Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Korban pembunuhan Alm . FP Pemuda Benowo , Surabaya , Jawa timur sudah di tangan.

Oleh On Maret 12, 2025


 FP Pemuda Benowo , Surabaya , Jawa timur .

Surabaya _www.bidiksatunews.com_Menyikapi hal tersebut , Tn salah satu warga Tn, sambil menghela nafas panjang , sudahlah dalam kasus ini kita serahkan pada pihak yang berwenang / APH .

Sebagai warga tetap kita kawal kasus ini sampai benar- benar keluarga korban mendapat keadilan .

Tim kuasa hukum keluarga korban mengapresiasi atas kinerja polisi , cepat dalam menetapkan tersangka kasus ini .

Penetapan tersebut sudah melalui beberapa tahapan / proses , Cek TKP , koordinasi pihak dokter forensik   gelar perkara serta memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti , kata komang .


Dengan optimisme tinggi sebagai kuasa hukum keluarga FP  , tersangka ( TSK ) akan bertsmbah dan kita harapkan Polri Presisi .

Menerapkan berkeadilan dalam mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus FP ini .

Dia mengungkapkan setiap orang dengan dengaja membiarkan suatu kejadian kejahatan tanpa melaporkan akan ada sangsi yang di dapat .


Di tempat yang sama , Didik Sulaiman SH dan M . Arif SH , mereka juga sebsgai tim kuasa hukum keluarga korban .

Mereka berdua mengunhkapkan dalsm perjalanan mengawal kasus FP , menjadi dorotan tajam di tengah masyarakat karena di tuding kena derangan fajar hingga milliaran rupee , dengan raut wajah yang kesal dan kecewa .

Dia menuturkan , itu tudingan dan fitnah yang sangat kejan , tidak berperikemanusiaan .

Semua bukti sudah saya kumpulkan dan nanti pada waktunya , kami akan ambil langkah hukum , ungkap Didik Sulaiman SH yang juga anggota Peradi . ( hd ) .

Ketua Yayasan SMK kesehan Nasantara Surabaya mrmbawa kabur bantuan PIP dan Permakanan

Oleh On Februari 27, 2025


Gedung SMK KESEHATAN NUSANTARA  , Jl.Simpang Dukuh no.11 Surabaya .

Bidiksatunews.com-, Surabaya , 28 feb '25 . Sekolah Menengah Kesehatan NUSANTARA Surabaya , di bawah naungan Yayasan Kunci Ilmu tidak baik-baik saja .

Karena Ketua Yayasan inisial ( L ) sekarang menjadi DPO oleh Polda NTT .

Di duga melarikan uang bantuan siswa melalui program PiP dan uang permakanan .

Sekarang inisial ( L ) ini berada di Surabaya , mengelola SMK kesehatan Nusantara dan sebagai Ketua Yayasan " Kunci Ilmu ".


Beberapa minggu yang lalu , dengan brutalnya (L) memberhentikan sebagian karyawan dan guru tetap dengan alasan yang tidak jelas .

Padahal mereka sudah   mengabdi di SMK kesehatan Nusantara puluhan tahun .

Para karyawan dan guru yang diberhentikan oleh Yayasan , ingin tanya apa kesalahannya ? 

Lagi- lagi mereka tidak di beri kesempatan dan ( L ) bersikap arogansi , ungkap mereka yang tidak mau di sebut namanya pada awak media .


Di tempat lain , mantan Kepala Sekolah SMK kesehatan Nusantara Surabaya , H .IqommanulHaq S.kep , beberapa hari lalu mengundurkan diri .

Saya sebenarnya  kasihan sama anak didik , karena

 sebentar lagi , kelas XII akan melaksanakan Unas .

Saya mengundurkan diri sangat terpaksa karena ada intervensi oleh Ketua Yayasan inisial (L) .


Mantan Kepala Sekolah juga menyayangkan dan prihatin atas tindakan yang di lakukan oleh para karyawan dan guru di berhentikan tanpa adanya alasan yang jelas dari ketua Yayasan (L) .

Saya berharap pada ketua Yayasan Kunci Ilmu bersikaplah dengan bijaksana , karena mereka sudah puluhan tahun ikut membesarkan SMK kesehan Nusantara Surabaya .

Di tempat terpisah Ketua Komite SMK kesehatan Nusantara Surabaya , Bapak H. Sholihin S.ag mengungkapkan bahwa ,sebaiknya Ketua yayasan bicara baik- baik kepada mereka yang di rugikan , karena mereka juga mempunyai hak .

Para karyawan dan guru sudah puluhan tahun Uikut membesarkannya .

Mereka tidak kenal lelah untuk membesarkan SMK kesehatan Nusantara Surabaya mulai berdiri sampai sekarang .

Berikanlah hak-hak mereka sesuai dengan peraturan pemerintah , ungkapnya.

