Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Korban pembunuhan Alm . FP Pemuda Benowo , Surabaya , Jawa timur sudah di tangan.

Oleh On Maret 12, 2025


 FP Pemuda Benowo , Surabaya , Jawa timur .

Surabaya _www.bidiksatunews.com_Menyikapi hal tersebut , Tn salah satu warga Tn, sambil menghela nafas panjang , sudahlah dalam kasus ini kita serahkan pada pihak yang berwenang / APH .

Sebagai warga tetap kita kawal kasus ini sampai benar- benar keluarga korban mendapat keadilan .

Tim kuasa hukum keluarga korban mengapresiasi atas kinerja polisi , cepat dalam menetapkan tersangka kasus ini .

Penetapan tersebut sudah melalui beberapa tahapan / proses , Cek TKP , koordinasi pihak dokter forensik   gelar perkara serta memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti , kata komang .


Dengan optimisme tinggi sebagai kuasa hukum keluarga FP  , tersangka ( TSK ) akan bertsmbah dan kita harapkan Polri Presisi .

Menerapkan berkeadilan dalam mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus FP ini .

Dia mengungkapkan setiap orang dengan dengaja membiarkan suatu kejadian kejahatan tanpa melaporkan akan ada sangsi yang di dapat .


Di tempat yang sama , Didik Sulaiman SH dan M . Arif SH , mereka juga sebsgai tim kuasa hukum keluarga korban .

Mereka berdua mengunhkapkan dalsm perjalanan mengawal kasus FP , menjadi dorotan tajam di tengah masyarakat karena di tuding kena derangan fajar hingga milliaran rupee , dengan raut wajah yang kesal dan kecewa .

Dia menuturkan , itu tudingan dan fitnah yang sangat kejan , tidak berperikemanusiaan .

Semua bukti sudah saya kumpulkan dan nanti pada waktunya , kami akan ambil langkah hukum , ungkap Didik Sulaiman SH yang juga anggota Peradi . ( hd ) .

Ketua Yayasan SMK kesehan Nasantara Surabaya mrmbawa kabur bantuan PIP dan Permakanan

Oleh On Februari 27, 2025


Gedung SMK KESEHATAN NUSANTARA  , Jl.Simpang Dukuh no.11 Surabaya .

Bidiksatunews.com-, Surabaya , 28 feb '25 . Sekolah Menengah Kesehatan NUSANTARA Surabaya , di bawah naungan Yayasan Kunci Ilmu tidak baik-baik saja .

Karena Ketua Yayasan inisial ( L ) sekarang menjadi DPO oleh Polda NTT .

Di duga melarikan uang bantuan siswa melalui program PiP dan uang permakanan .

Sekarang inisial ( L ) ini berada di Surabaya , mengelola SMK kesehatan Nusantara dan sebagai Ketua Yayasan " Kunci Ilmu ".


Beberapa minggu yang lalu , dengan brutalnya (L) memberhentikan sebagian karyawan dan guru tetap dengan alasan yang tidak jelas .

Padahal mereka sudah   mengabdi di SMK kesehatan Nusantara puluhan tahun .

Para karyawan dan guru yang diberhentikan oleh Yayasan , ingin tanya apa kesalahannya ? 

Lagi- lagi mereka tidak di beri kesempatan dan ( L ) bersikap arogansi , ungkap mereka yang tidak mau di sebut namanya pada awak media .


Di tempat lain , mantan Kepala Sekolah SMK kesehatan Nusantara Surabaya , H .IqommanulHaq S.kep , beberapa hari lalu mengundurkan diri .

Saya sebenarnya  kasihan sama anak didik , karena

 sebentar lagi , kelas XII akan melaksanakan Unas .

Saya mengundurkan diri sangat terpaksa karena ada intervensi oleh Ketua Yayasan inisial (L) .


Mantan Kepala Sekolah juga menyayangkan dan prihatin atas tindakan yang di lakukan oleh para karyawan dan guru di berhentikan tanpa adanya alasan yang jelas dari ketua Yayasan (L) .

Saya berharap pada ketua Yayasan Kunci Ilmu bersikaplah dengan bijaksana , karena mereka sudah puluhan tahun ikut membesarkan SMK kesehan Nusantara Surabaya .

Di tempat terpisah Ketua Komite SMK kesehatan Nusantara Surabaya , Bapak H. Sholihin S.ag mengungkapkan bahwa ,sebaiknya Ketua yayasan bicara baik- baik kepada mereka yang di rugikan , karena mereka juga mempunyai hak .

Para karyawan dan guru sudah puluhan tahun Uikut membesarkannya .

Mereka tidak kenal lelah untuk membesarkan SMK kesehatan Nusantara Surabaya mulai berdiri sampai sekarang .

Berikanlah hak-hak mereka sesuai dengan peraturan pemerintah , ungkapnya.

Tanpa mereka SMK kesehatan Nusantara Surabaya tidak akan sebesar ini ( sambil menghela nafas panjang ) pada awak media ( hd ) .

Klinik MS Lamongan Menjual Produk Kosmetik Tanpa Ijin Edar Dan Tidak Terdaftar Di BPOM

Oleh On April 06, 2024


Lamongan, - www.bidiksatunews.com,-Aliansi Madura Indonesia (AMI) miris melihat adanya klinik kecantikan MS yang ada di kabupaten Lamongan menjual dan mengedarkan produk kosmetik tanpa memiliki ijin edar dan tidak terdaftar di BPOM.

Baihaki Akbar selaku ketua umum ALIANSI MADURA INDONESIA (AMI) menyampaikan bahwa dirinya langsung yang menemukan kosmetik tanpa ijin edar dan tidak terdaftar di BPOM, di toko kelontong yang ada di daerah Mantup Lamongan.

Kosmetik tersebut dijual dan diedarkan oleh salah satu klinik kecantikan yang berada di Lamongan kota, dan nama inisial klinik kecantikan tersebut MS. Berdasarkan temuan tersebut kami melakukan investigasi mendalam dengan terjun langsung untuk membeli produk kosmetik tersebut disalah satu cabang klinik kecantikan MS yang berada di jl. Sunan Giri Lamongan, pada tanggal 2 April 2024.

Yang sangat mengejutkan lagi produk kosmetik tersebut bisa didapatkan dengan cara tanpa berkonsultasi dan tanpa resep dokter, padahal di produk kosmetik tersebut tertera ijin apoteker.

Ditanggal yang sama kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan yang pada saat itu ditemui oleh bapak Agung, setelah itu kami menyampaikan temuan kami kepada beliau kalau ada salah satu klinik kecantikan yang ada di kabupaten Lamongan menjual dan mengedarkan produk kosmetik tanpa ijin edar dan tidak terdaftar BPOM dan setiap pembelian produk kosmetik tersebut tanpa ada konsultasi maupun resep dokter.

