Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Polda Metro Akan Klarifikasi Pelapor soal 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono

Oleh On Januari 09, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jakarta - Polda Metro Jaya mulai melakukan penyelidikan terkait laporan terhadap komika Panjdi Pragiwaksono terkait materi stand up commedy 'Mens Rea'. Memulai penyelidikan, polisi akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak pelapor.
"Penyelidik dan penyidik akan melakukan undangan klarifikasi kepada pelapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Selain itu, dalam proses penyelidikan ini, Polda Metro Jaya akan menganalisis barang bukti antara lain flashdisk rekaman percakapan, tangkapan layar atau gambar.

"Dan ini kami akan lakukan analisis," katanya.

Lebih lanjut Budi Hermanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak bias dalam menyampaikan sebuah informasi. Ia juga menegaskan Polda Metro Jaya akan profesional, proporsional, dan transparan dalam menangani kasus ini.


Pandji Pragiwaksono dilaporkan terkait Pasal 300 dan/atau pasal 301 KUHP dan/atau pasal 242 KUHP dan/atau pasal 243 KUHP. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Pandji dilaporkan terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataannya dalam acara stand up comedy bertajuk 'Mens Rea'.

Adapun pelapor dalam hal ini Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Pelaporan tersebut dibuat lantaran menurutnya materi yang disampaikan Pandji membuat kegaduhan. Dia juga menyebut materi tersebut bisa menimbulkan perpecahan.

"Menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik, dan memecah belah bangsa ini. Itu kan keresahan terhadap, khususnya kami sebagai anak bangsa, anak Nahdliyin, pun juga teman saya sebagai Aliansi Muda Muhammadiyah," kata Presedium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, kepada wartawan, Kamis (8/1).

Media sudah menghubungi Pandji melalui akun Instagram miliknya untuk meminta tanggapan terkait pelaporan tersebut. Namun hingga berita ini dimuat belum ada respons.


Sikap PBNU dan Muhammadiyah
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan Aliansi Muda Nahdlatul Ulama yang melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan bagian dari PBNU. Ketua PBNU, Ulil Abshar Abdalla, menyatakan aliansi tersebut bukan representasi organisasi.

"Kalau representasi PBNU jelas tidak," dikutip dari situs NU Online, Jumat (9/1).

Ulil mengatakan pengatasnamaan NU dalam berbagai aktivitas oleh individu atau kelompok sudah ada sejak dulu. Menurut dia, hal itu tidak terlepas dari karakter NU sebagai organisasi yang terbuka.

Terlepas dari itu, Ulil menekankan mengenai pentingnya humor dalam kehidupan masyarakat. Dia menyesalkan jika ada komedian yang biasa membuat orang tertawa justru harus berhadapan dengan proses hukum.

"Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji," ujar Ulil.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan pelaporan yang dilakukan oleh Aliansi Muda Muhammadiyah terhadap komika Pandji Pragiwaksono bukan sikap resmi persyarikatan. Muhammadiyah menegaskan sikap sebagai organisasi yang menjunjung prinsip keadaban publik dan penyelesaian persoalan secara arif serta bijaksana.

"Tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah bukan merupakan sikap resmi, maupun mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah," kata Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, dalam pernyataan pers, Jumat (9/1/2026).

Bachtiar menyampaikan setiap langkah dan sikap resmi Muhammadiyah hanya dapat disampaikan oleh pimpinan yang memiliki kewenangan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah. Menurut dia, pengatasnamaan Muhammadiyah oleh kelompok tertentu tidak mencerminkan sikap resmi persyarikatan.

"Pengatasnamaan Muhammadiyah oleh kelompok atau individu tertentu dalam konteks tindakan hukum maupun pernyataan publik tidak serta-merta mencerminkan pandangan dan sikap Persyarikatan Muhammadiyah," ujar dia.

Di sisi lain, Bachtiar menyampaikan Muhammadiyah menghormati upaya setiap warga negara yang menempuh jalur hukum. Namun, kata dia, hal itu merupakan tanggung jawab pribadi atau kelompok, bukan institusi Muhammadiyah.(Red)-Si Juli-

Patung liberty viral di pondok cabe tangerang selatan membuat berasa di New York

Oleh On Januari 09, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jakarta - Patung Liberty di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten viral di media sosial. Patung replika itu ramai karena disebut membuat Pondok Cabe berasa seperti di New York, Amerika Serikat.
Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (9/1/2026) patung itu berada di Jalan Pala Raya, tak jauh dari Bandara Pondok Cabe. Letaknya cukup tersembunyi karena ada di belakang toko kelontong.

