Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Hadiri Perayaan Natal Bersama Pangayo Kabupaten Sintang

Oleh On Januari 11, 2026

Www.bidiksatunews.com-
SINTANG - Perkumpulan Pakomoant Keluarga Samang Layo (Pangayo) Kabupaten Sintang melaksanakan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Gedung Auditorium STKIP Persada Khatulistiwa Sintang pada Sabtu, ( 10/01/2026 ) 

Hadir pada acara tersebut Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Pengurus Pangayo Sintang dan warga sub suku Dayak Kanayatn yang tinggal di Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan Tuhan hadir menyelamatkan kita dan keluarga, sehingga keluarga harus baik dan utuh.

“saya berharap keluarga semakin kuat, kokoh, harmonis saat ini dan masa depan. Terus jaga keluarga kalian, saat ini tantangan semakin banyak. Sehingga keluarga harus menghadirkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari” terang Bupati Sintang
“kami di Pemkab Sintang juga menerima kritikan dan saran dari warga Kabupaten Sintang. Kami tentu akan mempelajarinya dan menindaklanjuti saran tersebut” tutup Bupati Sintang. 

Yohanes Ketua Pangayo Kabupaten Sintang menyampaikan Pangayo merupakan wadah berkumpulnya warga dari sub suku Dayak Kanayatn yang berasal dari Landak, Singkawang, Bengkayang, Kubu Raya, Pontianak, Singkawang, Mempawah dan Sanggau yang tinggal di Kabupaten Sintang.
“sudah dibentuk sejak 1985. Dan sekarang sudah terdaftar di Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang. Artinya organisasi perkumpulan kami ini sudah diakui oleh pemerintah. Pangayo artinya perantau” beber Yohanes.

“Pangayo Kabupaten Sintang mendukung penuh kebijakan dan program Pemkab Sintang yang saat ini dipimpin oleh Bapak Gregorius Herkulanus Bala dan Florensius Ronny. Kami berharap ke depan, Pangayo Kabupaten Sintang bisa memiliki sekretariat untuk melaksanakan berbagai kegiatan” terang Yohanes. 

Tepenus Ketua Panitia Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Pangayo Kabupaten Sintang menjelaskan kegiatan dilaksanakan untuk mensyukuri berkat yang sudah diterima sepanjang 2025 dan menyambut tahun baru 2026 dengan semangat kebersamaan sebagai warga perantauan.

“kegiatan ini juga wadah silaturahmi seluruh warga sub suku Dayak Kanayatn yang sudah menjadi warga Kabupaten Sintang. Tema acara kami adalah Barakat Jubata Yesus Kristus, Keluarga Diri’ jadi barakat man baguna onto’ samua talino”terang Tepenus. 

Diakhir acara, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyerahkan door prize kepada warga Pangayo Kabupaten Sintang berupa bibit buah-buahan.

Adapun kegiatan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 adalah ibadah yang dipimpin Pdt. Yosep, sambutan-sambutan, penyerahan bingkisan untuk warga Pangayo Kabupaten Sintang yang lansia dan acara hiburan.
Sumber Humas Pemkab Sintang- (Ridwan)

Pemerintah daerah Sintang,dinilai gagal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ambalau,gas LPG,3 kg.dan BBM langka.sehingga memaksa warga turun kejalan melakukan aksi.

Oleh On Januari 07, 2026

www.bidiksatunews com

Sintang, Kalbar | Realitas – Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Gas Elpiji 3 kilogram yang berkepanjangan di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, memicu aksi protes masyarakat. Warga yang tergabung dalam Aksi Masyarakat Peduli Kecamatan Ambalau turun menyuarakan tuntutan agar pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret.

Aksi damai berlangsung di halaman Kantor Camat Ambalau, Kamis 8 Januari 2025. Dalam aksinya warga membawa gas dan jerigen kosong sebagai bentuk protes. Tak ketinggalan juga baliho protes bertuliskan “Tolong Aparat Menindak Tegas Mafia Migas di Ambalau”.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tiga poin tuntutan utama, menyusul dampak serius kelangkaan energi yang dirasakan langsung oleh warga, baik rumah tangga maupun pelaku ekonomi kecil.

Tokoh Masyarakat sekaligus koordinator aksi , Antonius Junas, mengatakan kelangkaan Elpiji 3 Kg tidak hanya membuat barang sulit diperoleh, tetapi juga menyebabkan harga melambung jauh di atas charga eceran tertinggi (HET). Kondisi ini memaksa sebagian warga kembali menggunakan kayu cbakar untuk memasak.

