Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu Amankan Terduga Pelaku Penampungan Emas Ilegal

Oleh On Mei 04, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu, Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu berhasil mengamankan seorang pria berinisial H.T. (41 th alamat Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu) yang diduga terlibat dalam aktivitas penampungan, pemanfaatan, pengolahan, pemurnian, serta penjualan emas yang tidak berasal dari pemegang izin usaha pertambangan resmi.

Penindakan dilakukan pada Selasa, 21 April 2026, di kawasan Jalan Diponegoro, Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu,kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti Perintah Kapolda Kalbar dalam Penindakan Terhadap aktifitas PETI diwilayah Hukum Polda Kalbar, selanjutnya setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya transaksi emas ilegal.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas dalam bentuk lempengan dan pasir, alat timbang, peralatan peleburan, bahan kimia, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas tersebut. 
Adapun barang bukti Emas yang berhasil disita sbb :

•  Emas Dengan Berat 251, 26 Gram yang terdiri dari 4 (empat) Bungkus dengan Bentuk yang sudah Di cor

•. Emas Dengan Berat 9, 23 Gram yang terdiri dari 3 (tiga) Bungkus dengan Bentuk Pasir.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kapuas Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik Sat Reskrim juga terus melakukan pendalaman kasus, termasuk pemeriksaan ahli dan pengembangan terhadap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Polres Kapuas Hulu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar mematuhi regulasi yang berlaku dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara demi menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir potensi kerusakan alam.

INFO KECELAKAAN: Ditemukan Korban Kecelakaan Tanpa Identitas di Silat Hilir.

Oleh On Mei 04, 2026

www.bidiksatunews com.
5/mei/2026.
KAPUAS HULU – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Dusun Budi Daya, Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.

Hingga saat ini, identitas korban laki-laki tersebut belum diketahui (Mr. X). Pihak berwenang dan warga di lokasi kejadian tengah berupaya mencari pihak keluarga atau kerabat yang mengenal ciri-ciri fisik korban.

Kronologi & Penemuan:
Lokasi: Dusun Budi Daya, Desa Nanga Nuar, Kec. Silat Hilir.
Kondisi Korban: Mengalami luka-luka di bagian wajah dan saat ini sedang dalam penanganan. Korban mengenakan jaket berwarna hitam.

Panggilan untuk Keluarga:
Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali wajah pria dalam foto tersebut, diharapkan untuk segera:
Menghubungi Polsek Silat Hilir.

Mendatangi fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Silat Hilir tempat korban dievakuasi.
Mohon bantuan warganet untuk menyebarkan informasi ini agar keluarga korban segera dapat ditemukan. 

Tim media: bamabang

Warga dan Polisi Bergotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak di Mengkurai, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Oleh On Mei 04, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalimantan Barat – 5 Mei 2026
Kondisi jembatan di Kelurahan Mengkurai, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang yang mengalami kerusakan berat sejak lama akhirnya mendapat perhatian dari masyarakat setempat bersama aparat kepolisian. Tanpa menunggu perbaikan dari pemerintah, Kapolsek Kota Sintang bersama anggotanya turun langsung bergotong royong membantu warga memperbaiki jembatan agar dapat kembali dilalui dengan aman.
Jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah, sehingga membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan roda dua. Warga mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi ini, namun hingga kini belum ada perbaikan signifikan dari pihak terkait.
Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Kota Sintang bersama personel mengambil inisiatif untuk turun langsung ke lapangan. Dengan alat seadanya, mereka bersama warga melakukan perbaikan darurat, mulai dari memperkuat bagian yang rapuh hingga mengganti beberapa material yang sudah tidak layak.
Salah satu warga Mengkurai menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini sangat membantu, meskipun sifatnya masih sementara. Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan permanen agar jembatan tersebut benar-benar aman dan tahan lama.
Kapolsek Kota Sintang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu mengatasi kesulitan warga.
“Ini bentuk kebersamaan dan kepedulian kita semua. Namun kami berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian serius untuk perbaikan permanen,” ujarnya.
Masyarakat berharap aksi gotong royong ini menjadi perhatian bagi pemerintah Kabupaten Sintang agar segera melakukan peninjauan dan penganggaran perbaikan jembatan secara menyeluruh. Mengingat jembatan tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas warga dan kegiatan ekonomi sehari-hari.
Hingga saat ini, jembatan tersebut sudah dapat dilalui kembali, meskipun warga tetap diimbau untuk berhati-hati karena kondisi perbaikan masih bersifat sementara.--(Bambang)