Sepintas, patung itu terhalangi oleh toko namun masih terlihat jelas dari jalan raya. Untuk mencapai patung tersebut, harus jalan menyeberang lewat jembatan bambu setapak
Di lokasi yang sama, ada patung lain yang warnanya mirip. Di belakang Patung Liberty, ada patung petani membawa cangkul dan patung macan.

Setelah ditelusuri, pemilik atau pembuat Patung Liberty Pondok Cabe itu adalah Sutopo (53). Dia adalah pematung yang sudah membuka studio patungnya di Pondok Cabe sejak 2007.

Pria yang dipanggil Topo itu mengatakan, Patung Liberty Pondok Cabe itu awalnya dibuat untuk pesanan seseorang di Kalimantan. Lokasi tersebut menjadi tempatnya untuk membuat patung.

"Jadi karena memang ada order, ya saya terima kemudian saya produksi, saya kirim yang aslinya. Yang di Pondok Cabe itu limbahnya istilahnya. Jadi sebagai master produksinya udah saya pindah, udah saya kirim. Jadi dari produksi itu udah saya finishing jauh lebih bagus, gitu," kata Topo saat berbincang dengan detikcom.

Topo mengatakan, pemesan sengaja meminta Patung Liberty untuk dekorasi tempat usahanya. Patung itu disebut cocok dengan tema Amerika Serikat.

"Semacam taman wisatalah. Jadi emang kebetulan dia punya ikon ke sana. Jadi sisi-sisi dari patung itu emang ada-ada sesuatu yang berbau USA gitu loh, yang berbau Amerika. Jadi biar sinkron, biar sinkron, dipasanglah Liberty sebagai ikon di situ," katanya.

Seingat Topo, Patung Liberty Pondok Cabe dibuat sekitar 5 tahun atau 6 tahun lalu. Ketika itu, dia masih rutin membuat patung di tempat tersebut- Bambang-

Panen Raya Jagung Serentak Digelar di Melawi, Polres Dukung Swasembada

Oleh On Januari 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-

*Polres Melawi Polda Kalbar* – Lahan jagung Polres Melawi di belakang Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Melawi menjadi lokasi pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025.

Panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr. Ospla, didampingi Waka Polres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., M.A.P. Turut hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Melawi Dr. P. R. Beni Robin, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi Moh. Syaiful Khair, S.Sos., M.Si, Kepala BKPSDM Melawi Jaya Sutardi, S.H, serta sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri LO Kodim 1205 Kapten H. Didik H. P, Kabid PPMD DPMD Kabupaten Melawi Zulkifli, S.Sos., M.Si, Perwakilan Perum Bulog Sintang, para PJU Polres Melawi, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan seperti PMKRI Cabang Melawi, Katab Kebahan Pasak Kebebu Kabupaten Melawi, GMKI Cabang Melawi, GMNI Cabang Melawi, dan seluruh personel Polres Melawi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV yang dilaksanakan secara nasional. Selanjutnya dilakukan pelepasan hasil panen raya jagung serentak Kuartal IV di wilayah hukum Polres Melawi yang diserahkan kepada Forum Bulog Sintang.
Dari hasil panen tersebut, total jagung yang berhasil dipanen mencapai 1.000 kilogram atau 1 ton. Hasil panen ini menjadi salah satu kontribusi nyata Polres Melawi dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan daerah.

Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon menyampaikan bahwa Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia merupakan bentuk komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya mewujudkan Swasembada Pangan Nasional.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.
Sumber 
Humas Res Mlw ( SiJuli& Bambang).

Kapolres Melawi Mengimbau Seluruh Masyarakat Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Potensi Banjir dan Longsor

Oleh On Januari 08, 2026

Kepala BPBD Kabupaten Melawi : Terdapat Sejumlah Desa Terdampak Banjir dan Longsor*
Www.bidiksatunews.com-
*Polres Melawi Polda Kalbar* – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Melawi mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kecamatan, Kamis (8/1/2026).

Bencana hidrometeorologi tersebut dilaporkan terjadi di Kecamatan Tanah Pinoh, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kecamatan Belimbing, dan Kecamatan Ella Hilir. Curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan beberapa sungai meluap dan tanah di wilayah perbukitan menjadi labil.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Kapolres Melawi AKBP Haris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr. Opsla mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, dataran rendah, serta wilayah perbukitan.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada, memantau kondisi lingkungan sekitar, dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi situasi darurat,” ujarnya.