Tanpa mereka SMK kesehatan Nusantara Surabaya tidak akan sebesar ini ( sambil menghela nafas panjang ) pada awak media ( hd ) .

Klinik MS Lamongan Menjual Produk Kosmetik Tanpa Ijin Edar Dan Tidak Terdaftar Di BPOM

Oleh On April 06, 2024


Lamongan, - www.bidiksatunews.com,-Aliansi Madura Indonesia (AMI) miris melihat adanya klinik kecantikan MS yang ada di kabupaten Lamongan menjual dan mengedarkan produk kosmetik tanpa memiliki ijin edar dan tidak terdaftar di BPOM.

Baihaki Akbar selaku ketua umum ALIANSI MADURA INDONESIA (AMI) menyampaikan bahwa dirinya langsung yang menemukan kosmetik tanpa ijin edar dan tidak terdaftar di BPOM, di toko kelontong yang ada di daerah Mantup Lamongan.

Kosmetik tersebut dijual dan diedarkan oleh salah satu klinik kecantikan yang berada di Lamongan kota, dan nama inisial klinik kecantikan tersebut MS. Berdasarkan temuan tersebut kami melakukan investigasi mendalam dengan terjun langsung untuk membeli produk kosmetik tersebut disalah satu cabang klinik kecantikan MS yang berada di jl. Sunan Giri Lamongan, pada tanggal 2 April 2024.

Yang sangat mengejutkan lagi produk kosmetik tersebut bisa didapatkan dengan cara tanpa berkonsultasi dan tanpa resep dokter, padahal di produk kosmetik tersebut tertera ijin apoteker.

Ditanggal yang sama kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan yang pada saat itu ditemui oleh bapak Agung, setelah itu kami menyampaikan temuan kami kepada beliau kalau ada salah satu klinik kecantikan yang ada di kabupaten Lamongan menjual dan mengedarkan produk kosmetik tanpa ijin edar dan tidak terdaftar BPOM dan setiap pembelian produk kosmetik tersebut tanpa ada konsultasi maupun resep dokter.

Adapun tanggapan dari Bapak Agung, menyampaikan bahwa semua produk kosmetik yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan harus menggunakan resep dokter dan kalau tidak ada resep dokter itu tidak dibenarkan.

Kami Aliansi Madura Indonesia (AMI) sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial kontrol, setelah mendapatkan bukti otentik dan mendapatkan pernyataan dari Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan, kami langsung menindaklanjuti dengan melaporkan langsung ke BPOM dengan menyerahkan barang bukti produk kosmetik yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan MS tersebut.

Kami juga memastikan bahwa pada hari Senin kami akan melaporkan temuan kami secara resmi ke Polda Jatim dengan menyerahkan bukti nota pembelian, bukti produk kosmetik, bukti video pada saat melakukan kordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan, bukti video saat kami melakukan klarifikasi langsung ke klinik kecantikan MS yang ditemui oleh ibu Ft dan bapak Tg dan bukti foto dan keterangan yang disampaikan oleh pemilik toko kelontong tersebut.

(Redho)

16.608 Warga Binaan di Jatim Diusulkan Peroleh Remisi Khusus Idul Fitri

Oleh On Maret 30, 2024


SURABAYA ,-www.bidiksatunews.com- Sebanyak 16.608 warga binaan beragama Islam di Jatim, diusulkan memperoleh remisi khusus dalam rangka peringatan Idul Fitri 2024. Pengurangan masa pidana ini sebagai bentuk penghargaan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan dengan berperilaku positif dan menjauhi pelanggaran selama menjalani masa pidana.

"Pengusulan remisi khusus Idul Fitri juga merupakan bentuk upaya pembinaan untuk mempersiapkan narapidana kembali ke masyarakat dengan baik," ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono pada Minggu (31/3).

Diharapkan, lanjut Heni, dengan pengusulan remisi ini dapat meningkatkan motivasi narapidana untuk mengikuti program pembinaan di lapas. 

Jugamempersiapkan narapidana kembali ke masyarakat dengan baik.

"Selain itu, juga diharapkan dapat mengurangi beban lembaga pemasyarakatan yang mengalami overkapasitas hunian," terang Heni.

Mengingat, jumlah warga binaan yang diusulkan mendapatkan remisi tahun ini sekitar 78% dari jumlah keseluruhan warga binaan yang berstatus sebagai narapidana.

"Saat ini ada 27.099 warga binaan kami, 21.243 berstatus sebagai narapidana dan sisanya masih sebagai tahanan," urai Heni.

Warga binaan yang diusulkan mayoritas masih harus menjalani sisa masa pidananya. Jika nanti disetujui olh Ditjen Pemasyarakatan, diperkirakan ada sekitar 184 warga binaan yang bisa langsung bebas.

