Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Warga Sekayam Dikejutkan Penemuan Jenazah Pria di Sungai Sekayam

Oleh On Desember 27, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Sanggau, Polda Kalbar - Warga Dusun Sotok, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Sekayam, Sabtu (27/12/2025) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung dilaporkan ke Polsek Sekayam.

Jenazah diketahui berinisial YT (46), warga Dusun Balai Karangan I, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Penemuan ini sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Sekayam AKP Sutikno, S.Sos., M.A.P., bersama personel piket Regu II Polsek Sekayam segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, serta pengumpulan keterangan awal dari para saksi.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan, saksi Afran menuturkan bahwa dirinya melihat jenazah mengapung di Sungai Sekayam saat melintas menggunakan sampan sepulang dari kebun durian pada pagi hari. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala wilayah setempat dan warga sekitar.

Kepala wilayah setempat, Frans Hermanus Lias, selanjutnya memastikan kebenaran informasi tersebut dengan mendatangi lokasi dan segera menghubungi pihak kepolisian. Personel Polres Sanggau bersama Polsek Sekayam kemudian melakukan langkah-langkah penanganan awal di lokasi.

Sekitar pukul 08.00 WIB, jenazah berhasil dievakuasi menggunakan ambulans milik Puskesmas Balai Karangan dan dibawa ke Rumah Sakit Temenggung Gergaji, Kecamatan Sekayam, untuk dilakukan pemeriksaan visum oleh tenaga medis.

Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa pada Jumat (26/12/2025) siang, korban sempat berpamitan untuk mandi di sungai dan terlihat menyapa beberapa tetangga. Namun, hingga malam hari korban tidak kembali ke rumah.

Adik korban, Asran, mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima informasi dari anak-anak yang bermain di sekitar sungai mengenai ditemukannya handuk dan sabun yang dikenali sebagai milik korban. Barang-barang tersebut kemudian dibawa pulang, dengan dugaan korban sedang berada di tempat lain.

Kabar duka baru diterima pihak keluarga pada Sabtu pagi setelah kepala dusun menginformasikan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Sekayam. Suasana duka pun menyelimuti keluarga dan warga sekitar.

Hasil analisa sementara kepolisian menyebutkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke ringan dan dalam kesehariannya sering mandi di Sungai Sekayam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah rencananya akan dimakamkan pada hari yang sama di Tempat Pemakaman Umum Muslim Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan diri.

Kapolsek Sekayam AKP Sutikno, S.Sos., M.A.P., menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar.

Ia juga menegaskan bahwa kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari pengecekan TKP, evakuasi jenazah, hingga koordinasi dengan pihak keluarga dan tenaga medis guna memastikan kejadian ini tertangani secara humanis dan profesional. ( Sumber  Hms Res Sgu)- ZL

Polisi Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Patroli Dialogis kepada Warga

Oleh On Desember 27, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Polsek Air Besar ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Air Besar melaksanakan patroli dialogis dengan menyasar langsung warga di wilayah hukumnya, Sabtu (27/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Polisi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di waktu rawan.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Air Besar IPTU Mohammad Ibrahim Malik, S.H., secara terpisah menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya preventif kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan warga, mendengar langsung keluhan maupun masukan, serta mengajak masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing,” jelas Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
“Kami juga mengimbau warga agar tidak segan melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.

Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Air Besar dapat terus terjaga.-[ Si Juli]

Natal Penuh Kedamaian, Polisi Bangun Kedekatan dengan Warga

Oleh On Desember 27, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Polsek Sebangki~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Di tengah suasana Natal yang penuh kedamaian dan kebersamaan, jajaran Kepolisian terus hadir di tengah masyarakat. Sabtu (27/12/2025), personel Polsek Sebangki Polres Landak melaksanakan kegiatan sambang warga sebagai wujud kepedulian dan upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Kegiatan sambang ini dilakukan dengan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Polisi menyapa warga dari rumah ke rumah, berdialog secara santai, sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang dirasakan warga di lingkungan mereka. Dalam kesempatan tersebut, polisi juga memberikan sejumlah imbauan kamtibmas, khususnya di momentum perayaan Natal dan menjelang akhir tahun.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., M.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah, mengatakan secara terpisah bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada warga.