GOTONG ROYONG WARGA PERBAIKI JEMBATAN, KAPOLSEK KOTA SINTANG TURUN LANGSUNG KE LAPANGAN

Oleh On Mei 04, 2026

www.bidiksatunews.com-
Sintang, 4 Mei 2026 – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kelurahan Mengkurai, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Warga bersama aparat setempat bahu-membahu memperbaiki jembatan Sungai Ara yang beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.
Kegiatan perbaikan ini melibatkan Kapolsek Kota Sintang beserta jajarannya, Lurah Mengkurai, Bhabinkamtibmas, serta para Ketua RT 09, 10, 11, 12, dan 13 bersama masyarakat RW 03. Mereka turun langsung ke lapangan, bergotong royong memperbaiki jembatan yang menjadi akses penting bagi warga.
Aksi nyata ini menuai apresiasi dari masyarakat. Di tengah kondisi infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius, kehadiran aparat kepolisian dan pemerintah kelurahan dinilai menjadi contoh kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan warga.
Namun di sisi lain, masyarakat juga mempertanyakan peran para pemangku kebijakan di tingkat daerah. Hingga saat ini, belum terlihat langkah konkret dari pihak terkait untuk menangani perbaikan jembatan secara menyeluruh.
Koordinator lapangan kegiatan menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolsek Kota Sintang, Bapak Heru beserta jajaran, Lurah Mengkurai, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi, baik dalam bentuk tenaga maupun sumbangan dana secara sukarela.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang amal dan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga budaya gotong royong yang telah menjadi warisan leluhur bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dipertahankan agar generasi mendatang tetap memiliki kepedulian sosial yang tinggi di mana pun mereka berada.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kekuatan masyarakat dalam kebersamaan mampu menjadi solusi di tengah keterbatasan, sekaligus menjadi pengingat bagi pihak berwenang untuk lebih hadir dalam menjawab kebutuhan rakyat.,(Mr,Eddy)

Dengan Laksanakan DDS Cara Bhabinkamtibmas Polsek Silat Hulu Sampaikan Pesan-pesan Kamtibmas

Oleh On Mei 03, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu - Bripka Syahmadan salah satu anggota Bhabinkamtibmas Polsek Silat Hulu, Polres Kapuas Hulu, Polda Kalbar terus melaksanakan kegiatan DDS atau Door to door System di Desa binaannya, Senin (4/5/2026).

Kegiatan Door to Door System ini merupakan kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bripka Syahmadan dari satu rumah ke rumah yang lain dan hal ini dilakukan secara rutin setiap hari oleh seluruh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Silat Hulu.

Selain berupa kegiatan sambang, kegiatan DDS juga merupakan salah satu wujud keaktifan Bhabinkamtibmas dalam menciptakan situasi keamanan, agar masyarakat turut serta menjaga situasi kamtibmas yang telah kondusif dengan cara tidak ikut-ikutan terlibat dalam aksi kejahatan dan menanamkan kedalam diri sendiri bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat dimulai dari diri sendiri.
DDS juga bertujuan untuk mendengarkan keluh kesah atau permasalahan yang dirasakan masyarakat sehingga bisa bersama-sama untuk dicari jalan keluarnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian mengatakan bahwa kegiatan DDS merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas demi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa binaan.

“Harapannya dengan kegiatan DDS ini Bhabinkamtibmas akan mengenal lebih dekat warganya, dan Bhabinkamtibmas juga dapat sedini mungkin mendatakan jika ada warga pendatang baru di wilayah binaannya,” ucap AKP Jaspian.