Berdasarkan Prospek Cuaca Hari Ini BMKG tanggal 09 Januari 2025 pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca di Kabupaten Melawi secara umum berawan hingga hujan ringan. Namun, potensi hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah seperti Nangapinoh, Ella Hilir, Pinoh Selatan, Belimbing, Belimbing Hulu, Tanah Pinoh, dan Tanah Pinoh Barat, terutama pada pagi dan malam hari.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Dr. Daniel, SP., M.M., menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari Pihak kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat, terdapat sejumlah desa yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Di Kecamatan Tanah Pinoh, desa yang terdampak banjir meliputi Desa Bata Luar, Desa Maris Permai, Desa Bina Jaya, dan Desa Pelita Kenaya. Sedangkan di Kecamatan Tanah Pinoh Barat, banjir melanda Desa Keluas Hulu, Desa Harapan Jaya, Desa Laja, Desa Lintah Taum, Desa Ulak Muid, Desa Pelita Jaya, dan Desa Bukit Raya.

Untuk Kecamatan Belimbing, desa terdampak antara lain Desa Balai Agas dan Desa Upit.
Sementara di Kecamatan Ella Hilir, tepatnya di Desa Bemban Permai, terjadi tanah longsor yang mengakibatkan akses jalan desa tertutup material longsoran.

“Hujan lebat menyebabkan beberapa sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap, serta memicu terjadinya tanah longsor di wilayah tertentu,” jelas Daniel.

Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, kondisi air di beberapa kecamatan pada sore hari dilaporkan telah berangsur surut. Hingga saat ini, aparat gabungan dari Polres Melawi, BPBD, dan instansi terkait masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak.
Sumber 
Humas Res Mlw ( Bambang).

Krisis Sampah Tangsel: Status Darurat Diperpanjang, Sampah Dibuang ke Cileungsi

Oleh On Januari 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jakarta - Urusan sampah di Kota Tangerang Selatan, Banten, tak kunjung beres. Status darurat diperpanjang dan pengalihan sampah ke daerah tetangga kena pingpong sana-sini.
Sejak pertengahan Desember 2025, sampah menumpuk di titik-titik ruang publik Tangsel belum sepenuhnya bisa diangkut ke tempat pembuangan sampah. Solusi sementara yang dilakukan Pemkot Tangsel yakni menutupi tumpukan sampah dengan terpal.

Pada 16 Desember 2025, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan permintaan maaf atas tumpukan sampah di flyover Ciputat. Benyamin mengatakan penutupan sampah dengan terpal hanya bersifat sementara
"Pertama-tama, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat terkait tumpukan sampah di kawasan flyover Ciputat. Saya memahami betul dan merasakan keresahan warga karena persoalan sampah menyangkut langsung kenyamanan dan kesehatan," ujar Benyamin kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).
Dia mengatakan sampah-sampah ditutup menggunakan terpal sambil menunggu penataan pengelolaan sampah di hilir. Dia mengatakan flyover Ciputat jadi fokus Pemkot Tangsel agar pembuangan sampah tak terulang.

"Saya ingin menegaskan bahwa penutupan dengan terpal dan penyemprotan antibau hanya bersifat sementara untuk mengurangi bau dan dampak lingkungan. Dalam jangka pendek, sampah di lokasi tersebut saat ini sudah dilakukan pengangkutan secara bertahap," jelasnya.

Status Darurat Sampah
Pemerintah Kota Tangsel kemudian menetapkan status tanggap darurat pengelolaan sampah pada 23 Desember sampai 5 Januari 2026. Status darurat sampah ini berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor 600.1.17.3/Kep.500-Huk/2025.

Walkot Benyamin juga menyebut sampah-sampah yang masih menggunung di sejumlah titik diangkut bertahap. Dia mengimbau warga menghindari membuang sampah di sejumlah titik penumpukan yang ada.

Kala itu Benyamin memahami masyarakat khawatir dan terganggu adanya tumpukan sampah itu. Dia memastikan pengangkutan sampah dilakukan bertahap
Pada status darurat tahap pertama ini rupanya tumpukan sampah belum juga bisa teratasi. Pemkot Tangsel memperpanjang status darurat hingga 19 Januari 2026.

