Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Lantik DPP SWI Periode 2026–2031, Iskandar Tekankan Jaga Marwah Organisasi dan Gerakan "Sampah Jadi Cuan"

JAKARTA //Propamnews86.com//– Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. 

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas komitmen SWI dalam meningkatkan profesionalisme insan pers di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP SWI, Iskandar, menegaskan bahwa seluruh pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta membangun citra positif SWI sebagai organisasi profesi yang independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Jabatan yang diemban hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian. 

Jagalah marwah organisasi, jangan sampai SWI tercoreng oleh tindakan yang melanggar hukum maupun etika profesi," tegas Iskandar.

Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital, wartawan dituntut mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Wartawan Harus Menjadi Agen Perubahan
Iskandar mengatakan, wartawan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki fungsi sosial sebagai agen perubahan yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan SWI harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional melalui karya jurnalistik yang berkualitas serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.

"Organisasi ini harus hadir memberikan manfaat, bukan hanya bagi anggotanya tetapi juga untuk masyarakat luas. 

Wartawan harus menjadi solusi, bukan bagian dari persoalan," ujarnya.

Gerakan "Sampah Jadi Cuan"
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar juga memperkenalkan sekaligus mengajak seluruh pengurus DPP, DPD, dan DPC SWI di Indonesia untuk mendukung program nasional bertajuk "Sampah Jadi Cuan".
Program ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. 

Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru dapat menjadi sumber ekonomi apabila dikelola secara baik melalui sistem pemilahan, daur ulang, bank sampah, hingga pengolahan menjadi produk bernilai jual.

"Sampah jangan lagi dipandang sebagai limbah semata. 

Jika dikelola dengan benar, sampah bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.

Gerakan tersebut diharapkan dapat melibatkan seluruh jaringan SWI di berbagai daerah sebagai motor penggerak edukasi lingkungan sekaligus pendamping masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis pengelolaan sampah.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha
DPP SWI juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, akademisi, hingga komunitas lingkungan dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, SWI berharap mampu mendorong lahirnya lebih banyak bank sampah, pelatihan pengelolaan limbah, pemberdayaan UMKM berbasis daur ulang, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Program "Sampah Jadi Cuan" dinilai tidak hanya memiliki dampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan usaha baru.

Perkuat Solidaritas dan Integritas
Selain fokus pada program sosial, Iskandar mengingatkan seluruh pengurus agar terus memperkuat solidaritas internal organisasi.

Ia meminta setiap pengurus menjaga komunikasi, menghindari konflik kepentingan, serta menjadikan SWI sebagai rumah besar bagi seluruh wartawan yang menjunjung tinggi profesionalisme.

"Kita harus membangun organisasi yang solid, saling menghormati, saling mendukung, dan selalu menjaga nama baik SWI. 

Integritas adalah modal utama seorang wartawan," katanya.

Diharapkan Menjadi Organisasi Pers yang Semakin Berkualitas
Pelantikan DPP SWI periode 2026–2031 diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program inovatif yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat menjaga marwah organisasi dan mengusung gerakan "Sampah Jadi Cuan", SWI optimistis dapat berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui karya jurnalistik yang berkualitas, edukasi publik, serta aksi nyata di bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pelantikan tersebut ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, serta senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai etika jurnalistik dan semangat persatuan.

Newest
You are reading the newest post