“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dengan rasa aman dan nyaman. Polisi tidak hanya hadir saat ada permasalahan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek Sebangki menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian rumah kosong, penyalahgunaan miras, serta menjaga toleransi antarumat beragama.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, saling menghormati, dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tambahnya.

Warga pun menyambut baik kehadiran polisi yang dinilai semakin dekat dan peduli terhadap kondisi masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keharmonisan, khususnya di tengah suasana Natal yang penuh makna.-[ Ridwan]

Jaga Rasa Aman, Polsek Mandor Patroli Siang dan Beri Himbauan Warga

Oleh On Desember 27, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Polsek Mandor~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Mandor melaksanakan patroli siang di sejumlah titik rawan serta pemukiman warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (27/12/2025), sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi kawasan pemukiman, pertokoan, serta tempat-tempat aktivitas warga. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berdialog langsung dengan masyarakat, mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., secara terpisah menyampaikan bahwa patroli siang rutin merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.

“Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kapolsek Mandor.

Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya juga memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada, tidak lengah terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga 
kamtibmas. Dengan adanya komunikasi yang baik antara polisi dan warga, diharapkan situasi di wilayah hukum Polsek Mandor tetap aman dan kondusif,” tutupnya. ( Si-Rid)

Polsek Menjalin Intensifkan Patroli Siang di Desa Sepahat Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Oleh On Desember 27, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Polsek Menjalin Polres Landak Polda Kalbar terus meningkatkan upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan patroli rutin. Kali ini, patroli siang dilaksanakan oleh Personel Piket SPKT Regu II Polsek Menjalin di wilayah Desa Sepahat, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak.

Kegiatan patroli tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 27 Desember 2025, mulai pukul 10.50 WIB hingga 11.20 WIB. Patroli dilaksanakan menggunakan kendaraan dinas roda dua (R2) Polri dengan menyasar titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Aipda Slamet D dan Bripka Rojali. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dialogis dengan masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap tindak pidana Curat, Cubis, dan Curanmor.
Selain itu, personel juga melaksanakan penggalangan kepada masyarakat Desa Sepahat serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Menjalin. Tidak lupa, masyarakat juga diimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Menjalin Iptu Hendra Setyawan, A.Md., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman. “Dengan patroli yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan dapat mencegah potensi gangguan Kamtibmas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Sumber: Humas Polsek Menjalin-( Rid,Si,bbg)

*Kapolres Melawi Bersama Tim Bidlabfor Polda Kalbar Tinjau Dua TKP Kebakaran*

Oleh On Desember 26, 2025

Www.bidiksatunews.com- 
*Polres Melawi Polda Kalbar* – Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, didampingi Waka Polres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., bersama Tim Bidlabfor Polda Kalimantan Barat dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Melawi, meninjau langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam rentang waktu tiga hari di penghujung tahun 2025, Sabtu (27/12/2025).
Peristiwa kebakaran pertama terjadi pada Selasa (23/12/2025) di Jalan Patikrama. Dalam kejadian tersebut, api melalap sedikitnya empat unit rumah toko (ruko) hingga hangus beserta isinya. Kebakaran ini sempat menyita perhatian warga sekitar karena kobaran api dengan cepat membesar dan mengakibatkan kerusakan parah.
Saat meninjau TKP kebakaran di Jalan Patikrama, Kapolres Melawi bersama rombongan melihat bangunan  yang terdampak. Kapolres juga melihat langsung kondisi puing-puing bangunan serta memastikan situasi lokasi aman dan telah dilakukan langkah-langkah pengamanan.
Kemudian dilanjutkan ke TKP kebakaran kedua yang terjadi pada Kamis (25/12/2025) di Jalan Juang. Pada peristiwa ini, api melahap lima unit ruko bertingkat tiga dan menyebabkan kerusakan signifikan. Di lokasi tersebut, Kapolres bersama Tim Bidlabfor Polda Kalbar melakukan pengecekan untuk mendukung proses penyelidikan penyebab kebakaran.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Melawi mengatakan pada hari jumat tanggal 26 desember 2025 tim Bid Labfor Polda Kalbar telah melaksanakan olah TKP di kedua lokasi dan menunggu langkah langkah pengujian materi serta memastikan jajaran Polres Melawi telah melakukan langkah langkah kepolisian, termasuk pemasangan garis polisi, olah TKP serta penjagaan guna mencegah potensi gangguan dan menjaga keamanan. Kehadiran Tim Bidlabfor Polda Kalbar juga diharapkan dapat membantu proses pemeriksaan secara ilmiah untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Kapolres Melawi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan peristiwa kebakaran dan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Melawi.