"Pada masa perpanjangan difokuskan pada optimalisasi pembersihan dan pengangkutan sampah serta optimalisasi penegakan perilaku buang sampah," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel Essa Nugraha, dikutip Antara, Kamis (8/1/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb Asep Nurdin menambahkan, perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama. Berdasarkan hasil evaluasi masih ditemukan tumpukan sampah sehingga memerlukan penanganan ekstra.

Da berharap penanganan masalah sampah berjalan optimal selama perpanjangan status darurat.

"Perpanjangan ini untuk memastikan pelayanan kebersihan tetap maksimal dan kondisi kota kembali normal sepenuhnya," ujar dia.


Sampah Tangsel Ditolak Warga Serang
Pemkot Tangsel dan Serang kemudian menjalin kerja sama pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Taktakan, Kota Serang. Namun langkah ini menuai protes warga.

Mereka menyebut air lindi dari truk pengangkut sampah di Tangsel mencemari jalanan dan menimbulkan bau. Warga Taktakan menggelar demonstrasi di Kantor Kecamatan Taktakan, Kota Serang membentangkan spanduk penolakan sampah dari Tangsel.

Salah satu perwakilan warga Taktakan, Yuda, mempertanyakan klaim bahwa warga sekitar TPAS Cilowong setuju terhadap kiriman sampah dari Tangsel.

"Mohon ditunjukkan tanda tangan masyarakat yang setuju, biar kami tahu siapa saja yang setuju. Berarti ini bukan mengatasnamakan masyarakat Taktakan. Masyarakat Taktakan untuk sementara ini menolak. Saya sendiri merasakan baunya," kata Yuda, Selasa (6/1/2026)
Atas hal itu, Serang menghentikan sementara penerimaan sampah dari Tangsel untuk dilakukan evaluasi. Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan untuk sementara penerimaan sampah dari Tangsel yang diujicobakan sejak 1 Januari 2026 dihentikan.

"Ini kan baru uji coba beberapa hari. Kita hentikan dulu untuk dilakukan evaluasi. Saya pikir wajar masyarakat menyampaikan aspirasinya, baik dengan keras maupun lembut. Poinnya, kita akan melakukan perbaikan-perbaikan," ujar Nanang.

Menurut Nanang, Pemkot berkomitmen membuka ruang dialog dengan warga yang menolak maupun yang menerima kebijakan tersebut. Ia mengaku telah mendengar berbagai keluhan warga selama uji coba penerimaan sampah dari Tangsel.

"Kami membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk melihat apa saja dampak dari perjanjian kerja sama itu. Misalnya, ada mobil truk Tangsel yang sebagian sudah bagus, sebagian masih rusak, bau air lindi masih ada. Ini menjadi bahan perbaikan ke depan agar proses perjanjian kerja sama ini bisa berjalan dengan baik," katanya.

Sementara itu, Ketua Satgas Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan ada sejumlah keterangan yang diperoleh selama audiensi, mulai dari kondisi truk pengangkut hingga persoalan air lindi yang masih menetes.

"Berdasarkan pengawasan, termasuk dari masyarakat yang secara sukarela ikut mengawasi, disampaikan bahwa mobilnya baru. Kedua, soal terpal, ketika ditemukan tidak layak langsung diganti baru. Kemudian air lindi, di tampungan masih ada yang tercecer. Kami juga memastikan sampah yang dibawa ke Kota Serang adalah sampah baru, bukan timbunan," kata Wahyu
Pemkot Tangsel Kini Alihkan Sampah ke Cileungsi
Pemkot Tangsel langsung mengambil langkah melakukan pembuangan sampah ke wilayah lain. Tumpukan sampah di Tangsel dibuang ke tempat pembuangan di Cileungsi, Kabupaten Bogor.

"Sebanyak 200 ton sampah per hari akan dikirim ke Cileungsi selama 14 hari ke depan," ujar Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di Tangerang, dikutip Antara, Kamis (8/1/2026).

Benyamin mengatakan pengalihan pembuangan sementara ke Cileungsi agar tak ada lagi penumpukan sampah di dekat permukiman maupun ruang publik di Tangsel. Apalagi, pembuangan sampah ke TPAS Cilowong saat ini disetop sementara.

"Ke Cileungsi ini diambil untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah di titik-titik pemukiman maupun ruang publik di Tangsel," ucapnya
Benyamin memastikan pihaknya terus mengupayakan melakukan penanganan sampah di wilayahnya. Dia juga mengatakan penghentian pengiriman sampah ke Cilowong bersifat sementara.