Kajari Sintang Pimpin Rapat Koordinasi Bahas Eskalasi Harga Dampak Kenaikan BBM Bersama BPKAD dan OPD

Oleh On Mei 03, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang – Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Taufik Effendi, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Intelijen Echo Aryanto Pasodung, S.H., M.H., menerima dan memimpin rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Sintang di Aula Kejaksaan Negeri Sintang.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sintang, Inspektur Kabupaten Sintang, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membahas usulan eskalasi harga yang terjadi akibat dampak langsung dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam arahannya, Kajari Sintang menekankan pentingnya kehati-hatian dan ketelitian dalam menyusun kebijakan terkait penyesuaian harga, khususnya yang bersumber dari anggaran daerah. 

Ia mengingatkan agar setiap langkah yang diambil tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, guna menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.

“Koordinasi ini sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat, transparan, dan akuntabel. Kenaikan harga BBM tentu berdampak luas, sehingga perlu disikapi secara cermat oleh seluruh OPD,” ujar Kajari.

Sementara itu, pihak BPKAD Kabupaten Sintang memaparkan sejumlah usulan terkait penyesuaian harga yang terdampak langsung, termasuk pada sektor pengadaan barang dan jasa serta kegiatan operasional pemerintah daerah. 

Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

Inspektur Kabupaten Sintang juga menegaskan pentingnya pengawasan internal dalam setiap proses penyesuaian anggaran, agar tetap sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Rapat koordinasi berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dari pimpinan OPD. Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat tercipta kesepahaman serta langkah strategis yang tepat dalam menghadapi dampak kenaikan BBM, khususnya terkait eskalasi harga di Kabupaten Sintang.

Dengan adanya sinergi antara Kejaksaan Negeri Sintang dan Pemerintah Daerah, diharapkan setiap kebijakan yang diambil tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga memiliki kepastian hukum yang kuat.
(Si Juli)

Sinergitas TNI-Polri Bubarkan Arena Sabung Ayam di Silat Hilir, Warga Beri Apresiasi

Oleh On Mei 03, 2026

www.bidiksatunews.com⁠
3 Mei 2026
SILAT HILIR – Sinergitas antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Personel Polres Kapuas Hulu melalui Polsek Silat Hilir bersama Koramil Silat Hilir melakukan penertiban dan pembubaran arena judi sabung ayam di Dusun Keranji, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (3/5/2026).
Penindakan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas perjudian yang kerap berlangsung di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, aparat mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas.
Kronologi Penindakan
Tim gabungan TNI-Polri langsung bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya sabung ayam. Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah warga yang tengah berkumpul.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan petugas antara lain:
Pembubaran massa, dengan memberikan imbauan secara persuasif kepada warga agar segera meninggalkan lokasi.
Pembongkaran fasilitas, berupa gelanggang atau “kelang” yang digunakan untuk aktivitas sabung ayam guna mencegah penggunaan kembali.
Edukasi Kamtibmas, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dampak negatif serta konsekuensi hukum dari praktik perjudian.
Apresiasi Masyarakat
Tindakan tegas namun humanis dari aparat mendapat respons positif dari warga Dusun Keranji. Salah satu perwakilan masyarakat menyampaikan rasa terima kasih atas langkah cepat yang dilakukan.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan TNI dan Polri. Mereka tegas, tetapi tetap mengedepankan pendekatan yang sopan dan tidak represif. Kami merasa dihargai dan dilindungi,” ungkapnya.
Komitmen Aparat
Kapolsek Silat Hilir menegaskan bahwa pihaknya bersama TNI akan terus memperkuat sinergi dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk perjudian.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas perjudian di wilayah hukum kami. Terima kasih kepada masyarakat yang telah berani melapor. Kami akan terus hadir dengan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum,” tegas Kapolsek.
Dengan adanya penertiban ini, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Silat Hilir tetap aman, kondusif, dan terbebas dari praktik perjudian yang meresahkan masyarakat.
Penulis: Bambang

Situs Batu Lingga Yoni: Jejak Pengaruh Kerajaan Kutai di Pedalaman Kalimantan Barat