Adapun tanggapan dari Bapak Agung, menyampaikan bahwa semua produk kosmetik yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan harus menggunakan resep dokter dan kalau tidak ada resep dokter itu tidak dibenarkan.

Kami Aliansi Madura Indonesia (AMI) sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial kontrol, setelah mendapatkan bukti otentik dan mendapatkan pernyataan dari Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan, kami langsung menindaklanjuti dengan melaporkan langsung ke BPOM dengan menyerahkan barang bukti produk kosmetik yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan MS tersebut.

Kami juga memastikan bahwa pada hari Senin kami akan melaporkan temuan kami secara resmi ke Polda Jatim dengan menyerahkan bukti nota pembelian, bukti produk kosmetik, bukti video pada saat melakukan kordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan, bukti video saat kami melakukan klarifikasi langsung ke klinik kecantikan MS yang ditemui oleh ibu Ft dan bapak Tg dan bukti foto dan keterangan yang disampaikan oleh pemilik toko kelontong tersebut.

(Redho)

16.608 Warga Binaan di Jatim Diusulkan Peroleh Remisi Khusus Idul Fitri

Oleh On Maret 30, 2024


SURABAYA ,-www.bidiksatunews.com- Sebanyak 16.608 warga binaan beragama Islam di Jatim, diusulkan memperoleh remisi khusus dalam rangka peringatan Idul Fitri 2024. Pengurangan masa pidana ini sebagai bentuk penghargaan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan dengan berperilaku positif dan menjauhi pelanggaran selama menjalani masa pidana.

"Pengusulan remisi khusus Idul Fitri juga merupakan bentuk upaya pembinaan untuk mempersiapkan narapidana kembali ke masyarakat dengan baik," ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono pada Minggu (31/3).

Diharapkan, lanjut Heni, dengan pengusulan remisi ini dapat meningkatkan motivasi narapidana untuk mengikuti program pembinaan di lapas. 

Jugamempersiapkan narapidana kembali ke masyarakat dengan baik.

"Selain itu, juga diharapkan dapat mengurangi beban lembaga pemasyarakatan yang mengalami overkapasitas hunian," terang Heni.

Mengingat, jumlah warga binaan yang diusulkan mendapatkan remisi tahun ini sekitar 78% dari jumlah keseluruhan warga binaan yang berstatus sebagai narapidana.

"Saat ini ada 27.099 warga binaan kami, 21.243 berstatus sebagai narapidana dan sisanya masih sebagai tahanan," urai Heni.

Warga binaan yang diusulkan mayoritas masih harus menjalani sisa masa pidananya. Jika nanti disetujui olh Ditjen Pemasyarakatan, diperkirakan ada sekitar 184 warga binaan yang bisa langsung bebas.

"Warga binaan yang kami usulkan mayoritas merupakan pelaku tindak pidana khusus dengan 8.622 orang, terutama kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," terang Heni.

Jika dirinci, warga binaan kasus narkotika memang mendominasi usulan remisi dengan 8.405 orang. Disusul dengan warga binaan kasus korupsi sebanyak 190 orang. Juga ada 16 orang warga binaan kasus illegal logging dan empat warga binaan kasus terorisme.

"Sedangkan untuk Anak, ada 66 Anak yang diusulkan mendapatkan remisi," jelas Heni.

Usulan ini belum bisa dijadikan acuan jumlah warga binaan yang akan mendapat remisi khusus Idul Fitri. Karena semua keputusan dan hasil final tergantung dari Ditjen Pemasyarakatan.

"Hasil finalnya masih harus menunggu surat keputusan dari Dirjen Pemasyarakatan," tutup Heni. (Redho )

Wartawan Buat Pengaduan ke Polda Jatim

Oleh On Maret 26, 2024



Surabaya-www.bidiksatunews.com - Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim profesional dalam bekerja, hal itu diperlihatkan dengan menerima pengaduan yang dilakukan Dedik Sugianto, wartawan sekaligus pemimpin redaksi (Pemred) salah satu media online di Surabaya. Rabu (27/3/2024).


Dedik didampingi kuasa hukumnya, Advokat Didi Sungkono, S.H., M.H., melakukan pengaduan terkait pesan WhatsApp (WA) yang berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi yang diterima Dedik pada hari Kamis (21/3/2024) pukul 12.05 Wib dari orang yang tidak dikenal.


Kesempatan itu, Dedik menerangkan pesan berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi tersebut berbunyi, "Mas Dedy, masih sayang keluarga sama profesi. Tolong jangan buat berita yang tidak bener & fitnah, jaga integritas. Nggih?.” Pesan tersebut dikirim memakai aplikasi WhatsApp (WA) dengan nomor +62 878-1149-7309, tertulis profil nama Angelia Lee.


"Saat saya jawab pesan, ini siapa, fitnah apa ?. Tetapi tidak dijawab jati dirinya. Akhirnya nomor tersebut saya telusuri, dan akhirnya diketahui kalau nomor tersebut tercantum di aplikasi GetContact dengan nama Ellen Kayanna," terang Dedik. Rabu (27/3/2024).


"Ellen Kayanna nama aslinya adalah Ellen Sulistyo (ES), dan nama Kayanna adalah nama resto yang dia kelola berada di jalan Dr Soetomo 50-52, Surabaya, dan pesan itu saya kira ada hubungan dengan pemberitaan yang saya tulis, yang mana dia digugat wanprestasi oleh CV.Kraton Resto dan sidang masih berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya," urai Dedik yang juga menjabat sebagai salah satu ketua umum Lembaga Pers.


Dedik juga mengatakan pernah bertemu dengan ES beberapa waktu lalu di rumah makan Bu Rudy jalan Anjasmoro Surabaya, dan saat itu ES meminta pemberitaan dihapus.


"Berlagak bos memerintah saya  dan menyodorkan sejumlah uang untuk menghapus berita, akan tetapi saya tolak," terang Dedik yang juga sebagai asesor kompetensi wartawan.


Dedik menerangkan dasar pengaduannya karena ada kata - kata keluarga yang tidak ada hubungan dengan profesinya. 


"Saya sudah konsultasi dengan kuasa hukum, dan akademisi hukum, dan pesan itu memang mengandung ancaman, dan hal itu dilakukan melalui pesan WA, sehingga saya melaporkan dengan UU ITE dan UU Pers," jelas Dedik.


Dikesempatan yang sama, Advokat Didi Sungkono, S.H., M.H., saat diminta tanggapannya terkait ancaman yang diterima wartawan via WA mengatakan perkara itu masuk di UU ITE.



"Sudah terang dan jelas jika ancaman itu dilakukan melalui media elektronik, terduga pelaku pengancaman dapat dijerat dengan Pidana berdasarkan UU No 11 Tahun 2008 Tentang ITE ,sebagaimana diubah menjadi UU No 19 Tahun 2016 Tentang ITE, Pasal 45 B dan Pasal 29 UU ITE," terangnya.


