Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Tagihan Air Membengkak Drastis, Ibu Rumah Tangga di Sengkuang Sintang Protes PDAM

Oleh On April 20, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalbar – Seorang ibu rumah tangga di wilayah Sengkuang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengaku terkejut dengan lonjakan tagihan air dari Perusahaan Daerah Air Minum yang dinilai tidak wajar.
Pasalnya, selama ini tagihan air yang ia bayarkan setiap bulan berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu. Namun dalam beberapa waktu terakhir, tagihan tersebut tiba-tiba melonjak hingga mencapai Rp800 ribu per bulan.
“Tidak ada perubahan pemakaian, tetap seperti biasa. Tapi tagihan tiba-tiba naik dua kali lipat. Kami sangat kaget,” ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, kondisi ini cukup memberatkan ekonomi keluarga, terlebih di tengah kebutuhan rumah tangga yang semakin meningkat. Ia pun mempertanyakan keakuratan pencatatan meter air yang dilakukan oleh petugas PDAM.
Warga menduga lonjakan tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesalahan pencatatan meter, kerusakan alat ukur, hingga kemungkinan adanya kebocoran pada jaringan pipa yang tidak disadari pelanggan.
“Kalau memang ada kebocoran atau kesalahan, seharusnya ada penjelasan dari pihak PDAM. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” tambahnya.
Sejumlah warga di sekitar Sengkuang juga mengaku mulai khawatir akan kemungkinan mengalami hal serupa. Mereka meminta pihak PDAM untuk lebih transparan dan responsif terhadap keluhan pelanggan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Perusahaan Daerah Air Minum terkait lonjakan tagihan tersebut. Masyarakat berharap adanya pengecekan langsung ke lapangan serta evaluasi sistem pencatatan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, yakni akses air bersih. Warga berharap pemerintah daerah turut turun tangan untuk memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik dan tidak merugikan masyarakat kecil.

Ngopi Bareng Awak Media  dan Danramil Bunut Hilir, Perkuat Kolaborasi dan Peran Strategis Media

Oleh On April 20, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu, 20 April 2026 – Dalam suasana santai penuh keakraban, awak media menggelar kegiatan “ngopi bareng” bersama Danramil Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sekaligus membangun kolaborasi antara insan pers dan aparat teritorial, khususnya dalam menyoroti pentingnya peran media di tengah masyarakat.
Bertempat di salah satu warung kopi di wilayah Kecamatan Bunut Hilir, kegiatan ini berlangsung hangat dengan balutan diskusi ringan namun sarat makna. Dalam perbincangan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Danramil Bunut Hilir dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa media bukan hanya sekadar penyampai berita, tetapi juga memiliki fungsi kontrol sosial yang sangat penting. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta mampu membantu menciptakan stabilitas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Peran media sangat besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, sinergi antara aparat dan media harus terus dijaga agar informasi yang disampaikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci dalam membangun hubungan yang sehat antara aparat dan media. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan setiap isu yang berkembang dapat disikapi secara bijak dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Sementara itu, awak media  menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai bahwa forum informal seperti ini sangat efektif dalam membangun kedekatan serta saling pengertian. Media, menurut mereka, memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang edukatif sekaligus menjadi mitra kritis yang konstruktif.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa berdialog langsung, menggali informasi, serta memahami perspektif aparat di lapangan. Ini sangat penting agar pemberitaan yang kami sajikan tetap berimbang dan tidak sepihak,” ungkap salah satu jurnalis.
Diskusi juga mengarah pada pentingnya peningkatan literasi media di masyarakat, agar publik mampu memilah informasi yang benar di tengah maraknya arus berita yang begitu cepat, terutama di era digital saat ini. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat meresahkan.
Selain itu, kedua pihak juga menyinggung pentingnya menjaga etika dalam menjalankan tugas masing-masing. Aparat diharapkan tetap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas, sementara media diharapkan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.
Kegiatan “ngopi bareng” ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat kolaborasi ke depan. Diharapkan, sinergi yang terbangun dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana yang kondusif serta meningkatkan kesadaran hukum dan informasi di tengah masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu.
Dengan adanya kolaborasi yang baik antara media dan aparat, peran masing-masing dapat berjalan optimal dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keutuhan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. (Mr.Eddy)