"Saya sampaikan dengan tegas kepada masyarakat, Pemkot Tangsel tidak berhenti bekerja dan tidak menyerah. Penghentian pengiriman ke Cilowong ini bersifat sementara," katanya.

Dia menjelaskan, Pemkot Tangsel mengevaluasi sistem secara menyeluruh agar tidak terus bergantung pada kerja sama antar-daerah yang bersifat darurat.

"Kondisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan, agar ke depan Tangsel memiliki kemandirian dalam pengelolaan limbah
Si Juli-

Iran Tegaskan Tidak Akan Memberi Toleransi kepada Perusuh

Oleh On Januari 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Iran menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada para “perusuh”, meski tetap mengakui hak publik untuk menyampaikan protes. 

Pernyataan itu disampaikan Kepala Lembaga Peradilan Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, pada Senin (5/1), menyusul gelombang demonstrasi yang telah berlangsung lebih dari sepekan dan di sejumlah titik berujung korban jiwa. 

Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan bahwa Iran terus dipantau dan akan “mendapat pukulan sangat keras dari AS” jika aparat membunuh lebih banyak demonstran. Hal ini disampaikan Trump di atas pesawat Air Force One setelah AS melancarkan serangan ke Venezuela akhir pekan lalu. 

Aksi protes di Iran pertama kali pecah pada 28 Desember 2025, ketika para pedagang di ibu kota Teheran menggelar mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap tingginya harga dan stagnasi ekonomi. Seiring waktu, demonstrasi menyebar ke berbagai kota lain dan berkembang menjadi tuntutan politik. 

“Saya menginstruksikan Jaksa Agung dan Jaksa Penuntut di seluruh negeri untuk bertindak sesuai hukum dan dengan ketegasan terhadap para perusuh dan pihak-pihak yang mendukung mereka, tanpa menunjukkan keringanan atau toleransi,” kata Ejei, seperti dikutip kantor berita peradilan Mizan. 

Meski demikian, Ejei menegaskan bahwa pemerintah Iran tetap mendengarkan suara para demonstran dan kritik mereka, serta membedakan antara para pemrotes dengan para perusuh. 

Respons PBB 

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres juga angkat bicara. Melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, Guterres mendesak Iran menghormati hak warga untuk melakukan aksi protes secara damai, sembari menekankan pentingnya mencegah jatuhnya korban tambahan. 

“Setiap individu harus diizinkan untuk berunjuk rasa secara damai dan menyampaikan keluhan mereka,” ujar Guterres. 

Menurut penghitungan AFP berdasarkan pernyataan resmi dan laporan media, demo telah terjadi di 23 dari 31 provinsi di Iran dan memengaruhi setidaknya 45 kota. Mayoritas aksi berlangsung di kota-kota kecil dan menengah, terutama di wilayah barat Iran. 

Sudah Memasuki Hari ke-12 

Seorang polisi Iran dilaporkan tewas akibat penusukan di tengah demonstrasi yang berlangsung di dekat ibu kota Teheran. Media lokal melalui AFP melaporkannya hari ini, Kamis (8/1), ketika aksi protes atas biaya hidup itu memasuki hari ke-12. 

Petugas polisi itu bernama Shahin Dehghan, anggota kepolisian di wilayah Malard di sebelah Barat Teheran. 

“Tewas beberapa jam yang lalu setelah ditusuk saat berupaya mengendalikan kerusuhan," demikian yang dilaporkan kantor berita Fars. 

Fars menambahkan bahwa upaya untuk mengidentifikasi pelaku sedang berlangsung. 

Kemlu Pastikan 386 WNI Tak Terdampak 

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Heni Hamidah mengungkapkan 386 WNI di Iran dalam kondisi aman, menyusul demonstrasi yang berlangsung sejak Minggu (28/12) di ibu kota Teheran. Para pemilik toko melakukan mogok kerja akibat harga kebutuhan pokok melambung tinggi dan adanya stagnasi ekonomi. 

Hal itu disampaikan Heni dalam press briefing di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat pada Kamis (8/1). 

“Perkembangan situasi di Iran, sudah 10 hari ya demo-demo ini berlangsung dan sudah ada beberapa korban, tapi so far belum ada laporan WNI yang terdampak. Kondisi WNI masih baik di sana. Dan data per Juni 2025 ini, WNI kita di sana sebanyak 386 orang,” ujarnya.