"Ada juga diatur dalam Pasal 4 ayat 1 PP No 23 Tahun 2007 Tentang daerah hukum Kepolisian NKRI, siapapun yang diancam melalui perangkat elektronik, baik itu disebar luaskan melalui sosmed dan WA, silahkan melapor ke Kepolisian terdekat. Negara ini negara hukum, bukan negara barbar yang tidak beradab, semua sama dimata hukum, kemerdekaan setiap masyarakat dijamin oleh undang - undang," tegas Didi.


"Ini yang diancam seorang wartawan yang sedang meliput, melaksanakan tugas jurnalistik, kalau memang isi dari pemberitaan tersebut tidak benar, ada mekanismenya, ada aturan hukumnya, jelas diatur dalam UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Silahkan bikin hak jawab, bukan malah mengancam wartawan dan keluarganya. Ini masalah serius, penegak hukum harus bergerak cepat," urai Direktur Lembaga Bantuan Hukum Rastra Justitia

(Redho)

AMI Kembali Gelar Aksi Bagikan Paket Sembako 500 Paket

Oleh On Maret 26, 2024



Surabaya,-www.bidiksatunews.com - Aliansi Madura Indonesia (AMI) terus gencar dalam meraup berkah dalam bulan suci Ramadhan 1445 H, hal tersebut  kembali dengan aksi turun jalan untuk membagikan paketan sembako sebanyak 500 paket kepada seluruh lapisan masyarakat.


Kegiatan berbagi tersebut berada tepat di depan gedung Grahadi Surabaya, tak ayal tentunya membuat masyarakat sekitar yang kebetulan melintas di jalan tersebut lantas berhenti untuk sekedar mengambil bingkisan dari AMI.



Bahkan dalam kegiatan tersebut, nampak sejumlah petugas kepolisian turut membantu jalannya aksi pembagian sembako, agar nampak tertib biar tidak menggangu lalu lintas.


Dalam penyampaiannya Baihaki Akbar, selaku ketua umum AMI menjelaskan bahwasanya kegiatan seperti ini merupakan agenda wajib dari AMI untuk saling berbagi dalam bulan suci Ramadhan.



"Syukur Alhamdulillah, kegiatan AMI terbilang sukses dan lancar, usai membagikan takjil selama 4 hari berturut-turut, kini pembagian sembako sebanyak 500 paket, dan insyaallah minggu depan kami akan melaksanakan buka puasa bersama," ujarnya (26/3) sembari memberikan bingkisan sembako kepada masyarakat.


Nampak terpantau dalam situasi depan Grahadi masyarakat yang mengambil bingkisan sembako nampak tertib, karena syarat untuk pengambilan harus memiliki kupon, dan tangan dicelupkan ke dalam tinta, hal tersebut bertujuan agar satu orang mendapatkan satu dan tidak ada pengambilan secara doble.

(Redho Fitriyadi)

LDII, Persinas ASAD dan Senkom Mitra Polri Bagikan Takjil di Gunung Anyar

Oleh On Maret 24, 2024



Surabaya-www.bidiksatunews.com


Langit sore di kawasan Jl. Ir. Soekarno (MERR), Surabaya terlihat cerah. Momen itu digunakan oleh pengurus PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya untuk berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas, Minggu (24/3).


Pembagian takjil dimulai pukul empat sore. Dalam kegiatan tersebut PC LDII Kecamatan Gunung Anyar menggandeng Senkom Mitra Polri dan Persinas ASAD. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Anyar pun turut mengatur jalannya kegiatan agar berjalan aman dan tertib. Tak ketinggalan Ketua RW 2 Gunung Anyar turut berbagi.


“Kami menyiapkan 450 bingkisan takjil dan dibagi di dua titik yaitu di jalan MERR dan Jalan Amir Mahmud,” kataKetua PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, Giyato.


Dalam kurun waktu kurang dari 15 menit bingkisan takjil pun ludes. Giyato sengaja memilih lokasi sekitar Jalan MERR karena selain dekat dengan Kantor PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, jalan tersebut sangat strategis. Ada akses dekat dengan pintu keluar tol Tambak Sumur dan akses para pengendara dari arah Sidoarjo ke Surabaya.


“Di bulan Ramadan ini mari kita saling bergandengan tangan untuk saling berbagi. Kita berbagi tidak harus menunggu kaya, seberapapun yang kita berikan dengan ikhlas insya Allah akan dicatat sebagai amal baik kita,” pungkasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Babhinkamtibmas Kelurahan Gunung Anyar, Bripka Sukmadarmawan berpesan kepada warga agar turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya selama bulan Ramadan.


“Kami mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya khususnya pukul 22.00 agar sudah berada di rumah karena mengantisipasi kerawanan tawuran, balapan liar maupun perang sarung,” pesannya.


Sementara itu, Babinsa Kelurahan Gunung Anyar Koramil 0831/05 Rungkut Guntoro W mengapresiasi PC LDII Gunung Anyar yang melaksanakan bagi takjil dengan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.


“Semoga kegiatan seperti ini selalu diadakan pada bulan Ramadan. Kedepannya bisa ditingkatkan lagi untuk memberikan takjil kepada masyarakat kelurahan Gunung Anyar,” pesan Guntoro

[Redho Fitriyadi]

Ketua Umum Lembaga Pers  Dikirimi Pesan Mengandung Ancaman Atau Intimidasi

Oleh On Maret 24, 2024



Dugaan Ancaman Atau Intimidasi Dilakukan ES ke Wartawan

Surabaya - www.bidiksatunews.com-,Ancaman atau intimidasi terhadap wartawan terkait pemberitaan terjadi lagi di tanah air, kabar terbaru, wartawan sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) salahsatu media online di Surabaya bernama Dedik Sugianto dikirimi pesan via WhatsApp berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi.

"Mas Dedy, masih sayang keluarga sama profesi. Tolong jangan buat berita yang tidak bener & fitnah, jaga integritas. Nggih?." Itulah tulisan pesan yang dikirim orang yang tidak dikenal memakai nomor +62 878-1149-7309 tertulis nama Angelia Lee pada Kamis (21/3/2024) pukul 12.05 Wib.

"Tulisan itu seolah ancaman atau intimidasi terhadap saya disangkutkan ke keluarga agar saya tidak lagi memberitakan perkara orang yang mengirim pesan itu," terang Dedik, Sabtu  (23/3/2024).



"Saat saya tanya ini siapa, fitnah apa yang dimaksudkan, namun tidak dijawab," kata Dedik yang juga menjabat sebagai ketua umum salah satu lembaga Pers ini.


Setelah menerima pesan berbau ancaman atau intimidasi yang ditujukan ke dirinya, Dedik tidak tinggal diam, dia menelusuri nomor telepon yang mengirimi pesan WA tersebut, dan terbongkarlah pemilik nomor tersebut.