Dengan peninjauan langsung ini, diharapkan proses penanganan dan penyelidikan dua peristiwa kebakaran tersebut dapat berjalan dengan optimal serta memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat. Sumber 
Humas Res Mlw ( Ridwan I)

Diduga pemerintah gagal melakukan pengawasan,  Harga Gas Melon di Serawai Tembus Rp70 Ribu.

Oleh On Desember 24, 2025

www.bidiksatunews.com 25 Desember 2025.
LINTASKAPUAS | KAB,SINTANG — Warga Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengeluhkan melonjaknya harga gas elpiji 3 kilogram bersubsidi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Di tingkat pengecer, harga gas melon dilaporkan menembus Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Keluhan tersebut ramai disuarakan masyarakat melalui media sosial. Warga menilai elpiji 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi rumah tangga kecil dan pelaku usaha mikro kini sulit dijangkau akibat harga yang melambung tinggi, terutama di momen hari besar keagamaan.

Lonjakan harga di Serawai melengkapi tren kenaikan harga elpiji 3 kg di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sintang. Sebelumnya, harga gas melon di beberapa kecamatan dilaporkan berada pada kisaran Rp38 ribu hingga Rp45 ribu per tabung, yang juga sempat memicu keresahan masyarakat.

Sejumlah warga Serawai mengaitkan mahalnya harga gas dengan buruknya kondisi infrastruktur di wilayah mereka. Jalan berlubang dan berlumpur, serta jembatan yang rusak dan tidak layak dilalui, dinilai menghambat distribusi kebutuhan pokok. Akibatnya, biaya angkut meningkat dan berdampak langsung pada harga jual di tingkat konsumen, termasuk elpiji 3 kg.

Kondisi di lapangan tersebut dinilai berbanding terbalik dengan pernyataan pemerintah daerah. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sintang menyebut stok dan harga elpiji 3 kg menjelang Natal dan Tahun Baru berada dalam kondisi aman dan stabil, dengan HET berkisar Rp14.500 hingga Rp19.000 per tabung sesuai ketentuan provinsi.

Namun, fakta yang disampaikan warga Serawai menunjukkan adanya selisih harga yang sangat signifikan. Hal ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan distribusi elpiji, serta potensi praktik penimbunan, percaloan, dan permainan harga yang sebelumnya juga pernah disorot di wilayah Kota Sintang.

Dalam sejumlah unggahan, warga bahkan secara terbuka menyuarakan aspirasi kepada anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat, Bala Ronny, agar mendorong solusi konkret atas persoalan tersebut. Warga menilai kehadiran wakil rakyat sangat dibutuhkan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah terpencil.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pemerataan pasokan elpiji 3 kg, menggelar operasi pasar dengan harga sesuai HET, serta mempercepat perbaikan jalan dan jembatan di Kecamatan Serawai. Langkah tersebut dinilai penting agar distribusi gas dan kebutuhan pokok lainnya kembali normal, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Sejumlah pengamat dan tokoh masyarakat menilai lonjakan harga gas bersubsidi dan buruknya infrastruktur di Serawai bukan sekadar persoalan ekonomi rumah tangga. Kondisi ini berpotensi memicu inflasi lokal dan mengganggu keberlangsungan usaha kecil yang sangat bergantung pada elpiji 3 kg.
Kasus di Serawai dinilai menjadi alarm bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk mempercepat penerapan kebijakan pemerataan harga LPG 3 kg serta memperketat pengawasan distribusi, agar subsidi benar-benar dirasakan masyarakat bawah dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

(Bambang)

