB, rombongan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memasuki ruangan itu dengan suasana penuh antusias. Ketua SMSI Pusat Firdaus memimpin rombongan yang terdiri atas Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, Ketua SMSI Kalbar Muhammad Khusyairi, Sekretaris Ahmad Madani, dan Wakil Sekretaris Deni Ramdani.
Tak menunggu lama, Gubernur Kalbar Ria Norsan langsung menyambut mereka dengan jabatan tangan hangat, penuh keakraban. Senyumnya melebar, seolah memberi isyarat bahwa pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi silaturahmi yang sudah lama dinantikan.
Percakapan pun mengalir santai. Sesekali guyonan dilontarkan, membuat ruangan kerja gubernur dipenuhi gelak tawa yang memecah suasana serius. Para pengurus SMSI tampak rileks, sementara Gubernur sesekali mengangguk, mendengarkan setiap cerita dan harapan yang dibawa rombongan.
Di tengah suasana yang cair, Firdaus menyampaikan pesan khusus. Ia menitipkan kepengurusan SMSI Kalbar yang baru kepada Gubernur.

“Kalau ada yang keliru, lebih baik dibisiki ketimbang ditulis,” ujarnya sambil tersenyum. “Kami sepakat mendukung roda pemerintahan agar pembangunan berjalan lancar.”

Ria Norsan menanggapi titipan itu dengan penuh keseriusan namun tetap berbalut kehangatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada SMSI atas peranannya dalam menjaga ekosistem informasi di Kalimantan Barat. Menurutnya, keberadaan SMSI adalah mitra penting pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif dan dapat dipercaya.

“Saya siap mendukung SMSI Kalbar. Selama tujuannya untuk kemajuan daerah, pemerintah pasti bersama,” ujar Norsan dengan nada mantap.
“Media adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kita butuh SMSI untuk membantu menyebarkan informasi yang benar dan menyejukkan.”

Pernyataan itu memperkuat hubungan baik antara pemerintah provinsi dan SMSI. Suasana pun kembali mencair dengan candaan ringan, menegaskan betapa akrabnya dialog yang terjalin sore itu.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini bukan sekadar kunjungan singkat. Ada semangat kolaborasi yang tercipta, ada komitmen saling mendukung demi pembangunan Kalbar yang semakin maju. Rombongan SMSI meninggalkan ruang kerja Gubernur dengan rasa optimisme, sekaligus membawa restu dan dukungan penuh untuk melangkah dalam kepengurusan yang baru. Ungkap nya..