Oleh On Mei 01, 2026

www.bidiksatunews.com⁠
2 Mei 2026
SEPAUK, SINTANG — Di tengah hamparan hijau hutan tropis Kalimantan Barat, tepatnya di Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, berdiri sebuah peninggalan bersejarah yang diam namun sarat makna: Situs Batu Lingga Yoni. Bagi masyarakat setempat, situs ini bukan hanya artefak kuno, melainkan saksi bisu perjalanan panjang interaksi budaya, kekuasaan, dan spiritualitas di Nusantara.
Mengacu pada keterangan resmi dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat, Batu Lingga Yoni tersebut memiliki nilai historis yang signifikan. Artefak ini diyakini berasal dari pengaruh Kerajaan Kutai, salah satu kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang berpusat di Kalimantan Timur.
Menurut catatan yang tertera di lokasi, batu ini dibawa ke wilayah Sintang pada tahun 1682 oleh otoritas kerajaan sebagai penanda batas wilayah kekuasaan. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh politik dan budaya kerajaan besar di masa lampau tidak terbatas pada pusat kekuasaan, tetapi menjangkau hingga ke pedalaman Kalimantan.
Simbol Spiritual dan Filosofi Kehidupan
Secara arkeologis, Lingga dan Yoni merupakan simbol penting dalam ajaran Hindu. Lingga melambangkan prinsip maskulin yang dikaitkan dengan Dewa Siwa, sementara Yoni melambangkan prinsip feminin atau kekuatan kosmik yang diasosiasikan dengan Dewi Parwati.
Keduanya tidak berdiri sendiri, melainkan bersatu sebagai representasi keseimbangan alam semesta—harmoni antara penciptaan, kehidupan, dan keberlanjutan. Dalam konteks ini, Batu Lingga Yoni di Desa Bernayau bukan sekadar simbol religius, tetapi juga refleksi filosofi kehidupan yang mendalam.
Situs ini kini ditempatkan dalam sebuah bangunan kecil menyerupai paviliun dengan sentuhan arsitektur lokal. Letaknya berada di depan bekas balai pertemuan Temenggung June, seorang tokoh adat yang pernah menjabat sebagai Kepala Suku Sekubang, menambah nilai historis dan kultural kawasan tersebut.
Dilindungi Undang-Undang, Dijaga untuk Generasi
Sebagai bagian dari warisan budaya nasional, Situs Batu Lingga Yoni telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan berada di bawah perlindungan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Regulasi ini mengamanatkan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan situs-situs bersejarah agar tidak hilang tergerus zaman.
Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia terus mendorong upaya pelestarian, termasuk pendokumentasian dan peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya situs-situs bersejarah di daerah.
Potensi Edukasi dan Pariwisata Sejarah
Keberadaan Situs Batu Lingga Yoni membuka peluang besar dalam pengembangan wisata berbasis sejarah dan budaya di Kabupaten Sintang. Bagi peneliti, akademisi, hingga wisatawan, situs ini menawarkan narasi penting tentang bagaimana jaringan kekuasaan dan budaya di Nusantara pernah terhubung lintas wilayah.
Lebih dari itu, situs ini menjadi pengingat bahwa identitas budaya Indonesia terbentuk dari pertemuan berbagai peradaban besar yang saling memengaruhi, bahkan hingga ke wilayah-wilayah yang kini dianggap terpencil.
Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan berbagai pihak, Situs Batu Lingga Yoni diharapkan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga pusat pembelajaran sejarah yang hidup—menghubungkan masa lalu dengan masa kini, serta menginspirasi generasi masa depan untuk menjaga warisan leluhur bangsa.
Tim: Helena Lidia

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Silat Hilir Intensifkan Patroli Dialogis dan Sambang Warga