Kapolsek Silat Hulu Cek Tanaman Jagung di Desa Lebak Najah

Oleh On Januari 08, 2026


Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu — Kapolsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu, AKP Jaspian bersama Bhabinkamtibmas dan perangkat Desa Lebak Najah, melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung yang berlokasi di Dusun Lebak Lestari, Desa Lebak Najah, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis sore (8/1/2026)

Dalam pengecekan lahan tersebut, AKP Jaspian menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kinerja para petani yang didukung Pemerintah Desa Lebak Najah, Kecamatan Silat Hulu dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. Tanaman jagung yang ditinjau memiliki luas lahan sekitar 1,2 hektar, yang ditanam pada tanggal 18 Nopember 2025.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pertumbuhan jagung tersebut terpantau sangat baik. Tanaman telah mencapai tinggi sekitar 180 sentimeter dan menunjukkan kondisi pertumbuhan yang subur dan hijau.

Menurut keterangan dari perangkat Desa Lebak Najah, Harun, S. Hut, yang mendampingi saat pengecekan tersebut menyampaikan bahwa, tanaman jagung tersebut dirawat dengan pemupukan menggunakan pupuk organik serta pupuk kandang. Proses pemupukan sudah dilakukan sebanyak dua kali pemupukan. Selain itu, penyemprotan pestisida juga dilakukan secara berkala untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman.
Selanjutnya, AKP Jaspian menambahkan bahwa keterlibatan Polri khususnya Polsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang juga menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi di bidang pembinaan masyarakat.

“Kami mendukung penuh kegiatan pertanian yang dilaksanakan masyarakat di wilayah Kecamatan Silat Hulu. Ini bagian dari wujud kepedulian kami terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan warga,” tutup mantan Kapolsek Bunut Hulu.
Sumber Kapolsek- Silat Hulu 
Mr.Eddy 

Dukung Asta Cita Presiden RI Dalam Ketahanan Pangan, Kasrem 121/Abw hadiri Tanam Padi Perdana di lahan seluas 4,2 Hektar

Oleh On Januari 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-
SANGGAU - Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismai Marzuki, S.I.P., tanam padi perdana di Lahan Ketahanan Pangan Batalyon Infanteri TP 833/Bumi Daranante seluas 4,2 Hektar yang terletak di Desa Lape, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (08/01/2026). 

Penanaman padi perdana ini dihadiri oleh Bupati Sanggau, Dandim 1204/Sanggau, Danyonif TP 833/BD, Kepala Dinas Pertanian Kab. Sanggau, Kepala Desa Lape serta warga masyarakat. 

Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., dalam sambutannya mengatakan, Tanam padi perdana ini dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI khususnya Korem 121/Abw dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. 

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan pertanian dengan maksimal", ujarnya. 

Sementara itu, Kepada Desa Lape Nikodemus Nong mengatakan, Pemerintah Desa Lape sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada pihak TNI karena sudah membantu dan mendorong masyarakat dalam memanfaatkan lahan pertanian. 

"Kami berharap program tersebut tetap konsisten dan berkelanjutan sehingga bisa membangun ekonomi masyarakat di bidang pertanian", harap Kades Lape. 

Selain tanam padi perdana juga dilaksanakan penebaran bibit ikan lele sebanyak 7.500 ekor oleh Kasrem 121/Abw bersama para pejabat lainnya.

Sumber : Penrem 121/ABW (Si Juli )

Danrem 121/Abw tinjau rencana pembangunan Batalyon TP 836/PP yang terletak di Kabupaten Bengkayang Kalbar

Oleh On Januari 08, 2026

Www.bidiksatunews.com-
BENGKAYANG - Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., didampingi Kasiter Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Negy Kuntagina dan Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc., meninjau secara langsung lokasi untuk perencanaan pembangunan dan pembentukan Batalyon TP 836/PP yang bertempat di Ds. Goa Boma Kec. Monterado Kab. Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu ( 07/01/26 ) Kemarin.

Lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan Batalyon di wilayah ini menjadi prioritas untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan kekuatan TNI Angkatan Darat di daerah Kabupaten Bengkayang tersebut.

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., pada kesempatan ini menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan sebagai bagian penting dari tahap perencanaan awal pembangunan. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa area yang dipilih sesuai dengan standar teknis dan kebutuhan fungsional dari sebuah batalyon.
"Selain mengevaluasi kondisi fisik lokasi, tujuan utama dari kunjungan kerja ini juga untuk memastikan kesiapan lokasi secara menyeluruh, memantau kondisi wilayah sekitar, serta mendapatkan gambaran terkait dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat", ujarnya. 