"Akhirnya saya tahu siapa yang kirim pesan. Di aplikasi GetContact nomor itu tertulis nama Ellen Kayanna. Itu perempuan nama aslinya Ellen Sulistyo (ES), dan Kayanna adalah nama restoran di jalan Dr. Soetomo nomor 50-52, Surabaya. Dan restoran itu dikelola oleh ES," ungkap Dedik.


Dari penuturan Dedik, ES mengirimkan pesan berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi diduga karena tidak terima perkaranya di Pengadilan Negeri Surabaya diberitakan.


"Saya selalu ikuti persidangan yang mana perempuan itu sebagai pengelola restoran Sangria by Pianoza digugat wanprestasi oleh manajemen restoran tersebut. Dari saksi fakta dan bukti diduga kuat dia melakukan wanprestasi, saya tulis sesuai fakta yang ada. Mungkin dia ga terima makanya kirim pesan berbau ancaman atau intimidasi," terang Dedik yang juga sebagai asesor kompetensi wartawan.


"Sebelum ini, perempuan itu pernah beberapa waktu lalu bertemu saya disalah satu restoran di jalan Anjasmoro Surabaya. Saat itu ia memerintah saya seolah saya anakbuahnya dan menyodorkan sejumlah uang untuk menghapus pemberitaan, akan tetapi saya tolak," terang Dedik.


Langkah apa yang akan diambil terkait pesan berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi yang terkesan menakut takuti. Saat itu Dedik mengatakan telah diskusi dengan kuasa hukum dan memutuskan akan melakukan pengaduan atau melaporkan ancaman atau intimidasi itu ke kepolisian.


"Konteks pesan itu terlihat untuk membatasi pemberitaan, dan ada kata keluarga yang notabene tidak ada sangkut paut dengan profesi atau pekerjaan. Hal itu yang membuat pesan tersebut mengandung dugaan ancaman atau intimidasi," ungkap Dedik yang sudah konsultasi dengan akademis hukum terkait pesan tersebut.


Dedik menjelaskan terkait pemberitaan sudah ada prosedural yang diatur dalam UU Pers yakni hak jawab. Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya.



"Ada 2 Undang - Undang yang akan jadi dasar pelaporan, yakni UU No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers (UU Pers). Karena diduga kata - kata itu mengandung ancaman melalui elektronik terhadap dirinya dan keluarga serta terhadap profesi wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik," terang Dedik.


Dari pesan berbau ancaman atau intimidasi, Dedik mengatakan ada hal yang menggelitik dan menjadi suatu pertanyaan besar, kenapa ES seakan tidak takut Hukum.


"Dengan mengirim pesan tersebut, ES saya anggap melakukan Contempt of Pers atau penghinaan terhadap media massa atau wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara faktual. Dari penelurusan dilapangan, ada dugaan perempuan ini nekat karena ada 3 Naga Surabaya berinisial WF, TS dan TK dibelakangnya. Untuk mencari kebenarannya tim investigasi media sedang melakukan investigasi," ungkap dedik.


Ancaman atau intimidasi sering dialami wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ancaman ataupun intimidasi tidak akan membuat kendor atau takut wartawan. Akan tetapi malah akan semakin keras menyuarakan suatu kebenaran dan menguak tabir kebenaran suatu perkara melalui pemberitaan sesuai dengan fakta dan data yang diperoleh. @redho

Pekerja Tidak Dapat THR, Pemkot Surabaya Buka Posko Pengaduan THR

Oleh On Maret 23, 2024



Surabaya -www.bidiksatunews.com-


Kepala Disperinaker Kota Surabaya Achmad Zaini mengatakan di posko itu ada dua pihak yang bisa melaporkan. Pertama, perusahaan yang sudah memberikan THR-nya. Kedua, para pekerja yang belum atau tidak mendapatkan THR.


“Perusahaan dan pekerja itu cukup lapor melalui link atau scan barcode yang sudah disiapkan di posko THR, atau bisa juga hubungi nomor hotline yang sudah kami siapkan, yaitu 0882000667287,” katanya.


Meski begitu, Zaini meminta para pekerja yang akan melaporkan itu harus menyertakan bukti status hubungan kerjanya dengan perusahaannya, karena apabila sudah tidak ada hubungan kerja atau putus kontrak, laporannya itu tidak bisa diproses lebih lanjut. Ia mencontohkan kasus tahun lalu yang mana ada laporan dan ternyata setelah ditelaah pekerja itu sudah putus kontrak.


“Jadi, tahun lalu Disperinaker Surabaya mendapatkan 32 pengaduan soal THR. 29 pengaduan selesai, dan tiga pengaduan lainnya tidak bisa diproses karena ternyata yang dua aduan kontraknya sudah habis, dan satu aduan sisanya ternyata perusahaannya berada di luar Surabaya, ya tidak bisa kalau seperti ini,” kata dia.


Oleh karena itu, Disperinaker harus mengkonfirmasi untuk membuktikan bahwa pelapor itu masih punya hubungan kerja atau tidak dengan perusahaan yang dilaporkan itu. Hal ini juga untuk menghindari tuntutan balik dari perusahaan.


Zaini mengimbau kepada para pekerja di Surabaya untuk melaporkan kepada posko THR atau melalui hotline apabila belum mendapatkan THR sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Pengaduan itu bisa dilakukan melalui perorangan maupun kelompok.


“Nah, setelah kami mendapatkan pengaduan itu, maka kami akan melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Dengan mediasi itu, kami berharap ada titik temu antar kedua belah pihak itu,” katanya.


Di samping itu, Zaini juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk membayarkan THR-nya secara tepat waktu. Sebab, hal itu sudah dianjurkan oleh pemerintah pusat. “Kami juga sudah sosialisasikan ini kepada para pengusaha dan pemberi kerja. Semoga tahun ini tidak terlalu banyak pengaduan soal THR itu, karena perekonomian sudah bangkit dan persoalan THR ini sudah kami sosialisasikan,” katanya.


Berkaca dari tahun lalu, pengaduan itu biasanya mulai masuk di awal hotline dibuka. Kemudian, pengaduan itu semakin banyak pada H-6 sampai H-4 lebaran. Padahal, batas maksimal pemberian THR itu seminggu sebelum Idul Fitri. Biasanya, pengaduan yang muncul H-7 itu disampaikan karena mereka tahu tanda-tanda perusahaannya tidak akan memberikan THR.


“Namun, saya sangat yakin dan percaya bahwa semua perusahaan yang ada di Kota Surabaya ini baik semuanya, sehingga THR akan diberikan tepat waktu,” pungkasnya

(Redho)

Pasca Gempa 6.5, Wali Kota Eri Minta Hitung Ulang Struktur Bangunan Seluruh Rumah Sakit Surabaya

Oleh On Maret 23, 2024



Surabaya--www.bidiksatunews.com


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peninjauan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) pada Sabtu (23/3/2024). Peninjauan dilakukan pasca bangunan gedung rumah sakit yang berada di wilayah Kecamatan Mulyorejo Surabaya tersebut, terdampak gempa magnitudo 6.5 pada Jumat (22/3/2024).


Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi ditemui langsung oleh manajemen RS Unair. Di sana, ia juga terlihat memberikan dukungan moral dan semangat kepada pasien serta keluarga yang tengah dirawat di RS Unair.


"Kemarin ada kabar RS Unair terdampak dengan adanya gempa. Alhamdulillah hari ini sudah disiapkan tenda, tapi sekarang pasien-pasien yang berada di tenda sudah masuk kembali ke dalam. Meskipun hari ini RS Unair tidak semua lantai dipakai, hanya sampai lantai 3," kata Wali Kota Eri usai peninjauan.


Sebagai bentuk antisipasi ke depan, Wali Kota Eri menyatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama para ahli teknik beton, saat ini menghitung kembali kekuatan dari bangunan gedung rumah sakit.


"Ini untuk memberikan kepastian dan keyakinan kepada pasien yang ada di rumah sakit, tidak ada rasa mamang (khawatir) untuk masuk kembali," ujarnya.


Menurut dia, datangnya gempa bumi tidak bisa diprediksi. Makanya, ia berharap seluruh manajemen rumah sakit di Kota Surabaya untuk memastikan punya SOP penanganan maupun evakuasi terhadap pasien jika terjadi gempa.


"Alhamdulillah kemarin Rumah Sakit Unair ketika terjadi (gempa), evakuasinya sangat cepat dan (pasien) segera bisa tertangani," ujarnya.


Selain itu, Wali Kota Eri mengaku jika pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Surabaya. Ini untuk memastikan seluruh pasien memiliki keyakinan dan tidak khawatir ketika menjalani perawatan di rumah sakit.


"Jangan terlalu khawatir berlebih, karena setiap rumah sakit pasti punya SOP terkait evakuasi," tutur Wali Kota Eri.


Ketika ditanya soal mitigasi bencana gempa terhadap rumah sakit ke depan, Wali Kota Eri memaparkan jika pemkot bersama ahli bangunan gedung akan menghitung ulang kekuatan struktur bangunan. Seluruh rumah sakit akan dihitung ulang struktur kekuatan bangunan terhadap gempa.


"Jadi dihitung kekuatan daya gempanya. Karena ketika gempa itu (bangunan) ada hitungan, gempa yang diprediksi 5, 6 atau 7. Nah ini kemarin sempat (magnitudo) 6.5. Padahal (bangunan) yang kita hitung di Surabaya rata-rata (magnitudo) 5 sampai 6," paparnya.


Oleh sebabnya, Wali Kota Eri menyebutkan ke depan seluruh rumah sakit di Surabaya akan dihitung ulang kekuatan struktur bangunan terhadap daya gempa. Perhitungan kekuatan bangunan dilakukan terhadap daya gempa dengan magnitudo sekitar 6.5 sampai 7.


"Maka apakah ada perkuatan-perkuatan (bangunan rumah sakit) yang perlu dilakukan. Ini nanti kita sampaikan kepada rumah sakit," tandasnya.


Sebagai informasi, sebelumnya pada Jumat (22/3/2024), gempa yang berpusat di laut Tuban, Jawa Timur, getarannya dapat dirasakan 3 kali hingga di Kota Surabaya. 


Gempa tersebut mengharuskan RS Unair memindahkan pasien dari gedung rumah sakit ke halaman parkir. Para pasien pun bermalam di tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun saat ini, seluruh pasien telah kembali ke dalam gedung

[Redho]

Satpol PP Surabaya Temukan Kelab Malam yang Jual Mihol saat Ramadan

Oleh On Maret 23, 2024



Surabaya --www.bidiksatunews.com--


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP Surabaya rutin melakukan pengawasan terhadap sejumlah tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di wilayah Kota Surabaya. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan tempat hiburan malam tidak beroperasi selama bulan Ramadhan.


Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, pihaknya mendatangi sembilan lokasi guna memastikan tidak ada aktivitas hiburan malam selama bulan Ramadan, pada Jumat (22/3/2024) malam. 


“Semalam kami lakukan pengawasan, kami cek ada 9 lokasi RHU, ini merupakan tindak lanjut dari SE yang dikeluarkan Walikota tentang aturan menghentikan kegiatan usaha  selama bulan Ramadhan ini,” kata Fikser, Sabtu (23/4/2024).


Dari hasil pengawasan yang dilakukan di sembilan lokasi itu, ditemukan satu tempat yang kedapatan masih menjual minuman beralkohol (mihol). Sedangkan delapan lokasi yang lain, sudah mematuhi aturan dengan menutup sementara usahanya atau tidak beroperasional.


“Kami temukan satu kelab malam yang masih menjual minuman beralkohol kepada pengunjung, saat kami ke lokasi di meja pengunjung masih ada gelas sisa berisi minuman beralkohol itu,” ungkapnya.


Karena telah melanggar SE yang berlaku, Satpol PP Surabaya bersama Perangkat Daerah (PD) terkait memasang stiker pelanggaran pada kelab malam tersebut. “Kami pasang stiker segel pelanggaran, karena tidak mematuhi surat edaran yang berlaku,” tegasnya.


Petugas langsung membawa barang bukti, yakni berupa satu kantong plastik berisi minuman beralkohol, serta gelas sisa milik pengunjung.


Oleh karena itu, Satpol PP Surabaya akan terus melakukan pengawasan ke seluruh lokasi RHU selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas dan kekhidmatan ibadah umat Islam selama Ramadan.


“Kami akan terus patroli, bersama dinas-dinas terkait, kita lakukan operasi untuk memastikan para pelaku usaha ini mematuhi aturan yang berlaku,” pungkasnya

[Redho]

Walikota Eri Cahyadi Segera Gelar Rapat Evaluasi ASN Setiap Pekan

Oleh On Maret 20, 2024



Surabaya -www.bidiksatunews.com


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi segera menggelar rapat evaluasi bagi seluruh pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya setiap pekan secara daring. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergitas antar ASN dalam program pembangunan Kota Pahlawan.


Nantinya para pejabat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, dan Perangkat Daerah (PD) akan menyampaikan ide, gagasan, target, hingga capaiannya. Mereka akan saling bertukar pikiran dengan Wali Kota Eri dalam forum rutin tersebut.


“Setiap seminggu sekali saya akan pimpin sendiri pertemuan melalui daring menggunakan zoom sehingga nanti setiap pimpinan akan menyampaikan target, output, bahkan ide mereka. Saya ingin memancing mereka untuk selalu berani menyampaikan pendapat,” kata Wali Kota Eri di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya, Kamis (21/3/2024).