Oleh On April 30, 2026

www.bidiksatunews.com⁠
1 Mei 2026
SILAT HILIR – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Silat Hilir, Polres Kapuas Hulu, Polda Kalimantan Barat terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis serta sambang warga di wilayah Kecamatan Silat Hilir.
Kegiatan ini merupakan langkah preemtif dan preventif guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Patroli yang dipimpin oleh piket jaga regu menyasar berbagai titik strategis, mulai dari pemukiman warga, pusat keramaian, hingga objek vital seperti perkantoran dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Fokus Utama Kegiatan
Dalam pelaksanaannya, patroli ini menitikberatkan pada beberapa hal penting, antara lain:
Edukasi Kamtibmas
Petugas mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan, salah satunya dengan menghidupkan kembali Pos Kamling sebagai bentuk pengawasan berbasis masyarakat.
Pencegahan Karhutla
Sosialisasi dilakukan terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampak serius kabut asap terhadap kesehatan dan lingkungan.
Antisipasi Kejahatan 3C
Upaya pencegahan terhadap tindak pidana Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) terus digencarkan.
Cooling System
Polsek juga berperan aktif dalam menjaga suasana tetap sejuk di tengah masyarakat, khususnya pasca dinamika politik atau munculnya isu-isu sensitif yang berpotensi memecah belah.
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Silat Hilir menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan hanya untuk patroli, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.
“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Sinergi antara Polri dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” ungkap Kapolsek.
Imbauan kepada Warga
Polsek Silat Hilir juga mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam menerima informasi, khususnya di media sosial. Warga diminta tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang dapat memicu keresahan.
Apabila menemukan hal mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek terdekat atau melalui Bhabinkamtibmas.
Dengan kegiatan patroli dialogis yang terus ditingkatkan, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Silat Hilir tetap terjaga aman, nyaman, dan kondusif.
Penulis: Bambang

PERERAT HARMONISASI DENGAN MASYARAKAT, PT PERMAI ALAM RAYA SALURKAN DANA TALI ASIH DAN PERCEPAT MITIGASI AIR LINDI

Oleh On April 30, 2026

SANGGAU – www.bidiksatunews.com⁠�
PT Permai Alam Raya (PT PAR) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan operasional perusahaan secara bertanggung jawab serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran dana tali asih secara simbolis kepada pemilik lahan pada Rabu, 29 April 2026, di kantor pusat PT PAR.
Penyaluran dana ini diberikan kepada 9 Kepala Keluarga (KK) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lahan persawahan warga yang bersinggungan langsung dengan area operasional perusahaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PT PAR, di antaranya Mill Manager Lijen Butar Butar, Humas Fahmi, serta perwakilan QSHE Yahya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Sekayam Zupri, Sekretaris DAD Sekayam Roy, serta Temenggung Adat Laimudin, yang berperan sebagai saksi guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyelesaian.
Dalam kesempatan itu, manajemen PT PAR juga memberikan klarifikasi terkait kejadian yang menjadi perhatian masyarakat. Perusahaan menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan aliran air lindi yang mengalir ke area persawahan, bukan pembuangan limbah. Pihak perusahaan menyatakan telah melakukan komunikasi intensif dan persuasif dengan para pemilik lahan guna memberikan pemahaman teknis sekaligus memastikan hak-hak masyarakat tetap menjadi prioritas.
Sebagai langkah perbaikan berkelanjutan, PT PAR saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh serta percepatan mitigasi melalui pembangunan tanggul penahan air lindi. Tanggul ini dirancang dengan spesifikasi teknis tinggi untuk memastikan aliran air tetap berada dalam sistem penampungan yang terkendali dan dikelola secara ketat.
Manajemen QSHE PT PAR juga akan melakukan pengawasan harian secara maksimal terhadap proyek tersebut guna menjamin standar keamanan lingkungan tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Perwakilan manajemen PT PAR menyampaikan apresiasi atas dukungan serta masukan dari Dewan Adat Dayak dan tokoh masyarakat Sekayam.
“Kami sangat menghargai dukungan dan masukan strategis dari Dewan Adat Dayak dan para tokoh masyarakat. Dengan pembangunan tanggul penahan ini serta penguatan sistem kontrol harian, kami yakin hubungan sinergis antara perusahaan dan masyarakat akan semakin solid dan berkelanjutan,” ujarnya.
Publikasi: www.bidiksatunews.com⁠

Dukung swasembada Pangan Nasional, Polsek Putussibau Selatan tingkatkan produksi jagung

Oleh On April 29, 2026

Kapuas Hulu – www.bidiksatunews.com-
Dalam rangka mendukung program swasembada Pangan Nasional, Polsek Putussibau Selatan melaksanakan kegiatan penjualan hasil panen jagung ke Gudang Bulog (Badan Urusan Logistik) Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu,Rabu (29/4/2026) pukul 15.00 Wib