“Ini sangat memprihatinkan. Masyarakat terpaksa kembali ke cara-cara lama untuk memenuhi kebutuhan dasar. Ini jelas bentuk kemunduran kesejahteraan,” ujar Junas

Selain Elpiji, krisis juga terjadi pada BBM Pertalite yang menjadi bahan bakar utama transportasi air. Padahal, transportasi sungai merupakan urat nadi mobilitas masyarakat Ambalau, mengingat keterbatasan akses jalur darat.

Menurut Junas, kelangkaan BBM telah berdampak luas, mulai dari terhambatnya arus balik pelajar ke sekolah, kesulitan warga yang hendak berobat, hingga melonjaknya biaya transportasi. Aktivitas ekonomi masyarakat pun ikut terganggu karena ketergantungan penuh pada jasa transportasi air.

“Tanpa BBM, aktivitas hampir lumpuh. Warga tidak bisa bepergian, distribusi barang terhambat, dan roda ekonomi melambat,” jelasnya.

Melalui aksi ini, masyarakat juga menuntut penambahan kuota Elpiji 3 Kg dan BBM khusus bagi pemegang izin pangkalan resmi di Kecamatan Ambalau. Mereka meminta pemerintah memastikan distribusi energi benar-benar tepat sasaran dan merata hingga ke wilayah Ambalau, bukan hanya berhenti di atas kertas.

Penanggung jawab aksi, Yosef Obeng, menegaskan pentingnya penindakan tegas terhadap oknum yang diduga menyebabkan kelangkaan dan permainan harga di lapangan.

“Kami menuntut pemerintah dan pihak terkait bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mempermainkan distribusi. Masyarakat Ambalau berhak mendapatkan BBM dan Elpiji dengan harga wajar dan pasokan yang terjamin,” tegas Obeng .

( Tem)

Bupati Sintang Ajak PKK Kecamatan Jadi Teladan untuk Masyarakat

Oleh On Januari 06, 2026

www.bidiksatunews.com
Sintang (Kalbar),  Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan arahan setelah acara pelantikan 11 Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, 6 Januari 2026. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ny. Hermina Bala, Ketua TP PKK Kabupaten Sintang.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang berharap agar PKK di setiap kecamatan dapat menjalin kerjasama yang baik, baik dengan pihak atas maupun jajaran PKK di tingkat desa. 
"Selalu setia mendampingi Pak Camat, karena Ibu-ibu adalah penasihat terbaik bagi beliau. Pak Camat mungkin tidak selalu mendengarkan Bupati, tetapi beliau pasti mendengarkan istrinya. Dengan demikian, jika ada informasi yang perlu saya sampaikan, saya bisa melalui jalur Ketua PKK Kecamatan," terang Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya memberikan teladan bagi masyarakat. “Sebagai pejabat publik, kita harus memberikan contoh bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui perilaku kita. Banyak orang yang memperhatikan tindakan kita lebih dari sekadar ucapan,” jelasnya.
“Harapan saya, para Ibu PKK dan Camat dapat menjadi teladan yang baik. Ketika saya berkunjung ke kecamatan, saya mohon agar persiapan dilakukan secara sederhana. Jangan sampai repot dengan hal-hal yang berlebihan,” pesan Bupati Sintang.

Ia juga mengingatkan kepada Ibu-ibu yang sudah tidak menjabat sebagai Ketua PKK Kecamatan untuk membantu Ketua-ketua baru dalam menjalankan tugas mereka. “Jika ada yang bertanya, berikanlah jawaban dan dukungan. Jangan marah jika ada yang tidak menyukai proses promosi dan mutasi ini. Dan jika ada yang senang, jangan berlebihan dalam memuji saya. Ini adalah bagian dari perjalanan hidup kita. Saya berharap kalian tetap semangat dalam menjalankan tugas, terutama dalam melayani masyarakat,” tutup Bupati Sintang.

( Bambang )

Korem 121/Abw gelar Upacara Bendera di Awal Januari Tahun 2026

Oleh On Januari 05, 2026

Www.bidiksatunews.com-
SINTANG - Korem 121/Abw laksanakan upacara Bendera Awal Bulan Januari Tahun 2026  berlangsung di Lapangan Upacara Makorem 121/Abw, Jl. Pangeran Kuning, Sintang, Kalimantan Barat, Senin (05/01/2026). 

Upacara berlangsung dengan khidmat, tertib, serta penuh semangat nasionalisme.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasiintel Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Alim Mustofa dan diikuti oleh para Kasi Korem 121/Abw, para Dan/Ka balak Aju Korem 121/Abw, serta para Perwira, Bintara dan Tamtama Korem 121/Abw.