"Warga binaan yang kami usulkan mayoritas merupakan pelaku tindak pidana khusus dengan 8.622 orang, terutama kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," terang Heni.

Jika dirinci, warga binaan kasus narkotika memang mendominasi usulan remisi dengan 8.405 orang. Disusul dengan warga binaan kasus korupsi sebanyak 190 orang. Juga ada 16 orang warga binaan kasus illegal logging dan empat warga binaan kasus terorisme.

"Sedangkan untuk Anak, ada 66 Anak yang diusulkan mendapatkan remisi," jelas Heni.

Usulan ini belum bisa dijadikan acuan jumlah warga binaan yang akan mendapat remisi khusus Idul Fitri. Karena semua keputusan dan hasil final tergantung dari Ditjen Pemasyarakatan.

"Hasil finalnya masih harus menunggu surat keputusan dari Dirjen Pemasyarakatan," tutup Heni. (Redho )

Wartawan Buat Pengaduan ke Polda Jatim

Oleh On Maret 27, 2024



Surabaya-www.bidiksatunews.com - Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim profesional dalam bekerja, hal itu diperlihatkan dengan menerima pengaduan yang dilakukan Dedik Sugianto, wartawan sekaligus pemimpin redaksi (Pemred) salah satu media online di Surabaya. Rabu (27/3/2024).


Dedik didampingi kuasa hukumnya, Advokat Didi Sungkono, S.H., M.H., melakukan pengaduan terkait pesan WhatsApp (WA) yang berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi yang diterima Dedik pada hari Kamis (21/3/2024) pukul 12.05 Wib dari orang yang tidak dikenal.


Kesempatan itu, Dedik menerangkan pesan berbau atau mengandung ancaman atau intimidasi tersebut berbunyi, "Mas Dedy, masih sayang keluarga sama profesi. Tolong jangan buat berita yang tidak bener & fitnah, jaga integritas. Nggih?.” Pesan tersebut dikirim memakai aplikasi WhatsApp (WA) dengan nomor +62 878-1149-7309, tertulis profil nama Angelia Lee.


"Saat saya jawab pesan, ini siapa, fitnah apa ?. Tetapi tidak dijawab jati dirinya. Akhirnya nomor tersebut saya telusuri, dan akhirnya diketahui kalau nomor tersebut tercantum di aplikasi GetContact dengan nama Ellen Kayanna," terang Dedik. Rabu (27/3/2024).


"Ellen Kayanna nama aslinya adalah Ellen Sulistyo (ES), dan nama Kayanna adalah nama resto yang dia kelola berada di jalan Dr Soetomo 50-52, Surabaya, dan pesan itu saya kira ada hubungan dengan pemberitaan yang saya tulis, yang mana dia digugat wanprestasi oleh CV.Kraton Resto dan sidang masih berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya," urai Dedik yang juga menjabat sebagai salah satu ketua umum Lembaga Pers.


Dedik juga mengatakan pernah bertemu dengan ES beberapa waktu lalu di rumah makan Bu Rudy jalan Anjasmoro Surabaya, dan saat itu ES meminta pemberitaan dihapus.


"Berlagak bos memerintah saya  dan menyodorkan sejumlah uang untuk menghapus berita, akan tetapi saya tolak," terang Dedik yang juga sebagai asesor kompetensi wartawan.


Dedik menerangkan dasar pengaduannya karena ada kata - kata keluarga yang tidak ada hubungan dengan profesinya. 


"Saya sudah konsultasi dengan kuasa hukum, dan akademisi hukum, dan pesan itu memang mengandung ancaman, dan hal itu dilakukan melalui pesan WA, sehingga saya melaporkan dengan UU ITE dan UU Pers," jelas Dedik.


Dikesempatan yang sama, Advokat Didi Sungkono, S.H., M.H., saat diminta tanggapannya terkait ancaman yang diterima wartawan via WA mengatakan perkara itu masuk di UU ITE.



"Sudah terang dan jelas jika ancaman itu dilakukan melalui media elektronik, terduga pelaku pengancaman dapat dijerat dengan Pidana berdasarkan UU No 11 Tahun 2008 Tentang ITE ,sebagaimana diubah menjadi UU No 19 Tahun 2016 Tentang ITE, Pasal 45 B dan Pasal 29 UU ITE," terangnya.


"Ada juga diatur dalam Pasal 4 ayat 1 PP No 23 Tahun 2007 Tentang daerah hukum Kepolisian NKRI, siapapun yang diancam melalui perangkat elektronik, baik itu disebar luaskan melalui sosmed dan WA, silahkan melapor ke Kepolisian terdekat. Negara ini negara hukum, bukan negara barbar yang tidak beradab, semua sama dimata hukum, kemerdekaan setiap masyarakat dijamin oleh undang - undang," tegas Didi.