Lebih lanjut Danrem 121/Abw mengatakan bahwa dalam rangka rencana pembangunan pembentukan Bataliyon ini juga perlu dukungan dari elemen lokal yang dianggap sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan, karena akan memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat diantaranya seperti kelancaran berlalu lintas dengan adanya akses pendukung jalan didaerah tersebut sehingga mempermudah bagi masyarakat sekitar dalam melaksanakan berbagai macam kegitan sehari-hari nya serta hubungan yang sinergis antara TNI dengan masyarakat.

Sumber : Penrem 121/ABW (Bambang )

Pemerintah daerah Sintang,dinilai gagal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ambalau,gas LPG,3 kg.dan BBM langka.sehingga memaksa warga turun kejalan melakukan aksi.

Oleh On Januari 07, 2026

www.bidiksatunews com

Sintang, Kalbar | Realitas – Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Gas Elpiji 3 kilogram yang berkepanjangan di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, memicu aksi protes masyarakat. Warga yang tergabung dalam Aksi Masyarakat Peduli Kecamatan Ambalau turun menyuarakan tuntutan agar pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret.

Aksi damai berlangsung di halaman Kantor Camat Ambalau, Kamis 8 Januari 2025. Dalam aksinya warga membawa gas dan jerigen kosong sebagai bentuk protes. Tak ketinggalan juga baliho protes bertuliskan “Tolong Aparat Menindak Tegas Mafia Migas di Ambalau”.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tiga poin tuntutan utama, menyusul dampak serius kelangkaan energi yang dirasakan langsung oleh warga, baik rumah tangga maupun pelaku ekonomi kecil.

Tokoh Masyarakat sekaligus koordinator aksi , Antonius Junas, mengatakan kelangkaan Elpiji 3 Kg tidak hanya membuat barang sulit diperoleh, tetapi juga menyebabkan harga melambung jauh di atas charga eceran tertinggi (HET). Kondisi ini memaksa sebagian warga kembali menggunakan kayu cbakar untuk memasak.

“Ini sangat memprihatinkan. Masyarakat terpaksa kembali ke cara-cara lama untuk memenuhi kebutuhan dasar. Ini jelas bentuk kemunduran kesejahteraan,” ujar Junas

Selain Elpiji, krisis juga terjadi pada BBM Pertalite yang menjadi bahan bakar utama transportasi air. Padahal, transportasi sungai merupakan urat nadi mobilitas masyarakat Ambalau, mengingat keterbatasan akses jalur darat.

Menurut Junas, kelangkaan BBM telah berdampak luas, mulai dari terhambatnya arus balik pelajar ke sekolah, kesulitan warga yang hendak berobat, hingga melonjaknya biaya transportasi. Aktivitas ekonomi masyarakat pun ikut terganggu karena ketergantungan penuh pada jasa transportasi air.

“Tanpa BBM, aktivitas hampir lumpuh. Warga tidak bisa bepergian, distribusi barang terhambat, dan roda ekonomi melambat,” jelasnya.

Melalui aksi ini, masyarakat juga menuntut penambahan kuota Elpiji 3 Kg dan BBM khusus bagi pemegang izin pangkalan resmi di Kecamatan Ambalau. Mereka meminta pemerintah memastikan distribusi energi benar-benar tepat sasaran dan merata hingga ke wilayah Ambalau, bukan hanya berhenti di atas kertas.

Penanggung jawab aksi, Yosef Obeng, menegaskan pentingnya penindakan tegas terhadap oknum yang diduga menyebabkan kelangkaan dan permainan harga di lapangan.

“Kami menuntut pemerintah dan pihak terkait bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mempermainkan distribusi. Masyarakat Ambalau berhak mendapatkan BBM dan Elpiji dengan harga wajar dan pasokan yang terjamin,” tegas Obeng .

( Tem)

Syukuran HUT Satpam ke-45 Digelar di Polres Melawi, Kapolres Tekankan Peran Strategis Satpam

Oleh On Januari 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
*Polres Melawi Polda Kalbar* – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45 Tahun 2025, Polres Melawi menggelar acara syukuran yang berlangsung di Ruang Aula Tribrata Polres Melawi, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Haris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr. Opsla yang didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., serta para Kabag, Kasat, dan Kasi Polres Melawi. Turut hadir pula para pimpinan pengguna Satpam serta seluruh anggota Satpam se-Kabupaten Melawi.
Acara diawali dengan sambutan Kapolres Melawi yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Satpam selama ini dalam membantu tugas Kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun masyarakat.