*Kapolres Melawi Sapa Langsung Penumpang Bus di Terminal Sidomulyo*

Oleh On Desember 23, 2025

Www.bidiksatunews.com--
*Polres Melawi Polda Kalbar* – Suasana Terminal Sidomulyo tampak berbeda pada Senin (22/12/2025). Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla turun langsung menyapa para penumpang bus yang tengah menunggu keberangkatan.
Dengan penuh keakraban, Kapolres berdialog langsung dengan masyarakat, menanyakan tujuan perjalanan, kondisi kesehatan, hingga memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang selama perjalanan, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Tak hanya menyapa, Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para penumpang agar selalu menjaga barang bawaan, waspada terhadap tindak kejahatan, serta mematuhi aturan keselamatan selama berada di perjalanan. Kepada para sopir bus, Kapolres mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kendaraan dan mengutamakan keselamatan penumpang.
Kehadiran Kapolres di tengah masyarakat mendapat respons positif. Para penumpang mengaku merasa diperhatikan dan lebih tenang dengan adanya kepedulian langsung dari pihak kepolisian.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat bepergian. Jika membutuhkan bantuan, jangan ragu menghubungi petugas di lapangan atau layanan kepolisian,” ujar Kapolres kepada warga.
Sumber 
Humas Res Mlw - Bambang 

BNN Sintang Regency Presents 2025 P4GN Performance and Creative Breakthroughs.

Oleh On Desember 23, 2025

Sintang Kalbar//-www.bidiksatunews.com-//– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang memaparkan capaian kinerja sekaligus terobosan kreatif dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sepanjang tahun 2025 di Aula BNN Sintang pada Rabu 24 Desember 2025.

The presentation was delivered by the Head of the Sintang Regency National Narcotics Agency (BNN), Alber Manurung, as a form of transparency and commitment in realizing the Sintang Regency Bersinar (Drug-Free) program."

"Alber Manurung explained that institutionally, the Sintang Regency National Narcotics Agency (BNN) still faces limitations in facilities and infrastructure. The 250 square meter office building is still under a loan-for-use status from the Sintang Regency Government."

"However, the Sintang Regency National Narcotics Agency (BNN) has received a land grant of 15,000 square meters in Balai Agung Village as a step to strengthen future facilities. In terms of human resources, the Sintang Regency BNN is currently supported by 22 personnel with various employment statuses," he said.
"According to him, based on its geographical conditions, Sintang Regency faces significant challenges because it spans an area of 21,638 square kilometers, directly borders Malaysia, and has 15 illegal border crossings (known locally as 'jalur tikus') that are vulnerable entry points for drug smuggling."

“Hingga tahun 2025, BNN Kabupaten Sintang telah membentuk 12 Desa dan Kelurahan Bersinar, dengan lokus terbaru di Kelurahan Menyumbung Tengah yang masuk kategori “waspada” berdasarkan sejumlah indikator kerawanan narkoba,” jelasnya.
Ia mengatakan dibidang pencegahan, sepanjang tahun 2025 BNN Kabupaten Sintang telah melaksanakan 80 kegiatan sosialisasi P4GN dengan total peserta 19.489 orang, menyasar masyarakat, lingkungan pendidikan, dan instansi pemerintah. Selain itu, program pendidik sebaya anti narkoba juga digencarkan di sejumlah sekolah tingkat SMP dan MTs.

“Pada sektor pemberdayaan masyarakat, BNN Kabupaten Sintang telah melaksanakan sembilan kali tes urine terhadap 328 orang, dengan hasil 59 orang terindikasi positif. Sementara itu, di bidang rehabilitasi, total layanan rehabilitasi sejak 2021 hingga 2025 mencapai 186 klien, serta 1.841 pemohon Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN),” paparnya.

Tak hanya itu, Klinik Pratama Mulia BNN Kabupaten Sintang juga berhasil meraih nilai 3,14 atau kategori B (Terkelola) pada Indeks Kapabilitas Rehabilitasi tahun 2025.