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya yang diwakili Aiptu Belmi Siallagan,S.A.P dan Aipda Adi Candra 
Sebelum dilakukan pembelian jagung terlebih dahulu melalui proses pengujian kualitas oleh pihak Bulog Putussibau,dari hasil uji kadar air jagung Lolos uji tercatat  9.7 persen

Total jagung yang disetor oleh Poktan Desa Kedamin Darat Kecamatan Putussibau Selatan sebanyak 150 kilogram dengan harga pembelian Rp6.400 per kilogram,kegiatan penjualan hasil pertanian tersebut selesai pada pukul 15.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kami mendukung penuh Program swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di Kecamatan Putussibau Selatan, swasembada pangan merupakan salah satu prioritas pemerintah yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian bersama Kepolisian Republik Indonesia sesuai arahan Presiden Republik Indonesia ujar IPTU Ismail Sinuraya selaku Kapolsek Putussibau Selatan (red)

Jembatan Mengkurai Kembali Makan Korban, Warga Sintang Minta Pemerintah Jangan Tutup Telinga

Oleh On April 29, 2026

Www.bidiksatunews.com -
Sintang, 30 April 2026 — Kondisi Jembatan Mengkurai di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Jembatan yang menjadi akses vital warga itu lagi-lagi mencelakai pengguna jalan akibat kondisi yang memprihatinkan.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden terbaru terjadi ketika seorang warga yang melintas mengalami kecelakaan akibat kerusakan pada bagian jembatan. Permukaan yang tidak rata, papan yang rapuh, serta minimnya pengaman menjadi faktor utama yang membahayakan keselamatan.
Warga setempat mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan tersebut. Namun hingga kini, belum terlihat adanya penanganan serius dari pihak terkait.
“Kami ini tiap hari lewat sini. Sudah sering kejadian orang jatuh atau hampir celaka. Tapi seolah-olah tidak ada perhatian,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.
Jembatan Mengkurai sendiri merupakan jalur penghubung penting bagi aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari. Kondisinya yang rusak bukan hanya menghambat aktivitas, tetapi juga mengancam nyawa.
Masyarakat menilai pemerintah daerah tidak cukup hanya menerima laporan tanpa tindakan nyata di lapangan. Mereka mendesak agar segera dilakukan perbaikan menyeluruh sebelum kembali menelan korban berikutnya.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Kami butuh tindakan, bukan sekadar janji,” tegas warga lainnya.
Secara regulasi, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan infrastruktur publik. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang menegaskan bahwa penyelenggara jalan wajib menjaga kondisi jalan dan jembatan agar tetap laik fungsi dan aman digunakan.
Jika pembiaran terus terjadi, bukan tidak mungkin hal ini dapat dikategorikan sebagai kelalaian yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
Kini, masyarakat Sintang hanya berharap ada langkah cepat dan konkret dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Perbaikan Jembatan Mengkurai bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan sudah menjadi urgensi demi keselamatan bersama.Penulis-(Si Juli)

Sambangi Warga, Cara AKP Jaspian Dekatkan Diri Kepada Warga

Oleh On April 29, 2026

Www.bidiksatunews.com-  
Kapuas Hulu - Guna menjalin silaturahmi kamtibmas dengan warga masyarakat, Kapolsek Silat Hulu, Polres Kapuas Hulu, Polda Kalbar AKP Jaspian melaksanakan sambang kamtibmas ke warga masyarakat di Desa Dangkan Kota, Rabu (29/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, AKP Jaspian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat dan Polri dapat bersinergi dalam menjaga dan memelihara situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah kerjanya.


Selanjutnya AKP Jaspian menyampaikan bahwa tujuan melaksanakan sambang selain bersilaturahmi juga bertujuan untuk mendengarkan keluh kesah atau permasalahan yang dirasakan masyarakat sehingga bisa bersama-sama untuk dicari jalan keluarnya.

Terakhir AKP Jaspian berharap dengan kegiatan sambang ini dirinya akan mengenal lebih dekat warga di Desa Dangkan Kota, Kecamatan Silat Hulu.