“Satpam memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Profesionalisme, loyalitas, serta integritas harus terus ditingkatkan seiring dengan tantangan keamanan yang semakin kompleks,” ujar Kapolres Melawi dalam sambutannya.
Sebagai bentuk rasa syukur, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolres Melawi yang kemudian diserahkan kepada Saudara Iin selaku Ketua Panitia HUT Satpam ke-45. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.

Acara syukuran HUT Satpam ke-45 ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pengabdian serta keselamatan seluruh anggota Satpam. Selain itu, momentum ini juga menjadi sarana refleksi atas peran dan kontribusi Satpam dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sumber-
Humas Res Mlw ( Bambang)

IRT Di Pangkalan Diamankan Polisi, Barang Bukti Narkoba Diamankan

Oleh On Januari 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Polres Tabalong – Satuan Reserse Narkoba Polres Tabalong yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP Andi Prakteknjo, S.H. berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Pengungkapan tersebut terjadi pada hari Selasa (06/01/2026) sore di Pangkalan Kelurahan Hikun, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial DN (32), warga Pangkalan Kelurahan Hikun, Kecamatan Tanjung yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi peredaran gelap dan/atau penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman di wilayah  Pangkalan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Tabalong melakukan penyelidikan intensif di lokasi yang dimaksud.

Petugas melihat seorang yang mencurigakan di pinggir jalan yang ciri di informasikan, saat dihampiri dan dilakukan pemeriksaan, petugas melihat diduga pelaku menjatuhkan satu buah plastik klip berisi serbuk kristal warna bening yang diduga narkotika golongan I bukan tanaman.

Setelah ditanyakan, diduga pelaku mengakui masih menyimpan narkotika jenis serupa di dalam rumahnya. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di kediaman diduga pelaku dan kembali menemukan serbuk kristal warna bening yang diduga narkotika golongan I bukan tanaman, beserta sejumlah peralatan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan aadalah bungkus plastik klip berisi serbuk kristal warna bening diduga narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat bersih 0,91 gram, 1 buah timbangan digital warna hitam, 1 buah pipet kaca, 1 buah sekop dari sedotan,1  lembar tisu, 1 buah tas kecil warna coklat, 1 buah gawai warna putih.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Tabalong untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Joko Sutrisno menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Tabalong dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba.

“Polres Tabalong tidak akan memberikan ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tabalong. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota Satresnarkoba dalam menindaklanjuti informasi dari masyarakat,” tegas Kapolres

Tabalong melalui Kasi Humas.
Lebih lanjut disampaikan, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dan bertanggung jawab.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi muda serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.(*)

Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan Minyakita Diawal Tahun 2026

Oleh On Januari 07, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Guna memastikan stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari praktek penimbunan serta pemalsuan produk, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan melakukan pengawasan dan pengecekan langsung ke Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Kamis (8/1/2026) pagi.

Pengawasan ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M., didampingi oleh AKP Widodo Saputro, S.H., Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Pengecekan pasca Natal dan Tahun Baru ini berfokus pada komoditas minyak goreng merek Minyakita, yang merupakan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga terjangkau yang ditetapkan pemerintah. Tim satgas secara teliti memeriksa kesesuaian harga jual dan keutuhan serta keaslian kemasan.

"Kami mengecek apakah harga jual di lapangan masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga memastikan bahwa kemasan produk dalam kondisi baik, tidak rusak, dan terjamin keasliannya untuk melindungi konsumen dari produk palsu atau ilegal," ujar AKP Sufian Noor.

Kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif. Harga minyak goreng Minyakita dijual sesuai dengan harga eceran yang dianjurkan. Seluruh kemasan yang diperiksa juga dalam kondisi baik dan terverifikasi keasliannya.

"Alhamdulillah, dari pengecekan yang kami lakukan, harga dan kondisi kemasan minyak goreng Minyakita sudah sesuai. Kami apresiasi kepatuhan distributor dalam mendukung program pemerintah," tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk turut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan praktik penimbunan atau penjualan dengan harga di atas ketentuan melalui saluran pengaduan yang tersedia.

Kegiatan pengawasan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan pokok bagi masyarakat.-  Bambang