Warga Diharapkan Bijak Memilih, Empat Calon Kades Desa Beringin Siap Bertarung

Oleh On April 19, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Desa Beringin, 20 April 2026 – Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Beringin semakin menarik perhatian masyarakat. Empat nama telah mencuat sebagai calon kuat yang akan bertarung dalam kontestasi demokrasi tingkat desa tersebut, yakni Herman (mantan kepala desa), Salim, Deski Herigunawan, dan Idul Zainudin.
Keempat calon ini hadir dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda, yang diharapkan mampu memberikan pilihan terbaik bagi masyarakat Desa Beringin dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan.
Herman, yang merupakan mantan Kepala Desa Beringin, kembali maju dengan mengandalkan pengalaman kepemimpinan yang telah ia jalani sebelumnya. Sejumlah warga menilai, pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami kebutuhan masyarakat serta melanjutkan program-program yang belum terealisasi.
Sementara itu, Salim hadir sebagai sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat. Ia dinilai memiliki pendekatan yang humanis dan kerap terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial di desa. Dukungan terhadapnya datang dari kalangan warga yang menginginkan perubahan dengan tetap menjaga nilai kebersamaan.
Deski Herigunawan, salah satu calon lainnya, dikenal sebagai figur yang memiliki semangat muda dan gagasan inovatif. Ia disebut-sebut membawa visi pembangunan yang lebih modern, terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian desa serta pemberdayaan generasi muda.
Adapun Idul Zainudin juga tidak kalah menarik perhatian. Ia dinilai sebagai calon yang memiliki komitmen kuat terhadap transparansi dan tata kelola pemerintahan desa yang bersih. Sejumlah pendukungnya berharap Idul mampu membawa perubahan signifikan dalam sistem pelayanan publik di Desa Beringin.
Panitia Pilkades Desa Beringin menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Mereka juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kami berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak, menilai calon berdasarkan visi, misi, serta rekam jejak masing-masing,” ujar salah satu panitia.
Pilkades bukan hanya sekadar ajang memilih pemimpin, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk menentukan masa depan desa. Oleh karena itu, partisipasi aktif dan sikap dewasa dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan demi terciptanya pemilihan yang jujur, adil, dan demokratis.
Dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara, suasana politik di Desa Beringin diharapkan tetap sejuk dan penuh kekeluargaan. Siapapun yang nantinya terpilih, diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat serta membawa Desa Beringin menuju kemajuan yang lebih baik.

Empat Calon Kades Desa Beringin Dipastikan Bertambah, Panitia: Masih Ada Peluang Pendaftar Baru

Oleh On April 19, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu – Proses penjaringan calon Kepala Desa (Kades) di Desa Beringin, Kecamatan Surok, Kabupaten Kapuas Hulu, terus berjalan dinamis. Hingga saat ini, tercatat sebanyak empat orang telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon kades. Namun demikian, panitia pemilihan memastikan jumlah tersebut belum final dan masih berpotensi bertambah.
Ketua panitia pemilihan kades Desa Beringin mengungkapkan bahwa tahapan pendaftaran masih dibuka sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, masyarakat yang memenuhi syarat masih diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam kontestasi pemilihan kepala desa.
“Untuk sementara ada empat calon yang sudah mendaftar. Tapi kami tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan, karena masa pendaftaran masih berlangsung,” ujar panitia saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, panitia berkomitmen menjalankan seluruh tahapan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Setiap berkas pendaftaran dari para bakal calon akan diverifikasi secara ketat guna memastikan kelengkapan administrasi dan kesesuaian dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses demokrasi di tingkat desa ini dinilai cukup tinggi. Hal ini terlihat dari mulai munculnya berbagai tokoh masyarakat yang menyatakan kesiapan mereka untuk maju sebagai calon kepala desa.
“Partisipasi ini tentu menjadi hal positif. Artinya masyarakat memiliki kepedulian dan keinginan untuk membangun desa melalui jalur kepemimpinan,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah warga Desa Beringin berharap agar seluruh proses pemilihan dapat berjalan dengan jujur, adil, dan damai. Mereka juga menginginkan figur pemimpin yang terpilih nantinya benar-benar mampu membawa perubahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Tahapan berikutnya setelah pendaftaran adalah seleksi administrasi, penetapan calon, hingga pelaksanaan pemungutan suara yang akan menentukan siapa yang akan memimpin Desa Beringin untuk periode mendatang.
Dengan masih terbukanya peluang penambahan calon, persaingan diprediksi akan semakin ketat. Masyarakat pun diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan serta berperan aktif dalam menjaga kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.

Satresnarkoba Polres Kapuas Hulu Amankan Dua Pelaku Dugaan Narkotika di Empanang

Oleh On April 19, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas Hulu berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Minggu (12/4/2026) malam.

Penindakan tersebut dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut yang mana informasi tersebut didapat petugas pada tanggal 12 April 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, hari itu jua personel Satresnarkoba Polres Kapuas Hulu bergerak menuju lokasi pada pukul 15.30 WIB dan tiba di Kecamatan Empanang sekitar pukul 20.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan observasi dan pemantauan di area yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika.
Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas mendapati empat orang mencurigakan di Jalan Nanga Kantuk. Saat hendak dilakukan penindakan, dua orang berhasil melarikan diri, sementara dua lainnya berhasil diamankan, yakni AU(46) dan TK (20), keduanya merupakan warga Kecamatan Empanang.

Dari hasil interogasi awal, diketahui bahwa kedua pelaku diduga hendak melakukan transaksi narkotika dengan dua orang yang melarikan diri. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan badan yang disaksikan oleh warga sekitar.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan dua paket klip plastik bening berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu di saku celana milik AU. Selain itu, petugas juga mengamankan dua unit handphone serta satu unit sepeda motor Yamaha Aerox milik TK.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Kapuas Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) KUHP terbaru.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, termasuk memburu dua pelaku lain yang berhasil melarikan diri. Barang bukti juga akan dilakukan uji laboratorium di Bidlabfor Polda Kalimantan Barat guna memastikan kandungan zat yang diamankan.