“Dalam upaya inovasi, BNN Kabupaten Sintang melaksanakan siaran P4GN melalui RRI Sintang, KIE keliling “Si Biru Menyapa”, pemutaran video edukasi di videotron Pemkab Sintang, hingga lomba e-sports dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional 2025,” tuturnya.
Alber Manurung menegaskan, 

keberhasilan P4GN membutuhkan kolaborasi semua pihak. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba dan tidak takut menjalani rehabilitasi bagi yang telah terpapar, demi mewujudkan Sintang yang benar-benar Bersinar

Kapolres Landak Laksanakan Kunjungan Supervisi ke Pos Pengamanan Nataru di Kecamatan Mempawah Hulu

Oleh On Desember 23, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Landak –Polres Landak Polda Kalbar Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melaksanakan kunjungan kerja supervisi ke Pos Pengamanan Pelayanan Nataru 2025 wilayah Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kunjungan supervisi tersebut bertempat di Pos Pengamanan Pelayanan Perayaan Nataru 2025 Polsek Mempawah Hulu dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Landak serta unsur Forkopimcam Kecamatan Mempawah Hulu. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan secara langsung kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pengamanan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Nataru di wilayah hukum Polsek Mempawah Hulu.

Adapun pejabat dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri, Kabag Ops Polres Landak Kompol Imbang, Kasat Lantas Polres Landak Iptu Liafani Karen, S.Trk., S.I.K., KBO Sat Intelkam Polres Landak Ipda Dedi, Camat Mempawah Hulu Buyung, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Paskarianto, Kepala Puskesmas Karangan Magarethea, S.K.M., serta Kepala Desa Karangan Ruslan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan Kapolres Landak di Pos Pengamanan, dilanjutkan dengan sambutan Kapolsek Mempawah Hulu beserta unsur Forkopimcam, kemudian dilaksanakan ramah tamah.

Dalam arahannya, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., menekankan kepada seluruh personel Polsek Mempawah Hulu agar melaksanakan Operasi Lilin 2025 secara maksimal guna mewujudkan situasi harkamtibmas yang kondusif pada setiap momen sosial dan spiritual masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah Natal 2025 dan perayaan Tahun Baru 2026. Kapolres juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan kegiatan preventif, pemberian imbauan kamtibmas kepada masyarakat, serta pengaturan lalu lintas guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, Kapolres Landak menegaskan agar pengamanan ibadah Natal di gereja wajib dilaksanakan, meningkatkan sinergitas dengan seluruh stakeholder dan elemen masyarakat, serta menjaga kesehatan, kebersihan Pos Pengamanan, dan keselamatan personel maupun masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan panel data Pos Pengamanan Pelayanan Nataru 2025 Polsek Mempawah Hulu serta penyerahan bingkisan dari Kapolres Landak kepada Kapolsek Mempawah Hulu sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada personel yang bertugas.

Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Mempawah Hulu. Dalam sambutannya, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Paskarianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Landak beserta PJU Polres Landak atas kunjungan dan perhatian yang diberikan, serta menyatakan kesiapan Polsek Mempawah Hulu dalam melaksanakan pengamanan dan pelayanan Nataru 2025–2026.
Sumber-
Humas Polsek Mempawah Hulu- [ Si Juli/ Bbg]

Proyek SPAM Rp10,4 Miliar di Lembah Bawang Disorot, Warga Godang Damar Mengeluh Tak Nikmati Air Bersih

Oleh On Desember 23, 2025

Www.bidiksatunews.com-- 
Bengkayang, Kalbar — Sorotan terhadap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bernilai Rp10.366.442.000 di Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, kian menguat.

Selain diduga bermasalah pada kualitas pekerjaan dan waktu pelaksanaan, kini muncul keluhan warga yang merasa tidak menikmati manfaat air bersih secara merata.

Berdasarkan data rincian anggaran, proyek SPAM tersebut terbagi di tiga desa, yakni:
Desa Papan Uduk: Rp4.094.135.000
Desa Godang Damar: Rp3.004.780.000
Desa Saka Taru: Rp3.267.527.000
Namun, hasil investigasi media di Desa Godang Damar, khususnya Dusun Jenang, menemukan fakta bahwa sejumlah rumah warga hingga kini belum teraliri air, meski program SPAM telah diklaim berjalan.