Para camat, lurah, dan kepala PD diminta melakukan pemaparan mengenai target hingga inovasi mereka. Oleh karena itu, Wali Kota Eri berharap para pejabat di lingkup Pemkot Surabaya mulai merubah cara berpikirnya dengan terbiasa menyampaikan pendapat dan inovasinya. Dengan demikian, setiap anggaran dan program yang dibuat akan lebih tepat sasar.


“Sehingga anggaran dan program yang dia punya akan terlihat. Lalu rencana apa lagi yang akan kita kerjakan. Jadi saya berharap teman-teman ini mulai belajar, saya tidak ingin top down terus cara berpikirnya,” ujar dia.


Bagi Wali Kota Eri, dalam upaya membangun Kota Surabaya membutuhkan sinergitas dan kolaborasi. Salah satunya adalah melalui inovasi yang digagas oleh para ASN di lingkup pemkot.


“Karena saya ingin membangun Surabaya dengan kebersamaan, dengan semua ide yang ada. Saya ingin menunjukkan bahwa keberhasilan Surabaya itu karena semuanya,” pungkasnya.


(Redho)

Kemenkumham Jatim Ajak Pemda Bangun P2HAM

Oleh On Maret 20, 2024



SURABAYA-www.bidiksatunews.com - Kanwil Kemenkumham Jatim terus mendorong terciptanya Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM). Tidak hanya satker jajaran saja, tahun ini instansi yang dipimpin Heni Yuwono itu juga mengajak pemerintah daerah baik pemprov maupun pemkab/ pemkot untuk menciptakan P2HAM.


Hal itu ditandai dengan kegiatan Pencanangan P2HAM yang diikuti seluruh kepala UPT dan perwakilan pemda hari ini (21/3). Dipusatkan di Aula Raden Wijaya, kegiatan digelar secara hybrid baik langsung maupun daring.


"Amanat pasal 28i ayat 4 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia menjelaskan bahwa Perlindungan Pemajuan Penegakan dan Pemenuhan HAM adalah tanggung jawab negara terutama Pemerintah," ujar Heni mengawali sambutannya.


Dengan Permenkumham 25 Tahun 2023 diharapkan jumlah satuan kerja yang menerapkan P2HAM dapat meningkat. Tidak hanya dari internal Kemenkumham tetapi juga dari tingkat kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.



"Karena yang menyelenggarakan pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat adalah Pemda dan OPD-nya," terangnya. 


Heni menjelaskan bahwa pada tahun 2023, 64 unit kerja di lingkungan Kemenkumham Jatim, seluruhnya telah mengikuti tahap pencanangan. Dari jumlah itu, 41 unit kerja telah lolos tahap evaluasi.


"Hasilnya 40 unit kerja lulus tahap penilaian dan mendapat predikat Unit Kerja P2HAM, tahun ini harusnya semakin meningkat demi mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas kualitas dan memenuhi prinsip-prinsip HAM," harapnya. 


Sementara itu, Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan bahwa sudah dua provinsi yaitu DKI Jakarta dan Jawa Barat yang mencanangkan P2HAM.


"Kami tentu langkah ini bisa diikuti oleh Pemprov Jatim dan jajarannya," tuturnya.


Hal ini dikarenakan tahapan penilaiannya sudah di simplifikasi menjadi empat tahapan saja. Indikatornya beririsan dengan pembangunan ZI maupun pelayanan kelompok rentan. Namun, tim penilai akan melibatkan seluruh unit eselon I Kemenkumham beserta staf ahli, termasuk Ombudsman RI dan akademisi.



"Kami juga akan melibatkan Kemendagri, Pemkot dan Pemprov, agar tim penilai lebih terbuka," urai Gusti.


Dia berharap tahun ini lebih banyak yang mendapat penghargaan P2HAM. Tahun lalu, dari 871 satker Kemenkumham, bari 241 satker saja yang lolos dan mendapatkan penghargaan P2HAM. 


"Berdasarkan hasil evaluasi kami, penyebabnya tidak substantif, karena disebabkan kurang cermatnya operator dalam pemenuhan data dukung yang diperlukan, semoga tahun ini bisa lebih optimal," harapnya.


Sedangkan Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Lilik Pudjiastuti mengakui bahwa P2HAM adalah hal baru di lingkungan Pemda. Namun, dengan adanya Surat Edaran dari Dirjen Otoda Kemendagri Nomor 100.2.1.6/0353/ OTDA tanggal 4 Januari 2024, pihaknya berkomitmen untuk melakukan percepatan pencanangan P2HAM.


"Kami siap berkolaborasi dengan Kanwil dan Ditjen HAM untuk segera melakukan sosialisasi di setiap Bakorwil, sehingga lebih mudah dipahami oleh setiap pengampu di pemkab/ pemkot," tegasnya. (Redho Fitriyadi )

 AMI ; Rutan KPK Sarang Pungli Bentuk Gagalnya KPK Melakukan Pencegahan Korupsi.

Oleh On Maret 18, 2024



Surabaya-www.bidiksatunews.com, - Aliansi Madura Indonesia (AMI) menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal membangun sistem pengawasan dan pencegahan korupsi usai terbongkarnya praktik pungutan liar di rumah tahanan (rutan) KPK.


Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar menyatakan, kasus pungli tersebut juga menandakan betapa bobroknya nilai integritas di lembaga antirasuah tersebut.


"Peristiwa ini juga memperlihatkan buruknya pengawasan dan gagalnya KPK membangun sistem pencegahan korupsi," kata Ketum AMI kepada awak media, Selasa (19/3/2024).


Menurut Baihaki Akbar, KPK semestinya paham bahwa rumah tahanan (rutan) adalah sektor yang rawan terjadi praktik korupsi karena pegawai dapat berinteraksi langsung dengan tahanan.


"Ditambah lagi, cerita mengenai praktik suap-menyuap atau jual beli fasilitas rumah tahanan (Rutan) bukan hal baru di Indonesia," kata dia.


Aliansi Madura Indonesia (AMI) pun berpandangan, proses penegakan hukum terhadap kasus pungli ini sangat lambat.


Pasalnya, dugaan adanya pungli di rutan KPK sudah berhembus sejak pertengahan tahun lalu.


Ia menyebutkan, seluruh komponen untuk melengkapi proses penyelidikan ada di lingkungan KPK, mulai dari tempat kejadian perkara maupun informasi yang sebelumnya sudah diproses oleh Dewan Pengawas.



"Pertanyaan lebih lanjut, mengapa baru sekarang ada penetapan tersangka?" ujar Baihaki Akbar.


Aliansi Madura Indonesia (AMI) pun mendesak agar KPK terus mengembangkan proses hukum ini untuk melihat potensi keterlibatan pihak lain di luar 15 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.


Lalu, jika nanti penyidikan sudah rampung dan masuk proses persidangan, kami mendesak agar puluhan pegawai KPK ini dijerat dengan hukuman berat, paling tidak di atas 10 tahun penjara, pungkas Ketum AMI.