Usai upacara bendera, Kasiintel Kasrem 121/Abw menyampaikan beberapa penekanan dari Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., kepada seluruh Prajurit Korem 121/Abw yang pertama beliau mengucapkan selamat Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Harapan dari Komandan Korem 121/Abw kepada para prajurit Korem 121/Abw agar di tahun 2026 ini lebih semangat dan hal-hal yang kurang baik di tinggalkan di tahun 2025 kemudian hal-hal yang baik kita lanjutkan di tahun 2026 agar kedepannya Prajurit Korem 121/Abw tetap eksis dalam melaksanakan tugas", ujarnya. 

Kasiintel Kasrem 121/Abw juga menekankan para Prajurit agar selalu menjaga nama baik satuan, bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari konflik sosial, sebab setiap Prajurit adalah wajah dari Institusi. 

diakhir pengarahannya, Kasiintel Kasrem 121/Abw  berpesan kepada seluruh prajurit agar selalu memelihara fisik dan mental selepas libur panjang ini. Ia juga berpesan agara setiap prajurit selalu waspada dengan perubahan iklim dan cuaca, sebab tidak menutup kemungkinan bisa terjadi bencana setiap saat.

Sumber : Penrem 121/ABW (  Bambang)

Polres Sintang Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Januari 2026

Oleh On Desember 31, 2025

Www.bidiksatunews.com-
Polres Sintang menggelar upacara Korp Raport kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi periode 1 Januari 2026 yang berlangsung di halaman Mapolres Sintang, Rabu (31/12) Sore.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K., serta diikuti oleh Pejabat Utama Polres Sintang dan seluruh personel Polres Sintang.

Sebanyak 53 personel Polres Sintang resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Adapun rincian kenaikan pangkat tersebut yakni dari IPTU ke AKP sebanyak 2 personel, IPDA ke IPTU 5 personel, AIPDA ke AIPTU 5 personel, Bripka ke AIPDA 21 personel, Brigadir ke Bripka 8 personel, Briptu ke Brigadir 11 personel, serta 1 personel dari Bripda ke Briptu.

Dalam amanatnya, Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan capaian penting dalam perjalanan karier setiap anggota Polri. Kenaikan pangkat bukan hanya sebuah hak, melainkan bentuk penghargaan dan kepercayaan pimpinan atas kinerja, dedikasi, serta loyalitas personel dalam menjalankan tugas.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya dimaknai sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tanggung jawab dan tuntutan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Sanny.
Ia menegaskan bahwa peningkatan pangkat harus sejalan dengan peningkatan kualitas pengabdian, dedikasi, serta etos kerja yang lebih baik, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun dalam menjaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.

“Jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk terus bekerja dengan tulus, profesional, dan humanis, serta menjaga nama baik institusi Polri, khususnya Polres Sintang,” pungkas Kapolres Sintang.

Upacara Korp Raport ini menjadi wujud komitmen Polres Sintang dalam memberikan apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan kinerja dan dedikasi terbaiknya dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. ( Red )

BNN Sintang Regency Presents 2025 P4GN Performance and Creative Breakthroughs.

Oleh On Desember 23, 2025

Sintang Kalbar//-www.bidiksatunews.com-//– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang memaparkan capaian kinerja sekaligus terobosan kreatif dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sepanjang tahun 2025 di Aula BNN Sintang pada Rabu 24 Desember 2025.

The presentation was delivered by the Head of the Sintang Regency National Narcotics Agency (BNN), Alber Manurung, as a form of transparency and commitment in realizing the Sintang Regency Bersinar (Drug-Free) program."

"Alber Manurung explained that institutionally, the Sintang Regency National Narcotics Agency (BNN) still faces limitations in facilities and infrastructure. The 250 square meter office building is still under a loan-for-use status from the Sintang Regency Government."

"However, the Sintang Regency National Narcotics Agency (BNN) has received a land grant of 15,000 square meters in Balai Agung Village as a step to strengthen future facilities. In terms of human resources, the Sintang Regency BNN is currently supported by 22 personnel with various employment statuses," he said.
"According to him, based on its geographical conditions, Sintang Regency faces significant challenges because it spans an area of 21,638 square kilometers, directly borders Malaysia, and has 15 illegal border crossings (known locally as 'jalur tikus') that are vulnerable entry points for drug smuggling."