Distribusi Manfaat Dipertanyakan
Di lapangan, ditemukan adanya ketimpangan penerima manfaat. Sebagian warga menyatakan belum pernah merasakan aliran air dari program SPAM, sementara di lokasi lain air disebut sudah mengalir.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait akurasi data penerima manfaat, sekaligus keadilan distribusi program yang bersumber dari anggaran negara.

Tokoh Masyarakat Angkat Bicara
Tokoh masyarakat Desa Godang Damar, Pak Tapa, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap pelaksanaan program SPAM yang dinilai belum dirasakan secara menyeluruh.

“Kami sebagai warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang adil. Faktanya di Dusun Jenang masih ada warga yang tidak kebagian manfaat air bersih. Kalau memang ini program untuk masyarakat, seharusnya dirasakan bersama, bukan sebagian saja,” tegas Pak Tapa, Jumat (19/12/2025).

Ia menambahkan, ketidakmerataan tersebut berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial dan kekecewaan warga, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital.

Kepala Desa Belum Sajikan Data Rinci
Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Godang Damar belum memberikan data rinci terkait jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat, rumah yang telah teraliri air, maupun yang belum.Pihak desa justru mengarahkan media untuk melakukan konfirmasi ke Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang.

Sikap tersebut dinilai semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksinkronan data antara pemerintah desa dan kondisi riil di lapangan, serta memunculkan tanda tanya publik terkait transparansi pelaksanaan proyek.

Anggaran Besar, Pengawasan Dipersoalkan. Proyek SPAM yang mencakup tiga desa tersebut menelan anggaran negara lebih dari Rp10,3 miliar. Namun hingga masa kontrak berakhir pada 19 Desember 2025, manfaat proyek dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Selain distribusi manfaat yang dipersoalkan, kondisi fisik pekerjaan di lapangan juga menjadi perhatian, sehingga mengarah pada dugaan lemahnya perencanaan dan pengawasan, baik dari pelaksana proyek maupun pemangku kebijakan terkait.

Warga Minta Aparat Turun Tangan
Warga dan tokoh masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum turun langsung ke lapangan untuk memastikan:

Validitas data penerima manfaat
Kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis
Tidak adanya praktik yang merugikan hak masyarakat
“Kami tidak menuduh, kami hanya minta keadilan. Program ini pakai uang negara, jadi harus jelas dan transparan,” tambah Pak Tapa.

Mengacu pada regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek, maka terbuka kemungkinan dikenakannya:
Sanksi administratif dan denda keterlambatan,Blacklist penyedia jasa, Tuntutan ganti rugi jika merugikan keuangan negara,Proses hukum pidana apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum,Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang belum memberikan keterangan resmi.

Redaksi akan terus melakukan konfirmasi guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.--
Bambang. 

Mapala Saka PSDKU Polnep Sanggau Raih Juara III Putri di Jungle Track Competition Dies Natalis ke-27 KOMPASS

Oleh On Desember 23, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Sintang, IndoTimeNews.com - Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pencinta Alam Sanggau (Mapala Saka) PSDKU Polnep Sanggau turut ambil bagian dalam Jungle Track Competition yang digelar pada 19–21 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke-27 KOMPASS (Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Kapuas Sintang).

Ajang tersebut menjadi momentum berkumpulnya para penggiat alam se-Kalimantan Barat. Selain sebagai wadah silaturahmi antar sesama pencinta alam, kegiatan ini juga menjadi sarana mengasah kemampuan lapangan, ketahanan fisik, serta pengetahuan umum di bidang kepencintaalaman, sebagaimana tertuang dalam kode etik Pencinta Alam Indonesia: “Pencinta Alam Indonesia sadar bahwa segenap pencinta alam adalah saudara.”

Jungle Track Competition sendiri merupakan perlombaan lintas alam yang mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan pemahaman terhadap dunia kepencintan alam, sekaligus membangun kebersamaan antarpeserta tanpa menghilangkan semangat kompetisi.

Pada kesempatan tersebut, Mapala Saka mengutus tiga orang anggota, yakni Heribertus Novendra, Arni Rahmatun Rohimah, dan Fransiska Melaya Ekaputri, yang didampingi langsung oleh pembina sekaligus manajer tim.