"Ini yang diancam seorang wartawan yang sedang meliput, melaksanakan tugas jurnalistik, kalau memang isi dari pemberitaan tersebut tidak benar, ada mekanismenya, ada aturan hukumnya, jelas diatur dalam UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Silahkan bikin hak jawab, bukan malah mengancam wartawan dan keluarganya. Ini masalah serius, penegak hukum harus bergerak cepat," urai Direktur Lembaga Bantuan Hukum Rastra Justitia

(Redho)

AMI Kembali Gelar Aksi Bagikan Paket Sembako 500 Paket

Oleh On Maret 26, 2024



Surabaya,-www.bidiksatunews.com - Aliansi Madura Indonesia (AMI) terus gencar dalam meraup berkah dalam bulan suci Ramadhan 1445 H, hal tersebut  kembali dengan aksi turun jalan untuk membagikan paketan sembako sebanyak 500 paket kepada seluruh lapisan masyarakat.


Kegiatan berbagi tersebut berada tepat di depan gedung Grahadi Surabaya, tak ayal tentunya membuat masyarakat sekitar yang kebetulan melintas di jalan tersebut lantas berhenti untuk sekedar mengambil bingkisan dari AMI.



Bahkan dalam kegiatan tersebut, nampak sejumlah petugas kepolisian turut membantu jalannya aksi pembagian sembako, agar nampak tertib biar tidak menggangu lalu lintas.


Dalam penyampaiannya Baihaki Akbar, selaku ketua umum AMI menjelaskan bahwasanya kegiatan seperti ini merupakan agenda wajib dari AMI untuk saling berbagi dalam bulan suci Ramadhan.



"Syukur Alhamdulillah, kegiatan AMI terbilang sukses dan lancar, usai membagikan takjil selama 4 hari berturut-turut, kini pembagian sembako sebanyak 500 paket, dan insyaallah minggu depan kami akan melaksanakan buka puasa bersama," ujarnya (26/3) sembari memberikan bingkisan sembako kepada masyarakat.


Nampak terpantau dalam situasi depan Grahadi masyarakat yang mengambil bingkisan sembako nampak tertib, karena syarat untuk pengambilan harus memiliki kupon, dan tangan dicelupkan ke dalam tinta, hal tersebut bertujuan agar satu orang mendapatkan satu dan tidak ada pengambilan secara doble.

(Redho Fitriyadi)

LDII, Persinas ASAD dan Senkom Mitra Polri Bagikan Takjil di Gunung Anyar

Oleh On Maret 24, 2024



Surabaya-www.bidiksatunews.com


Langit sore di kawasan Jl. Ir. Soekarno (MERR), Surabaya terlihat cerah. Momen itu digunakan oleh pengurus PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya untuk berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas, Minggu (24/3).


Pembagian takjil dimulai pukul empat sore. Dalam kegiatan tersebut PC LDII Kecamatan Gunung Anyar menggandeng Senkom Mitra Polri dan Persinas ASAD. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Anyar pun turut mengatur jalannya kegiatan agar berjalan aman dan tertib. Tak ketinggalan Ketua RW 2 Gunung Anyar turut berbagi.


“Kami menyiapkan 450 bingkisan takjil dan dibagi di dua titik yaitu di jalan MERR dan Jalan Amir Mahmud,” kataKetua PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, Giyato.


Dalam kurun waktu kurang dari 15 menit bingkisan takjil pun ludes. Giyato sengaja memilih lokasi sekitar Jalan MERR karena selain dekat dengan Kantor PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, jalan tersebut sangat strategis. Ada akses dekat dengan pintu keluar tol Tambak Sumur dan akses para pengendara dari arah Sidoarjo ke Surabaya.


“Di bulan Ramadan ini mari kita saling bergandengan tangan untuk saling berbagi. Kita berbagi tidak harus menunggu kaya, seberapapun yang kita berikan dengan ikhlas insya Allah akan dicatat sebagai amal baik kita,” pungkasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Babhinkamtibmas Kelurahan Gunung Anyar, Bripka Sukmadarmawan berpesan kepada warga agar turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya selama bulan Ramadan.


“Kami mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya khususnya pukul 22.00 agar sudah berada di rumah karena mengantisipasi kerawanan tawuran, balapan liar maupun perang sarung,” pesannya.


Sementara itu, Babinsa Kelurahan Gunung Anyar Koramil 0831/05 Rungkut Guntoro W mengapresiasi PC LDII Gunung Anyar yang melaksanakan bagi takjil dengan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.


“Semoga kegiatan seperti ini selalu diadakan pada bulan Ramadan. Kedepannya bisa ditingkatkan lagi untuk memberikan takjil kepada masyarakat kelurahan Gunung Anyar,” pesan Guntoro

[Redho Fitriyadi]