[Redho]

Dua Pimti Pratama Kemenkumham Jatim Dipromosikan ke Unit Pusat

Oleh On Maret 17, 2024



SURABAYA - www.bidiksatunews.com-Dua Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Jatim dipromosikan ke unit pusat. Keduanya dilantik dan diambil sumpah oleh Menkumham Yasonna H Laoly, Senin (18/3).


Kedua pimti tersebut adalah Kadiv Yankumham Nur Ichwan yang dipromosikan dan dilantik menjadi Kepala Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum Nasional pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Posisinya di Jatim digantikan oleh Dulyono yang sebelumnya menjadi Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur.


Sedangkan satu lagi adalah Kakanim Kelas I Khusus Surabaya Chicco Ahmad Muttaqin yang dipromosikan menjadi Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian pada Ditjen Imigrasi. Penggantinya adalah mantan Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bengkulu.


"Keduanya, baik pak Dulyono maupun Ramdhani bukan orang baru di Jatim, kami berharap keduanya dapat langsung gas, memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat Jatim," harap Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono yang hadir secara langsung di Graha Pengayoman, Jakarta.


Baik Dulyono maupun Ramdhani memang pernah merasakan bertugas di Jatim. Di masa lalu, Ramdhani pernah menjabat sebagai Kabid Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian di Imigrasi Surabaya dan Kepala Kantor Imigrasi Malang. 


Sedangkan Dulyono berpengalaman di pelayanan keperdataan karena pernah menjadi Kepala Balai Harta Peninggalan Surabaya.


"Kami yakin keduanya adalah orang yang tepat dan dapat menyesuaikan dengan ritme kerja di Jawa Timur," ucap Heni.


Kepada Chicco dan Nur Ichwan, Heni berharap keduanya bisa memberikan yang terbaik di tempat yang baru. Mengingat keduanya dalam rangka promosi ke jabatan dengan eselonisasi lebih tinggi.


"Ini membuktikan bahwa alumni Kanwil Kemenkumham Jatim dapat dipercaya dan merupakan talenta terbaik sehingga mendapatkan kesempatan untuk promosi," tutur Heni.


Sementara itu, Menkumham Yasonna H Laoly berharap Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama mengoptimalkan kemampuan dalam menjadi penghubung dengan seluruh stakeholder. Hal itu disampaikan saat memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 57 Pimti Pratama di jajarannya.


"Penting bagi Pimti Pratama, khususnya yang di wilayah, memiliki peran menjadi penghubung bagi seluruh stakeholder yang ada," terangnya.


Untuk mencapai hal tersebut, Yasonna meminta jajarannya untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjadi teladan bagi seluruh jajarannya. Termasuk memiliki respek terhadap sesama.


"Ciptakan inovasi dan terapkan fungsi manajemen dengan mengutamakan efektifitas dan efisiensi," pesan Yasonna.


Selain itu, pria asal Nias itu menginstruksikan agar jajarannya meningkatkan fungsi koordinasi dan komunikasi dengan semua stakeholder dan instansi. Memetik pelajaran dari berbagai tugas dalam jabatan sebelumnya dan menjadikannya sebagai masukan serta perbaikan dalam tugas selanjutnya.


"Jangan berlagak sebagai bos, jadilah seorang pemimpin," ucap Yasonna. 


Menurutnya, pemimpin menginspirasi dan memahami jajarannya. Sedangkan seorang bos menimbulkan ketakutan.


"Pemimpin memancarkan kasih, membuat jajarannya merindukan kehadirannya," terangnya.


Terakhir, Yasonna berpesan untuk mensukseskan berbagai program dan kegiatan, perlu tekad dan kesungguhan serta teamwork yang tangguh. Yasonna berharap para pimti dapat menghadapi seluruh tantangan dan berbagai persoalan. Jawab dengan prestasi yang bisa diunggulkan.


"Tunjukkan prestasi karena jabatan adalah amanah," tutupnya. (Redho)

Warga Surabaya Serbu Pasar Murah di Depan Kediaman Khofifah

Oleh On Maret 16, 2024



Surabaya -www.bidiksatunews.com-


Ratusan masyarakat menyerbu pasar murah yang diselenggarakan Muslimat NU bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Kecamatan Wonocolo, Sabtu (16/3/2024).


Pasar murah yang digelar di depan kediaman Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, sebagai upaya untuk memberikan akses sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Karenanya, harganya juga di bawah harga pasar, mulai dari beras medium dengan kemasan 5 kg harga Rp 54 ribu, minyak goreng harga Rp 14 ribu, telur harga Rp 27 ribu per kg, gula pasir harga Rp 16 ribu per kg, dan tepung terigu harga Rp 10 ribu per kg.


“Hari ini ada dua kegiatan yang dilakukan bersama dengan Muslimat NU Surabaya. Yang pertama adalah santunan lansia dhuafa, dan yang kedua adalah pasar murah untuk warga sekitar Wonocolo. Namun yang terkonfirmasi ke kami, ternyata yang datang sampai dari Sidoarjo karena ada woro woro nya,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.


Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini berharap pasar murah ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat agar bisa mengakses sembako dengan harga terjangkau.  Sebagaimana diketahui bahwa sampai saat ini harga sembako khususnya beras masih tinggi. Di tengah bulan Ramadan yang biasanya kebutuhan pangan meningkat, jangan sampai masyarakat tidak bisa mengakses lantaran daya beli tidak terjangkau.


“Kita ingin memberikan solusi dari yang kita dengar hari ini sembako hampir di luar daya jangkau masyarakat yang kurang mampu. Maka kita ingin dekatkan lewat Pasar Murah ini,” tegas Khofifah.


Tak hanya itu, dalam kesempatan ini Khofifah juga sempat membagikan telur gratis untuk ibu hamil dan yang membawa anak kecil. Kemudian, beras gratis untuk masyarakat berusia lebih dari 65 tahun. Khofifah menegaskan bahwa berbagi telur dan beras gratis ini merupakan tradisi yang selalu ia lakukan setiap menggelar Pasar Murah. Terutama sejak ia masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.


“Berbagi telur untuk anak-anak dan ibu hamil adalah upaya untuk mencegah stunting. Karena kita tahu kandungan protein dalam telur itu tinggi dan bermanfaat untuk mencegah stunting,” tegasnya.


“Begitu juga dengan membagikan beras gratis bagi lansia. Harapannya lansia bisa terbantu memenuhi kebutuhan beras yang saat ini harganya masih relatif tinggi,” imbuh Khofifah.


Pihaknya secara khusus berterima kasih pada seluruh stakeholder yang membantu terselenggaranya Pasar Murah hari ini. Ia pun berharap harga sembako yang masih melambung bisa segera turun sehingga meringankan beban masyarakat di bulan Ramadhan terutama bagi masyarakat kurang mampu.