Hasil membanggakan berhasil diraih oleh Fransiska Melaya Ekaputri, yang sukses meraih peringkat III kategori putri. Prestasi ini menjadi kebanggaan perdana Mapala Saka dalam ajang lintas organisasi yang bersifat umum dan diikuti oleh peserta se-Kalimantan Barat di luar Kabupaten Sanggau.

Pembina Lapangan Mapala Saka, Eko Febrianto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti eksistensi Mapala Saka sebagai organisasi kepencintaalaman yang aktif dan konsisten mengikuti berbagai kegiatan, baik bersifat petualangan alam maupun event lintas organisasi.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa Mapala Saka mampu bersaing dan tetap eksis di tengah komunitas pencinta alam se-Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi perhatian tersendiri bagi Kampus PSDKU Polnep Sanggau, sehingga ke depan Mapala Saka mendapat dukungan, baik secara moril maupun materiil, dalam setiap kegiatan kepencintaalaman yang dijalankan.

Sejak berdiri pada tahun 2021, UKM Kepencintaalaman Mapala Saka terus menunjukkan konsistensinya hingga saat ini. Hal tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama antara Pembina Akademik Fadzril Rais dan Pembina Lapangan Eko Febrianto.

Pada akhirnya, tujuan utama Mapala Saka adalah membentuk karakter mahasiswa yang berwawasan lingkungan, peka terhadap isu-isu lingkungan yang berkembang, serta mampu berperan aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan alaml.
Si Juli 

Tidak Pernah beraktivitas jual beli Gas elpiji 3 kg subsidi, Saat Terbakar Berhamburan ratusan buah tabung gas dari ruko terbakar di jalan patikrama Nanga Pinoh

Oleh On Desember 23, 2025

Melawi, Kalbar, www.bidiksatunews.com- Warga Melawi, keluhkan susahnya gas LPG 3 Kg sehing pada tanggal 20 Desember 2025 LSM LIBAS melakukan investigasi ke lapangan dan membuat pemberitaan terkait keluhan warga.

Mengapa samai terjadi kelangkaan gas lpg 3 kg subsidi pemerintah, sehingga harga di pasaran melambung tinggi hingga 2 x lipat dari harga normal.

"Gas 3 Kg langka jika pun ada harganya selangit sampai warga miskin menjerit apa lagi dengan situasi menjelang nataru," terang Jasli harpansyah ketua umum LSM Libas. Selasa, 23/12/2025.

Hari ini tgl 23/12/25 pukul 18:05 kebakaran  hebat terjadi di jalan pati krama Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, terlihat dan terdengar dentuman ledakan dahsyat dari salah satu Ruko berkali kali.
 
Ternyata terkuak fakta yang membuat mata warga sekitar yang menyaksikan kebakaran tersebut terperangah, Ratusan tabung gas elpiji 3 kg melon subsidi berhamburan keluar dari salah satu ruko yang di amuk si jago merah.

Jasli meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi bukan hanya terkait penyebab kebakaran tersebut, tetapi usut juga keberadan tabung gas LPG 3 Kg yang berhamburan dikeluarkan dari salah satu ruko yang di amuk si jago merah.

"Saya minta APH untuk investigasi bukan hanya terkait penyebab kebakaran saja namun juga usut keberadaan tabung Gas 3 Kg di lokasi kebakaran." pinta Jasli Tiem investigasi LIBAS ( Lumbung Informasi Borneo Act Sweep ).

Jasli juga meminta keterangan warga sekitar bahwasannya di situ (ruko terbakar red) tidak pernah pihak ruko yang   disinyalir banyak tabungan gas saat kejadian kebakaran melakukan aktivitas penjualan gas Elpiji 3 kg subsidi kepada warga sekitar pemukiman tersebut, perlu di pertanyakan.

Jasli pun turut prihatin atas musibah yang terjadi, dan saat berada di lapangan ia menyaksikan kejadian kebakaran hebat tersebut, semoga apa yang terjadi hari ini bisa kita ambil hikmahnya untuk berbuat dan bertindak lebih bijaksana dan lebih baik kedepannya.-( SI JULI)