Polres Kapuas Hulu menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya serta mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif memberikan informasi demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sumber Humas Res Kapuas Hulu-=(Bambang)

IRONIS! Alat Berat Nganggur di Depan Pondok Bupati, Jalan Manding Rusak Parah

Oleh On April 19, 2026

www.bidiksatunews.com-
Melawi, Kalbar – Kondisi ruas jalan tepat di depan rumah pondok kebun Bupati Melawi, yang menghubungkan wilayah Desa Manding dan Natai Panjang, Kecamatan Pinoh Utara, kini menjadi sorotan tajam. Warga menilai kinerja pejabat utama KB 1 Kabupaten Melawi, Dadi, dinilai lamban menanggapi keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang rusak parah, Sabtu (18/4).
 
Sangat ironis, di lokasi tersebut terlihat jelas beberapa unit alat berat terparkir dan menganggur, namun jalan yang berada tepat di depan lokasi tersebut dibiarkan penuh lubang dan sangat sulit dilalui.
 
Jalan Utama Ekonomi, Warga Kesulitan Jual Hasil Tani
 
Jalan yang menghubungkan Sungai Raya - Manding - Natai Panjang - Merah Arai - Engkurai hingga Merpak saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, terutama saat musim penghujan.
 
Karena jalan tersebut adalah akses utama warga untuk menjual hasil pertanian ke Kota Melawi, kerusakan ini sangat menghambat roda ekonomi dan membuat masyarakat kesulitan, bahkan merasa terlantar.
 
Masyarakat mendesak dan berharap besar, sebagai pejabat publik yang juga memiliki aset di lokasi tersebut, Bupati Melawi dapat benar-benar melihat dan merasakan penderitaan rakyatnya.
 
Warga berharap ada kebijakan dan tanggung jawab sosial yang nyata. Alat berat yang tersedia di depan mata sebaiknya segera difungsikan untuk menimbun dan memperbaiki beberapa titik jalan yang rusak parah tersebut. Jangan sampai aset yang ada tidak dimanfaatkan untuk kesejahteraan warga.
 
"Jalan ini adalah urat nadi utama warga. Kami berharap Bapak Bupati peka melihat kesusahan kami di lapangan. Segera gerakkan alat yang ada untuk membantu meringankan beban masyarakat," ujar Kancai, putra daerah Pinoh Utara.
 
Usulan Tegas: Pemerintah Daerah hingga Pusat Harus Turun Tangan
 
Masyarakat menyuarakan usulan yang tegas dan lantang, meminta Pemerintah Daerah, Wilayah, hingga Pemerintah Pusat agar segera turun tangan menangani masalah ini.
 
"Kami meminta agar semua pihak terkait tidak tinggal diam. Segera cari solusi terbaik dan lakukan penimbunan serta perbaikan jalan ini agar bisa dilalui dengan aman dan nyaman. Jangan biarkan rakyat terus menderita dan terisolir karena jalan yang rusak," tegasnya.
 
Warga berharap pemerintah segera hadir memberikan solusi nyata, sehingga rasa keadilan dan kesejahteraan bisa dirasakan oleh masyarakat Manding dan sekitarnya.

Diduga Ada Pembiaran Oknum APH, Aktivitas PETI Marak di Desa Sekubang Sepauk

Oleh On April 18, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalbar – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, kembali menjadi sorotan. Pada Sabtu, 18 April 2026, tim awak media yang melakukan pemantauan langsung di lapangan menemukan bahwa aktivitas ilegal tersebut masih berlangsung secara terbuka tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.
Berdasarkan hasil pantauan, sejumlah lokasi di kawasan tersebut tampak aktif digunakan untuk kegiatan penambangan. Mesin dompeng terdengar beroperasi, sementara para pekerja terlihat leluasa menjalankan aktivitasnya. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran, bahkan isu yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) yang diduga melakukan “pembinaan” terhadap aktivitas PETI tersebut.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas PETI di wilayah tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia menyebutkan bahwa meskipun sering menjadi perbincangan, hingga kini belum ada langkah konkret yang mampu menghentikan praktik tersebut.
“Sudah lama berjalan. Kadang ada razia, tapi tidak lama kemudian aktivitas kembali seperti biasa. Masyarakat jadi bertanya-tanya, sebenarnya ini ditindak atau dibiarkan,” ujarnya.
Selain melanggar hukum, aktivitas PETI juga dinilai berpotensi merusak lingkungan. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri serta pembukaan lahan secara tidak terkendali dapat menyebabkan pencemaran sungai dan kerusakan ekosistem yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Awak media juga mencatat bahwa lokasi PETI tersebut tidak terlihat adanya garis pembatas atau pengawasan ketat, yang semakin memperkuat dugaan lemahnya pengawasan dari instansi terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah terkait dugaan keterlibatan oknum serta langkah penanganan yang akan diambil.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera turun tangan secara serius dan transparan untuk menertibkan aktivitas PETI di wilayah tersebut, serta menindak tegas siapapun yang terbukti terlibat, tanpa pandang bulu.
(Tim Redaksi)