“Hingga tahun 2025, BNN Kabupaten Sintang telah membentuk 12 Desa dan Kelurahan Bersinar, dengan lokus terbaru di Kelurahan Menyumbung Tengah yang masuk kategori “waspada” berdasarkan sejumlah indikator kerawanan narkoba,” jelasnya.
Ia mengatakan dibidang pencegahan, sepanjang tahun 2025 BNN Kabupaten Sintang telah melaksanakan 80 kegiatan sosialisasi P4GN dengan total peserta 19.489 orang, menyasar masyarakat, lingkungan pendidikan, dan instansi pemerintah. Selain itu, program pendidik sebaya anti narkoba juga digencarkan di sejumlah sekolah tingkat SMP dan MTs.

“Pada sektor pemberdayaan masyarakat, BNN Kabupaten Sintang telah melaksanakan sembilan kali tes urine terhadap 328 orang, dengan hasil 59 orang terindikasi positif. Sementara itu, di bidang rehabilitasi, total layanan rehabilitasi sejak 2021 hingga 2025 mencapai 186 klien, serta 1.841 pemohon Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN),” paparnya.

Tak hanya itu, Klinik Pratama Mulia BNN Kabupaten Sintang juga berhasil meraih nilai 3,14 atau kategori B (Terkelola) pada Indeks Kapabilitas Rehabilitasi tahun 2025.

“Dalam upaya inovasi, BNN Kabupaten Sintang melaksanakan siaran P4GN melalui RRI Sintang, KIE keliling “Si Biru Menyapa”, pemutaran video edukasi di videotron Pemkab Sintang, hingga lomba e-sports dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional 2025,” tuturnya.
Alber Manurung menegaskan, 

keberhasilan P4GN membutuhkan kolaborasi semua pihak. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba dan tidak takut menjalani rehabilitasi bagi yang telah terpapar, demi mewujudkan Sintang yang benar-benar Bersinar

Mapala Saka PSDKU Polnep Sanggau Raih Juara III Putri di Jungle Track Competition Dies Natalis ke-27 KOMPASS

Oleh On Desember 23, 2025

Www.bidiksatunews.com--
Sintang, IndoTimeNews.com - Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pencinta Alam Sanggau (Mapala Saka) PSDKU Polnep Sanggau turut ambil bagian dalam Jungle Track Competition yang digelar pada 19–21 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke-27 KOMPASS (Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Kapuas Sintang).

Ajang tersebut menjadi momentum berkumpulnya para penggiat alam se-Kalimantan Barat. Selain sebagai wadah silaturahmi antar sesama pencinta alam, kegiatan ini juga menjadi sarana mengasah kemampuan lapangan, ketahanan fisik, serta pengetahuan umum di bidang kepencintaalaman, sebagaimana tertuang dalam kode etik Pencinta Alam Indonesia: “Pencinta Alam Indonesia sadar bahwa segenap pencinta alam adalah saudara.”

Jungle Track Competition sendiri merupakan perlombaan lintas alam yang mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan pemahaman terhadap dunia kepencintan alam, sekaligus membangun kebersamaan antarpeserta tanpa menghilangkan semangat kompetisi.

Pada kesempatan tersebut, Mapala Saka mengutus tiga orang anggota, yakni Heribertus Novendra, Arni Rahmatun Rohimah, dan Fransiska Melaya Ekaputri, yang didampingi langsung oleh pembina sekaligus manajer tim.

Hasil membanggakan berhasil diraih oleh Fransiska Melaya Ekaputri, yang sukses meraih peringkat III kategori putri. Prestasi ini menjadi kebanggaan perdana Mapala Saka dalam ajang lintas organisasi yang bersifat umum dan diikuti oleh peserta se-Kalimantan Barat di luar Kabupaten Sanggau.

Pembina Lapangan Mapala Saka, Eko Febrianto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti eksistensi Mapala Saka sebagai organisasi kepencintaalaman yang aktif dan konsisten mengikuti berbagai kegiatan, baik bersifat petualangan alam maupun event lintas organisasi.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa Mapala Saka mampu bersaing dan tetap eksis di tengah komunitas pencinta alam se-Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi perhatian tersendiri bagi Kampus PSDKU Polnep Sanggau, sehingga ke depan Mapala Saka mendapat dukungan, baik secara moril maupun materiil, dalam setiap kegiatan kepencintaalaman yang dijalankan.

Sejak berdiri pada tahun 2021, UKM Kepencintaalaman Mapala Saka terus menunjukkan konsistensinya hingga saat ini. Hal tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama antara Pembina Akademik Fadzril Rais dan Pembina Lapangan Eko Febrianto.

Pada akhirnya, tujuan utama Mapala Saka adalah membentuk karakter mahasiswa yang berwawasan lingkungan, peka terhadap isu-isu lingkungan yang berkembang, serta mampu berperan aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan alaml.
Si Juli