(Redho)

Curi HP Pencopet Dikepung Massa

Oleh On Maret 15, 2024




Surabaya -www.bidiksatunews.com-


Slamet nekat mencuri handphone (HP) saat berdesakan mencari takjil, Kamis (14/3). Tersangka Slamet akhirnya diringkus warga dan diserahkan ke Polsek Gubeng. Bandit itu tak berkutik ketika aksinya tepergok teman korban.


Korban Nadia, mahasiswi akademi keperawatan, awalnya mencari takjil, Kamis (14/3) sore, bersama temannya di Jalan Karang Menjangan, Surabaya. Lokasi ini sering digunakan sebagai pasar sore saat bulan puasa.


Nadia kemudian memilih makanan di sana.Tak lama setelahnya, datang tersangka jalan kaki sendirian. Ia tiba-tiba menuju ke korban dan mengambil ponsel. Korban awalnya tidak mengetahui, namun teman korban berteriak karena melihat tersangka mengambil ponsel temannya.


Massa yang saat itu ramai langsung mengepung tersangka dan membawanya ke Balai RW setempat.


"Saya tidak tahu kalau HP saya diambil. Teman saya yang tahu," kata korban saat berada di Polsek Gubeng.


Tersangka kemudian diamankan ke Polsek Gubeng. Adapun Nadia membuat laporan polisi dan telah diperiksa untuk proses perkara tersebut


(Redho)

Ingin Tawuran 10 Remaja Diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Oleh On Maret 14, 2024



Surabaya -www.bidiksatunes.com-


Patroli rutin yang ditingkatkan selama bulan Ramadan 1445 Hijriah oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas. Unit Raimas Sat Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan 10 remaja yang diduga hendak tawuran di Jalan Bulaksari, Surabaya. Polisi menyita sebilah senjata tajam (sajam).


Kegiatan patroli ini dilakukan pada Rabu (13/3) malam hingga Kamis (14/4) dini hari. Saat patroli, anggota Unit Raimas melihat gerombolan remaja di Jalan Bulaksari. Mereka langsung dikepung. Saat diperiksa, ternyata mereka hendak tawuran dan membawa sajam.


"Anggota mengamankan sajam tersebut. Saat digeledah handphone (HP) diketahui mereka hendak tawuran," kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Jumat (15/3).


Sebanyak 10 remaja ini diamankan itu berusia 13 hingga 23 tahun. Mereka warga Bulak Banteng, Jalan Tenggumung, dan Jalan Bulaksari. "Hasil penyidikan, mereka tergabung dalam geng All Star," ungkapnya.


Puluhan remaja ini akhirnya dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dimintai keterangan. Selain menyita sajam dan ponsel, polisi juga menyita paralon yang dibentuk menyerupai celurit. "Kami juga sita empat sarung. Diduga digunakan untuk senjata tawuran," terang Suroto

(Redho)

Ketua AMI Menghadiri Undangan Klarifikasi, Internal PKB Mengakui Adanya Oknum Calegnya Menggunakan Ijazah SMP

Oleh On Maret 14, 2024


Surabaya,www.bidiksatunews.com - Dugaan Oknum Caleg menggunakan ijazah SMP berbuntut panjang setelah dilaporkan oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI) ke Bawaslu Kota Surabaya

Pada hari Kamis ,14 Maret 2024, pukul 11:00 Wib, Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar, memenuhi undangan klarifikasi dari Bawaslu Kota Surabaya.

Kedatangan Ketum AMI bersama  para Pengurus DPP AMI, untuk menghadiri undangan klarifikasi terkait laporan dugaan oknum caleg DPRD Kota Surabaya yang menggunakan ijazah SMP.

Ketum AMI, juga menyampaikan kepada awak media bahwa hari ini juga Terlapor secara bersamaan juga diminta klarifikasi terkait adanya laporan dari Aliansi Madura Indonesia (AMI) dengan dugaan terlapor menggunakan ijazah SMP.


Aliansi Madura Indonesia (AMI) juga berkomitmen akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas, dan kasus ini harus di buka seterang-terangnya kepada seluruh masyarakat.

Apalagi sudah ada penyampaian atau pengakuan dari internal PKB yang membenarkan adanya oknum caleg PKB yang menggunakan ijazah SMP.

Maka dari itu kami meminta kepada pihak Bawaslu Kota Surabaya untuk bekerja secara profesional dan independen dalam menangani kasus tersebut.

Aliansi Madura Indonesia (AMI) dalam waktu dekat ini akan kembali menggelar aksi demo besar-besaran di kantor KPU, kantor Bawaslu dan kantor PKB, untuk meminta para pihak melakukan klarifikasi dan menjelaskan kepada seluruh masyarakat terkait dugaan oknum caleg DPRD Kota Surabaya yang menggunakan ijazah SMP.

(Redho)

Pemkot Segera Tindak Pelanggar SE Selama Ramadhan

Oleh On Maret 11, 2024



Surabaya--www.bidiksatunews.com


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat aktif mengadukan aktivitas yang melanggar Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya, selama Ramadan, agar segera ditindak.


M Fikser Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menyebut, akan ada patroli rutin yang dilakukan setiap usai tarawih.


Ia minta masyarakat, melapor ke Aplikasi WargaKu jika ada tindakan atau aktivitas yang melanggar SE


“Kepada warga masyarakat yang kemudian mungkin menemukan atau mengetahui adanya aktivitas-aktivitas yang melanggar SE, kemudian kami akan merespon pengaduan itu untuk kami tindaklanjuti di lapangan,” katanya, Senin (11/3/2024).


Fikser mengaku sudah memetakan daerah-daerah rawan yang akan disisir, terutama saat dini hari.


“Dasar patroli itu kita dari laporan masyarakat dan penyisiran. Kita juga sudah punya data-data daerah mana yang rawan, itu nanti kemudian kita coba untuk menyisir terus setelah tarawih sampai nanti biasanya kalau dari tahun-tahun sebelumnya itu jam dua dini hari,” bebernya.


Laporan warga, sambungnya, akan memudahkan monitoring kegiatan yang mengganggu ketertiban umum selama Ramadan.


“Jadi kami minta bantuan warga Surabaya, untuk pelaksanaan ibadah puasa bisa kita laksanakan dengan penuh hikmah. Kan kita Satpol PP tidak bisa sendiri, ada keterlibatan masyarakat yang dibutuhkan,” tandasnya.


Diberitakan sebelumnya, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menerbitkan SE pelaksanaan Ramadan hingga Lebaran.


SE itu memuat sejumlah imbauan, salah satunya soal pembagian takjil, menu buka puasa, atau sahur, dilakukan di masjid demi menghindari kemacetan


Sementara kegiatan rutin membangunkan sahur yang budayanya dilakukan dengan alat musik, harus tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum. Termasuk sahur bersama atau sahur on the road, wajib izin ke aparat setempat.


Untuk tempat hiburan, juga harus tutup selama Ramadan. Khusus bioskop, boleh buka namun tutup selama buka puasa hingga tarawih. (Redho)